Bapperida Sulbar Terima Kunjungan PAIR, Bahas Penelitian Berdampak untuk Masyarakat
- account_circle Dhamar
- calendar_month Jum, 10 Okt 2025
- comment 0 komentar

Terdapat tiga fokus utama penelitian yang akan dilaksanakan di Sulawesi Barat. Yakni, solusi ekonomi sirkular untuk meningkatkan keberlanjutan dan produktivitas budidaya serta pengolahan rumput laut.
Penerapan Emisi Net Zero di fasilitas kesehatan, khususnya di wilayah pesisir serta Krisis iklim dan kesehatan yang berdampak pada masyarakat pesisir.
Dalam kesempatan yang sama, Eugene Sebastian menegaskan bahwa fokus riset diarahkan pada isu perubahan iklim dan masyarakat pesisir di wilayah Sulawesi.
Sementara itu, Direktur Program PAIR Indonesia, Hasnawati Saleh, menilai bahwa kehadiran PAIR memiliki makna penting untuk menghadirkan dampak nyata bagi masyarakat lokal.
“Kesejahteraan masyarakat menjadi prioritas utama. Penelitian ini akan menjadi ruang bermitra untuk menghadirkan solusi dan rekomendasi kebijakan yang konkret,” jelas Hasnawati.
Ia menambahkan bahwa program PAIR beroperasi dengan prinsip berbasis tempat (place-based research), melibatkan 6 provinsi, 24 mitra strategis, 19 universitas, dan 95 peneliti lintas disiplin ilmu.
Pertemuan ini juga dihadiri oleh Ketua LPPM Universitas Hasanuddin (Unhas) Prof. Suharman Hamzah, Ketua LPPM Universitas Sulawesi Barat (Unsulbar) Muhammad Nasir Badu, peneliti Unsulbar Dr. Nur Indah Sari Arbit, Kabid PPEPD Hasanuddin, Kabid Ifwil Arjanto, serta sejumlah pejabat fungsional di lingkungan Bapperida Sulbar. (Rls)
- Penulis: Dhamar
