Adi pun menjelaskan, penggunaan QRIS memberikan sejumlah manfaat, baik bagi masyarakat maupun juru parkir. Selain transaksi lebih praktis tanpa repot uang kembalian, sistem ini juga menjamin pembagian hasil parkir yang transparan.
“Dengan QRIS, uang langsung terbagi otomatis antara juru parkir dan perusahaan. Jadi lebih aman, terhindar dari pungli, dan juru parkir pun bisa langsung menggunakan saldonya untuk kebutuhan sehari-hari,” jelasnya.
Tertibkan Jukir Luar
Wali Kota Makassar, Munafri Arifuddin menekankan pentingnya penertiban jukir liar yang selama ini marak memanfaatkan ruang publik tanpa izin resmi.
Ia pun menegaskan, semua juru parkir harus tertib dan memiliki identitas resmi. Penempatannya pun harus sesuai aturan, sehingga tidak menimbulkan konflik di lapangan.
“Kita tidak mau ada lagi kebocoran. Juru parkir harus tertib, resmi, dan jelas posisinya. Dengan begitu, pengelolaan parkir akan lebih rapi, teratur, dan bisa meningkatkan pendapatan daerah,” jelasnya. (*)