Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Ekonomi » Data Terkini DKP Sulbar: Harga Ikan Kembung Capai Rp57.000/kg, Ini Faktor Penyebabnya

Data Terkini DKP Sulbar: Harga Ikan Kembung Capai Rp57.000/kg, Ini Faktor Penyebabnya

  • account_circle Ekspos Sulbar
  • calendar_month Kam, 5 Feb 2026
  • comment 0 komentar

4. Rantai pemasaran, di mana panjangnya jalur distribusi dapat meningkatkan margin harga di tingkat konsumen.

5. Keseimbangan permintaan dan pasokan lokal, terutama pada daerah dengan konsumsi ikan yang tinggi.

Secara ekonomi, mekanisme pasar bekerja berdasarkan hukum permintaan dan penawaran. Ketika pasokan terbatas sementara permintaan tinggi, harga cenderung meningkat. Sebaliknya, wilayah dengan pasokan melimpah cenderung memiliki harga yang lebih stabil.

Dukungan DKP Sulbar dalam Pengendalian Inflasi
Kepala Dinas Kelautan dan Perikanan Provinsi Sulawesi Barat, Safaruddin, S.DM, menyampaikan bahwa pihaknya terus berupaya mendukung program Gubernur dalam pengendalian inflasi, salah satunya melalui penyediaan dan publikasi informasi harga komoditas perikanan secara rutin dan akurat.

“Penyediaan data harga yang transparan dan berbasis lapangan sangat penting sebagai dasar pengambilan kebijakan. Dengan data yang valid, pemerintah dapat merespons lebih cepat ketika terjadi gejolak harga,” ujar Safaruddin.

Ia menambahkan bahwa informasi harga tidak hanya berfungsi sebagai instrumen pengendalian inflasi, tetapi juga sebagai referensi bagi nelayan, pelaku usaha, dan masyarakat dalam mengambil keputusan ekonomi.

Solusi Strategis yang Dapat Ditempuh
Untuk mengurangi disparitas harga dan menjaga stabilitas komoditas perikanan, pemerintah daerah khususnya Dinas Kelautan dan Perikanan dapat menempuh beberapa langkah strategis:

– Penguatan sentra produksi dan pengembangan budidaya sebagai penopang pasokan ketika hasil tangkapan menurun.

– Peningkatan fasilitas rantai dingin (cold storage dan ice plant) guna menjaga kualitas dan memperpanjang umur simpan ikan.

– Optimalisasi distribusi antarwilayah, terutama dari daerah surplus ke daerah defisit.

– Efisiensi biaya operasional nelayan, termasuk fasilitasi akses BBM bersubsidi dan bantuan sarana tangkap.

– Digitalisasi sistem informasi harga dan produksi, untuk mempercepat akses data dan transparansi pasar.

Melalui sinergi kebijakan yang terintegrasi antara pemerintah provinsi dan kabupaten, diharapkan stabilitas harga ikan di Sulawesi Barat dapat terjaga, inflasi tetap terkendali, serta kesejahteraan nelayan dan daya beli masyarakat dapat meningkat secara berkelanjutan. (Rls)

  • Penulis: Ekspos Sulbar

Rekomendasi Untuk Anda

  • Patroli Sepeda Humanis, Polresta Mamuju Jaga Keamanan dan Keakraban di Car Free Day

    Patroli Sepeda Humanis, Polresta Mamuju Jaga Keamanan dan Keakraban di Car Free Day

    • calendar_month Ming, 1 Jun 2025
    • account_circle Ekspos Sulbar
    • visibility 104
    • 0Komentar

    Selain berpatroli, personel juga menyampaikan pesan edukatif, seperti pentingnya menjaga barang bawaan dan tetap waspada terhadap potensi gangguan keamanan, terutama di area publik yang padat. Kehadiran polisi bersepeda ini disambut antusias oleh masyarakat. Banyak warga yang tampak senang dan memanfaatkan kesempatan untuk berswafoto bersama personel sebagai bentuk apresiasi atas kehadiran Polresta Mamuju yang humanis dan […]

  • Bupati Ajak Masyarakat Tumbuhkan Rasa Memiliki Daerah

    Bupati Ajak Masyarakat Tumbuhkan Rasa Memiliki Daerah

    • calendar_month Sel, 14 Mar 2023
    • account_circle Ekspos Sulbar
    • visibility 212
    • 0Komentar

    Ia meminta masyarakat, membangun satu komitmen bersama untuk membawa daerah yang diperjuangkanya 20 tahun silam ini, semakin maju kedepan. Masyarakat mesti menumbuhkan rasa memiliki Pasangkayu. ” Siapa lagi yang akan memajukan Pasangkayu kalau bukan kita semua. Makanya saya mengajak mari kita tetap bersatu, bergotong royong membangun Pasangkayu, sehingga semakin maju kedepan” imbuhnya. Diakhir sambutan, ia […]

  • Terima Aduan APSP, Wagub Sulbar Tegaskan Tuntaskan Problem Agraria di Pasangkayu

    Terima Aduan APSP, Wagub Sulbar Tegaskan Tuntaskan Problem Agraria di Pasangkayu

    • calendar_month Sen, 19 Mei 2025
    • account_circle Ekspos Sulbar
    • visibility 165
    • 0Komentar

    Kemudian pada Pasal 4 Ayat 1 disebutkan, Dalam rangka menyelesaikan pemakaian tanah sebagai yang dimaksud dalam Pasal 3, maka Penguasa Daerah dapat memerintahkan kepada yang memakainya untuk mengosongkan tanah yang bersangkutan dengan segala barang dan orang yang menerima hak daripadanya. Berikutnya, pada Ayat 2 menegaskan, jika setelah berlakunya tenggang waktu yang ditentukan di dalam perintah […]

  • Pertemuan Presiden Prabowo dan PM Anwar Tegaskan Dukungan Bersama bagi Solusi Damai Palestina dan Timur Tengah

    Pertemuan Presiden Prabowo dan PM Anwar Tegaskan Dukungan Bersama bagi Solusi Damai Palestina dan Timur Tengah

    • calendar_month Ming, 29 Jun 2025
    • account_circle Ekspos Sulbar
    • visibility 105
    • 0Komentar

    Perdana Menteri Anwar Ibrahim menyambut baik keselarasan pandangan tersebut dan menekankan pentingnya peran ASEAN serta kerja sama bilateral dalam menghadapi tantangan global. Ia juga memberikan apresiasi atas peran aktif Indonesia dalam menangani isu-isu regional maupun internasional. “Dalam menghadapi berbagai isu, termasuk hambatan tarif dan tantangan hubungan internasional, kekuatan kita terletak pada stabilitas dalam negeri, kerja […]

  • Cuaca Ekstrem, Kalaksa BPBD Sulbar Imbau Masyarakat Waspada Selama Libur Nataru

    Cuaca Ekstrem, Kalaksa BPBD Sulbar Imbau Masyarakat Waspada Selama Libur Nataru

    • calendar_month Sab, 27 Des 2025
    • account_circle Ekspos Sulbar
    • visibility 87
    • 0Komentar

    EKSPOSSULBAR.CO.ID, MAMUJU — Kepala Pelaksana (Kalaksa) Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Provinsi Sulawesi Barat (Sulbar), Muhammad Yasir Fattah, menghimbau seluruh masyarakat agar meningkatkan kewaspadaan selama melakukan perjalanan keluar kota maupun saat berwisata, khususnya ke wilayah pantai dan sungai, pada masa libur Natal dan Tahun Baru (Nataru) 2025/2026.   Muhammad Yasir Fattah menekankan pentingnya keselamatan diri […]

  • Rusaknya Moral di Tengah Bebasnya Media Sosial dan Meningkatnya Perselingkuhan

    Rusaknya Moral di Tengah Bebasnya Media Sosial dan Meningkatnya Perselingkuhan

    • calendar_month Sen, 7 Jul 2025
    • account_circle Chamar
    • visibility 223
    • 0Komentar

    Masalah ini berakar dari kurangnya pendidikan moral yang kontekstual dengan zaman. Pendidikan karakter tidak cukup hanya diberikan di sekolah atau rumah, tetapi juga harus dipahami dalam interaksinya dengan dunia digital. Orang tua dan pendidik perlu melek teknologi, agar bisa mendampingi anak-anak menghadapi banjirnya informasi dan godaan yang datang dari layar ponsel mereka. Solusi dan harapan […]

expand_less