Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » News » Harga TBS Kelapa Sawit Sulbar Periode Oktober 2025 Sebesar Rp 3.258,32 Perkilogram

Harga TBS Kelapa Sawit Sulbar Periode Oktober 2025 Sebesar Rp 3.258,32 Perkilogram

  • account_circle Dhamar
  • calendar_month Kam, 16 Okt 2025
  • comment 0 komentar

Proses penetapan harga TBS ini oleh tim penetapan saling mengambil peran dalam penentuan harga. Kenaikan Harga TBS dipengaruhi oleh Permintaan Biodisel yang meningkat sejalan dengan kebijakan B40 (campuran 40% CPO) memberikan tekanan kenaikan harga selain itu permintaan global CPO tetap kuat terutama dari sektor biodisel dan manufaktur.

Pelaksanaan kegiatan ini sejalan dengan misi Gubernur Sulbar Suhardi Duka dan Wakil Gubernur Salim S. Mengga dalam mendorong pertumbuhan ekonomi inklusif dan berkelanjutan.

Hadir dalam rapat, Petugas Dinas Perkebunan Sulbar, Tim Penetapan Harga TBS Kelapa Sawit, terdiri dari OPD lingkup Pemprov Sulbar seperti Dinas Dagperinkop-UKM, Dinas Tenaga Kerja, Biro Hukum, Biro Ekbang. Turut hadir dari Perusahaan Kelapa Sawit, yaitu PT Manakarra Unggul Lestari (MUL), PT Unggul Widya Teknologi Lestari (UWTL), PT Mitra Andalan Sawit (MAS), PT Palma Sumber Lestari (PSL), PT Trinity Palmas Plantation (TPP), PT Toscano Indah Pratama (TIP) dan PT Wahana Karya Sejahtera Mandiri (WKSM)). Dari Asosiasi hadir Apkasindo, SPKS dan Aspekpir, serta dari Kepolisian Daerah Sulbar.

Dengan ditetapkannya harga TBS, semua perusahaan wajib memberlakukan harga TBS sesuai ditetapkan Tim Penetapan. Harga TBS tersebut berlaku sejak tanggal 16 Oktober 2025 sampai pada penetapan harga TBS bulan berikutnya.

Berikut adalah rincian detail penetapan harga TBS Sulbar pada Periode bulan Oktober 2025 :
Besarnya Indeks ” K” yang di Sepakati : 88,58%
Harga Rata – Rata Penjualan CPO : Rp 14.143,22
Harga Rata – Rata Penjualan Inti Sawit : Rp 12.484,08
Harga TBS: Rp.3.258,32

(Rls)

  • Penulis: Dhamar

Rekomendasi Untuk Anda

  • Kementan Amran Tekankan Harga Pangan tidak Boleh Melebihi HET: Pengusaha yang Melanggar akan Ditindak Satgas Pangan

    Kementan Amran Tekankan Harga Pangan tidak Boleh Melebihi HET: Pengusaha yang Melanggar akan Ditindak Satgas Pangan

    • calendar_month Kam, 27 Feb 2025
    • account_circle Ekspos Sulbar
    • visibility 138
    • 0Komentar

    Selain beras, Mentan Amran juga menyinggung tentang harga minyak goreng.Menurutnya, tidak ada alasan pengusaha untuk menaikkan harga minyak goreng. Apalagi Indonesia adalah produsen terbesar minyak di dunia. “Tidak ada alasan (minyak goreng.red) naik. Kita produksi CPO (crude palm oil/minyak kelapa sawit) 46 juta ton dengan rata-rata ekspor 26 juta ton,” tutur Mentan Amran. Selain menjaga […]

  • Ridwan Kamil Serahkan Air dan Tanah 27 Kabupaten/ Kota Dukung IKN Nusantara Sebagai simbol kebhinekaan dan persatuan

    Ridwan Kamil Serahkan Air dan Tanah 27 Kabupaten/ Kota Dukung IKN Nusantara Sebagai simbol kebhinekaan dan persatuan

    • calendar_month Sen, 14 Mar 2022
    • account_circle Ekspos Sulbar
    • visibility 185
    • 0Komentar

    PENAJAM PASER UTARA — Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil menyerahkan air dan tanah dari 27 kabupaten/ kota yang telah disatukan kepada Presiden Joko Widodo sebagai simbol dukungan Jabar dalam pembangunan Ibu Kota Negara baru Nusantara.   Air dan tanah didalam kendi dan wadah itu kemudian dimasukan kedalam Kendi Nusantara secara bersama-sama oleh Jokowi dan Ridwan […]

  • Awas! Sengaja Menunggak Iuran BPJS Kesehatan, Badan Usaha Ditindak Tegas

    Awas! Sengaja Menunggak Iuran BPJS Kesehatan, Badan Usaha Ditindak Tegas

    • calendar_month Rab, 12 Agu 2020
    • account_circle Ekspos Sulbar
    • visibility 236
    • 0Komentar

    “Saya dan seluruh jajaran di Kejari bersama mendukung program ini, tapi kami juga akan mengawal agar BPJS Kesehatan tetap pada koridornya dalam jaminan kesehatan. Kami tak akan segan menegur jika terjadi kekeliruan dari kacamata masyarakat terhadap penyelenggaraan program ini” tegasnya Kepala BPJS Kesehatan Cabang Mamuju, Indira Azis R mengucapkan terima kasih atas dukungan Kejari Pasangkayu […]

  • Dinkes Sulbar Evaluasi Kinerja Program 2025, Perkuat Arah Pembangunan Kesehatan Sulawesi Barat Maju dan Sejahtera

    Dinkes Sulbar Evaluasi Kinerja Program 2025, Perkuat Arah Pembangunan Kesehatan Sulawesi Barat Maju dan Sejahtera

    • calendar_month Jum, 19 Des 2025
    • account_circle Ekspos Sulbar
    • visibility 99
    • 0Komentar

    Plt. Kepala Dinas Kesehatan Provinsi Sulawesi Barat, dr. Nursyamsi Rahim menyampaikan bahwa evaluasi kinerja merupakan instrumen penting untuk mengukur efektivitas program dan memastikan akuntabilitas penyelenggaraan pembangunan kesehatan. “Evaluasi ini dilakukan untuk mengukur capaian kinerja secara objektif, mengidentifikasi kendala yang dihadapi, serta merumuskan langkah perbaikan agar program kesehatan ke depan lebih tepat sasaran, berdampak, dan berkelanjutan,” […]

  • 5 Kepala OPD di Sulbar Resmi Dijabat Pelaksana Tugas, Suhardi Duka: PLT Harus Segera Beradaptasi, Jangan Tunggu Perintah

    5 Kepala OPD di Sulbar Resmi Dijabat Pelaksana Tugas, Suhardi Duka: PLT Harus Segera Beradaptasi, Jangan Tunggu Perintah

    • calendar_month Jum, 18 Jul 2025
    • account_circle Ekspos Sulbar
    • visibility 151
    • 0Komentar

    “Laksanakan tugas dengan baik, segera menyesuaikan dan kedua istri tidak boleh ikut campur dengan jabatan,” ungkap Suhardi Duka. Sedangkan, Plh Sekprov Herdin Ismail menyampaikan semua yang sudah diberikan SK Plt harus mengembang amanah dengan baik. “Segera melakukan penyesuaian, jangan menunggu perintah baru bekerja dan harus segera berbaur dengan sistem yang sudah ada,” ucap Herdin. Herdin […]

  • Lima Fraksi Setuju Ranperda Penyertaan Modal PDAM

    Lima Fraksi Setuju Ranperda Penyertaan Modal PDAM

    • calendar_month Rab, 24 Okt 2018
    • account_circle Ekspos Sulbar
    • visibility 496
    • 0Komentar

    Menjelaskan secara teknis peruntukan penambahan penyertaan modal tersebut, Dirut PDAM Tirta Manakarra Muhammad Nur mengatakan anggaran tersebut diperuntukan untuk perluasan wilayah pelayanan PDAM Tirta Manakarra. “Utamanya di Kecamatan Papalang dan Sampaga karena disana sangat minim air bersih. Terlebih lagi di daerah yang membutuhkan air bersih, apalagi saat terjadi musim kemarau itu sangat riskan,” ujar Muhammad […]

expand_less