“Sulbar masuk agenda 3 Kawasan Ekonomi Transmigrasi Terintegrasi (KETT) di Indonesia. Tiga privinsi ini yakni Sulbar, Kepri, dan Papua Selatan,” bebernya.
Wilayah Sulbar sendiri, lanjut Muhammad Iftitah ada tiga pilar yang akan dikerjakan mulai analisi investasi wilayah, indutrialisasi komoditas lokal, dan modal transpolition.
“Pada tahun 2025-2026 akan dilakukan penataan kawasan dan fondasi investasi. Mulai dari finalisasi delineasi 6 kawasan transpoliton, penyusunan invesment brief kawasan transmigrasi, pemetaan potensi komoditas utama dan penataan lahan usaha serta infrastruktur dasar menuju kawasan siap investasi,” ujarnya.
Sehingga, akan dikirim 105 peneliti yang terbagi dalam 21 tim untuk memetakan berbagai potensi yang dimiliki Sulbar.
“Hasilnya akan menjadi panduan bagi investor,” tandasnya. (Rls)