BPKPD Sulbar Jadi Magnet Pembelajaran Keuangan, DPRD Sumbar Bawa Tim Bahas Strategi PAD Air Permukaan
- account_circle Ekspos Sulbar
- calendar_month Kam, 6 Nov 2025
- comment 0 komentar

“Ini sesuatu yang luar biasa. Provinsi Sumatera Barat, yang terkenal dengan rendangnya, datang jauh-jauh ke Mamuju untuk belajar dan berbagi pengalaman. Ini menunjukkan bahwa Sulbar kini mulai diperhitungkan secara nasional dalam inovasi keuangan daerah,” ujar Ali Chandra.
Ia menjelaskan, penguatan PAD dari sektor air permukaan merupakan bagian dari strategi Pemerintah Provinsi Sulawesi Barat di bawah kepemimpinan Gubernur Suhardi Duka dan Wakil Gubernur Salim S. Mengga, untuk memperkuat tata kelola pemerintahan yang baik dan akuntabel, serta mewujudkan pelayanan dasar dan berkualitas.
Menurutnya, hasil evaluasi bersama perusahaan kelapa sawit di wilayah Sulbar telah membuka ruang peningkatan penerimaan pajak air permukaan.
“Melalui evaluasi dan penandatanganan MoU dengan perusahaan sawit, potensi penerimaan daerah naik hingga Rp12 miliar. Ini bukti bahwa pendekatan kolaboratif dan transparan mampu memperkuat fiskal daerah,” ungkapnya.
Ali Chandra menegaskan, seluruh penerimaan pajak air permukaan di Sulbar kini telah dilakukan secara digital, mulai dari penetapan, pembayaran, hingga pelaporan.
“Transformasi digital ini membuat proses lebih transparan, efisien, dan akuntabel. Sistem ini juga memudahkan wajib pajak untuk melakukan pembayaran secara daring tanpa harus datang ke kantor, sekaligus memperkuat pengawasan internal,” tambahnya.
Kunjungan ini diakhiri dengan sesi tanya jawab dan pertukaran informasi teknis, di mana BPKPD Sulbar membagikan pengalaman dalam perencanaan, pemungutan, dan pengawasan pendapatan daerah berbasis data serta regulasi yang adaptif.
Langkah kolaboratif ini menjadi momentum penting dalam memperkuat sinergi antarprovinsi, khususnya dalam menghadapi tantangan fiskal tahun 2026 dan mendorong daerah untuk terus berinovasi dalam meningkatkan kemandirian keuangan. (Rls)
- Penulis: Ekspos Sulbar
