Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Opini » Negara Dalam Cengkeraman Kekuasaan Prabowo

Negara Dalam Cengkeraman Kekuasaan Prabowo

  • account_circle Ekspos Sulbar
  • calendar_month 1 jam yang lalu
  • comment 0 komentar

Oleh: Hasri Jack (Praktisi Hukum)

DALAM negara hukum, kekuasaan bukanlah tameng. Ia justru objek yang harus diawasi, dibatasi, dan jika menyimpang diadili.

Apa yang sedang terjadi hari ini menunjukkan satu gejala berbahaya: kekuasaan berjalan tanpa kendali, tanpa transparansi, dan tanpa akuntabilitas yang memadai. Program-program negara digelontorkan dengan anggaran besar, tetapi mekanisme pengawasan dilemahkan, proses pengadaan tidak terbuka, dan publik tidak diberi ruang untuk menguji.

Ini bukan lagi sekadar persoalan kebijakan. Ini adalah dugaan pelanggaran hukum dalam pengelolaan keuangan negara.

Dalam rezim hukum tindak pidana korupsi, penyalahgunaan kewenangan yang berpotensi merugikan keuangan negara adalah delik. Artinya, tidak perlu menunggu kerugian itu selesai terjadi cukup ada indikasi penyimpangan dalam prosesnya, maka hukum wajib bekerja.

Program Makan Bergizi Gratis (MBG) melalui Badan Gizi Nasional (BGN) menjadi titik krusial. Anggaran triliunan rupiah dihabiskan untuk program konsumtif harian, tanpa transparansi yang layak, tanpa indikator keberhasilan yang terukur, dan tanpa jaminan dampak jangka panjang.

Ini bukan sekadar kebijakan lemah.
Ini berpotensi menjadi konstruksi sistemik pemborosan anggaran yang membuka ruang korupsi berjamaah.

Jika mekanisme pengadaan tidak terbuka, jika distribusi anggaran tidak bisa diaudit publik secara real time, maka seluruh rantai kebijakan ini layak diseret ke dalam proses hukum.

Hal yang sama terjadi pada skema Koperasi Desa Merah Putih bersama Agrinas. Program yang dipaksakan secara top-down, seragam, dan terpusat ini bertentangan dengan prinsip hukum koperasi sebagai gerakan rakyat. Ketika negara memaksakan struktur ekonomi tanpa partisipasi, lalu mengalirkan anggaran tanpa kontrol, maka itu bukan pemberdayaan itu adalah potensi penyimpangan anggaran yang terorganisir.

Program ini bukan hanya keliru secara konsep. Ia berpotensi bermasalah secara hukum.

Di sektor pesisir, Kampung Nelayan Merah Putih kembali menunjukkan pola klasik: proyek besar, anggaran besar, dampak kecil. Yang dibangun adalah simbol, bukan solusi.

  • Penulis: Ekspos Sulbar

Rekomendasi Untuk Anda

  • Kasi Propam Polresta Mamuju Cek Kehadiran Petugas Jaga Posko Operasi Ketupat Marano 2024

    Kasi Propam Polresta Mamuju Cek Kehadiran Petugas Jaga Posko Operasi Ketupat Marano 2024

    • calendar_month Sel, 9 Apr 2024
    • account_circle Ekspos Sulbar
    • visibility 136
    • 0Komentar

    EKSPOSSULBAR.CO.ID – Seksi Propam Polresta Mamuju melakukan pengawasan dan pengecekan terhadap Personil Polresta Mamuju yang sedang melaksanakan tugas jaga di posko operasi ketupat Marano 2024, diseputar kota Mamuju dan sekitarnya.L, Selasa (9/4). Kegiatan Pengawasan yang dilakukan, Kasi Propam Ipda Suharto melakukan Pemeriksaan dan Pengecekan tentang kehadiran personil saat bertugas melakukan pengamanan pada posko operasi ketupat […]

  • Polres Pasangkayu Amankan Pelaksanaan Ibadah di Gereja

    Polres Pasangkayu Amankan Pelaksanaan Ibadah di Gereja

    • calendar_month Ming, 28 Mar 2021
    • account_circle Ekspos Sulbar
    • visibility 137
    • 0Komentar

    ekspossulbar.com,PASANGKAYU– Personel Polres Pasangkayu mengamankan pelaksanaan ibadah, sejumlah gereja di Pasangkayu, Minggu 28 Maret. Untuk memberikan rasa aman kepada jemaat gereja. Waka  Polres Pasangkayu Kompol Ade Chandra menerangkan pengamanan dilaksanakan sebagai wujud kehadiran Polisi ditengah masyarakat yang sedang menjalankan ibadah. Sehingga ibadah kebaktian mereka bisa berlangsung tanpa kendala apapun.

  • ‘ABRI’ Bapaslon ke Tiga Yang Daftar ke KPU Pasangkayu

    ‘ABRI’ Bapaslon ke Tiga Yang Daftar ke KPU Pasangkayu

    • calendar_month Ming, 6 Sep 2020
    • account_circle Ekspos Sulbar
    • visibility 208
    • 0Komentar

    ekspossulbar.com,PASANGKAYU– Setelah pasangan Yaumil Ambo Djiwa-Herny Agus (YES Smart) dan pasangan Muhammad Saal-Musawir Az Isham (SALAM), kini giliran pasangan Abdullah Rasyid-Yusri M Nur (ABRI) yang mendaftarkan diri ke KPU Pasangkayu sebagai bakal pasangan calon (bapaslon) Bupati dan Wakil Bupati Pasangkayu periode 2021-2026, Minggu 6 September. Pasangan yang menempuh jalur perseorangan itu tiba dikantor KPU Pasangkayu […]

  • Ajbar, S.P Tinjau Langsung Kawasan Cetak Sawah di Desa Panyampa: Dorong Kolaborasi Pemerintah, Masyarakat, dan Swasta untuk Pertanian Mandiri

    Ajbar, S.P Tinjau Langsung Kawasan Cetak Sawah di Desa Panyampa: Dorong Kolaborasi Pemerintah, Masyarakat, dan Swasta untuk Pertanian Mandiri

    • calendar_month Rab, 4 Jun 2025
    • account_circle Chamar
    • visibility 183
    • 0Komentar

    EKSPOSSULBAR.CO.ID, POLEWALI MANDAR – Anggota Komisi IV DPR RI, H. Ajbar, melakukan kunjungan kerja ke Desa Panyampa Kecamatan Campalagian Kabupaten Polewali Mandar Rabu 4 Juni 2025 untuk meninjau langsung kawasan cetak sawah yang merupakan hasil kerja sama antara pemerintah, masyarakat, dan pihak ketiga (swasta). Kunjungan ini menjadi bukti nyata dukungan terhadap penguatan sektor pertanian melalui […]

  • Wagub Uu Ruzhanul Tinjau Pelaksanaan PPDB SMA Negeri 1 Indramayu

    Wagub Uu Ruzhanul Tinjau Pelaksanaan PPDB SMA Negeri 1 Indramayu

    • calendar_month Rab, 21 Jun 2023
    • account_circle Ekspos Sulbar
    • visibility 115
    • 0Komentar

    KABUPATEN INDRAMAYU – Wakil Gubernur Jawa Barat Uu Ruzhanul Ulum meninjau pelaksanaan Penerimaan Peserta Didik Baru di SMA Negeri 1, Kabupaten Indramayu, Rabu (21/6/2023). Wagub Uu Ruzhanul menuturkan, Pemerintah Daerah Provinsi Jabar melalui Dinas Pendidikan Provinsi maupun kabupaten dan kota berupaya meningkatkan bidang pendidikan dalam berbagai aspek, salah satunya melalui PPDB. Ia berharap para orangtua […]

  • Sekda Ingin Pengunjung Al Jabbar Makin Teredukasi

    Sekda Ingin Pengunjung Al Jabbar Makin Teredukasi

    • calendar_month Sen, 3 Apr 2023
    • account_circle Ekspos Sulbar
    • visibility 79
    • 0Komentar

    KOTA BANDUNG — Sekretaris Daerah Provinsi Jawa Barat Setiawan Wangsaatmaja ingin pengunjung semakin terdukasi agar dapat berpartisipasi menjaga ketertiban, kenyamanan, dan kebersihan di Masjid Raya Al Jabar (MRAJ). Sejalan itu, Sekda inginkan aktivitas yang dilaksanakan di masjid raya kebanggaan warga Jabar yang berlokasi di kawasan Cimincrang, Kecamatan Gedebage, Kota Bandung, tersosialisasikan dengan baik. Dengan begitu […]

expand_less