Desk PSDA PUPR Sulbar Fokus Perkuat Perlindungan Kawasan dari Risiko Daya Rusak Air Tahun 2026
- account_circle Ekspos Sulbar
- calendar_month 3 jam yang lalu
- comment 0 komentar

Selain itu, normalisasi sungai sepanjang satu kilometer direncanakan di Sungai Randomayang, Kabupaten Pasangkayu. Sungai ini merupakan sumber air bagi Daerah Irigasi Bantalaka. Kegiatan berupa galian sedimentasi tersebut diproyeksikan memberi perlindungan terhadap kawasan seluas kurang lebih 1.200 hektare, dengan penyesuaian teknis sesuai kondisi dan kebutuhan lapangan.
Kepala Dinas PUPR Sulbar, Surya Yuliawan Sarifuddin, menegaskan bahwa penguatan indikator berbasis luasan kawasan terlindungi menjadi bagian dari pendekatan pembangunan infrastruktur yang lebih terukur dan berdampak langsung bagi masyarakat.
“Kami memastikan bahwa setiap intervensi pengaman sungai dan normalisasi bukan sekadar pekerjaan fisik, tetapi benar-benar menjadi solusi mitigasi risiko yang melindungi kawasan produktif dan mendukung ketahanan pangan daerah,” ujarnya.
Ia menambahkan, Dinas PUPR Sulbar akan terus mengawal dua subkegiatan prioritas tersebut dalam Rakortek Provinsi bersama pemerintah kabupaten, sekaligus mendorong integrasi program drainase sebagai bagian dari prioritas nasional ke dalam dokumen perencanaan daerah.
“Langkah ini diharapkan mampu memperkuat sistem pengendalian daya rusak air secara terpadu dan berkelanjutan di Sulawesi Barat,” tambahnya. (Rls)
- Penulis: Ekspos Sulbar
