Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Opini » Negara Dalam Cengkeraman Kekuasaan Prabowo

Negara Dalam Cengkeraman Kekuasaan Prabowo

  • account_circle Ekspos Sulbar
  • calendar_month Sen, 30 Mar 2026
  • comment 0 komentar

Dalam perspektif hukum keuangan negara, setiap rupiah yang tidak memberikan manfaat nyata dapat dikualifikasikan sebagai pemborosan yang berpotensi merugikan negara. Jika dilakukan secara sistematis, maka ini bukan lagi kesalahan administratif melainkan pintu masuk tindak pidana.

Belum lagi kemunculan entitas seperti Danantara, yang kabur dalam fungsi, kewenangan, dan mekanisme pengawasannya. Lembaga yang mengelola uang publik tanpa transparansi adalah anomali dalam negara hukum.

Jika tidak ada kontrol, maka ada potensi kejahatan. Fakta bahwa bahkan kementerian dan DPR tidak sepenuhnya mengetahui detail pengadaan dalam sejumlah program menunjukkan adanya bypass terhadap sistem pengawasan negara. Ini bukan sekadar pelanggaran prosedur. Ini adalah indikasi penyalahgunaan kekuasaan.

Di saat yang sama, ancaman krisis energi global akibat konflik Iran mulai menghantui. Gangguan distribusi minyak dunia, terutama melalui jalur strategis seperti Selat Hormuz, berpotensi menekan pasokan dan menaikkan harga energi secara signifikan.

Kenaikan harga minyak bahkan dapat membebani APBN secara serius, karena setiap kenaikan harga minyak global akan meningkatkan belanja negara jauh lebih besar daripada pendapatan yang diperoleh.

Artinya: negara sedang menghadapi potensi tekanan fiskal dan krisis energi, tetapi di saat yang sama justru menghamburkan anggaran pada program yang tidak jelas akuntabilitasnya. Ini bukan sekadar salah prioritas. Ini adalah kelalaian yang bisa berujung tanggung jawab hukum.

Dalam doktrin hukum, Presiden sebagai pemegang kekuasaan pemerintahan adalah pihak yang bertanggung jawab tertinggi atas seluruh kebijakan dan penggunaan anggaran negara, apalagi dia sangat negotot melanjutkan ditengah gelombamg kritikan. Tidak ada ruang untuk bersembunyi di balik bawahan. Tidak ada alasan untuk lepas tangan.

Jika ada penyimpangan, maka tanggung jawab itu naik ke atas (Presiden). Karena itu, tuntutan ini harus ditegaskan:
seluruh program dan lembaga bermasalah MBG, KOPDES, KNMP, BGN, Agrinas, hingga entitas seperti Danantara harus diaudit secara menyeluruh.

Dan jika ditemukan unsur penyalahgunaan kewenangan atau potensi kerugian negara, maka seluruh pihak yang terlibat harus diproses hukum termasuk Presiden sebagai penanggung jawab tertinggi.

Tidak boleh ada kekebalan. Tidak boleh ada kompromi. Negara ini berdiri di atas hukum, bukan di bawah kekuasaan. Jika hukum berhenti pada Presiden, maka Indonesia bukan lagi negara hukum.
Ia telah berubah menjadi negara kekuasaan.

Dan sejarah selalu mencatat: ketika kekuasaan tidak lagi bisa disentuh hukum, maka kehancuran tinggal menunggu waktu. (*)

  • Penulis: Ekspos Sulbar

Rekomendasi Untuk Anda

  • 32 ASN Sulbar Selesaikan Pelatihan PBJ Level 1 Sulbar Selesai, Langkah Awal Wujudkan Pengadaan Barang dan Jasa yang Efisien

    32 ASN Sulbar Selesaikan Pelatihan PBJ Level 1 Sulbar Selesai, Langkah Awal Wujudkan Pengadaan Barang dan Jasa yang Efisien

    • calendar_month Kam, 22 Mei 2025
    • account_circle Ekspos Sulbar
    • visibility 178
    • 0Komentar

    Farid Wajdi juga mengatakan kegiatan tersebut dilaksanakan untuk menghasilkan pengelolah atau pembuat kebijakan yang memiliki kompetensi teknis tinggi dan berkualifikasi. “Diharapkan ilmu yang didapatkan kurang lebih 15 hari dapat membereskan semua persoalan dalam pengadaan barang dan jasa,” ujarnya. Farid Wajdi berpesan kepada peserta setelah kembali ke OPD masing-masing untuk terus belajar karena lingkungan diluar organisasi […]

  • BPKPD Sulbar Hadiri Rapat Asistensi Renja 2026, Tegaskan Sinergi dan Akurasi Perencanaan

    BPKPD Sulbar Hadiri Rapat Asistensi Renja 2026, Tegaskan Sinergi dan Akurasi Perencanaan

    • calendar_month Sen, 23 Jun 2025
    • account_circle Ekspos Sulbar
    • visibility 152
    • 0Komentar

    Kegiatan ini turut dihadiri Tim Anggaran Pemerintah Daerah (TAPD) Sulbar yang memberikan masukan strategis dalam penyelarasan rencana kerja BPKPD dengan target pembangunan tahun 2026. Selain menjadi ajang evaluatif, asistensi ini juga memperkuat integrasi indikator kinerja dengan RPJMD, serta meningkatkan koordinasi antarbidang. Fokus utama rencana kerja BPKPD ke depan antara lain penguatan sistem informasi keuangan daerah, […]

  • Tiga Nama Lolos Seleksi Calon Sekda Sulbar, Tujuh Ikuti Asesmen, Dua Gugur di Tahap Awal

    Tiga Nama Lolos Seleksi Calon Sekda Sulbar, Tujuh Ikuti Asesmen, Dua Gugur di Tahap Awal

    • calendar_month Sab, 9 Agu 2025
    • account_circle Ekspos Sulbar
    • visibility 334
    • 0Komentar

    “Setiap peserta menulis makalah dengan topik yang sama di bawah pengawasan ketat. Tempat duduk pun diundi untuk menjaga objektivitas. Dari situ, kami menilai kemampuan analisis, penggunaan bahasa, dan sudut pandang peserta,” jelasnya. Basri menambahkan, Sekda yang terpilih harus mampu mengorkestrasi dan menyinergikan kebijakan gubernur dengan kinerja OPD. “Sekda tidak hanya pelaksana, tetapi juga pelindung agar […]

  • Sulbar Didorong Jadi Model Transmigrasi Modern, Gubernur dan Enam Bupati Temui Menteri

    Sulbar Didorong Jadi Model Transmigrasi Modern, Gubernur dan Enam Bupati Temui Menteri

    • calendar_month Sen, 5 Mei 2025
    • account_circle Ekspos Sulbar
    • visibility 189
    • 0Komentar

    Dalam kesempatan itu, Menteri juga memaparkan lima program unggulan transmigrasi ke depan yang akan dijalankan secara bertahap (sequenced steps): Menteri juga menyampaikan rencana untuk membawa investor besar ke Sulawesi Barat, termasuk perusahaan multinasional seperti Nestlé, guna membangun industri kakao di daerah tersebut. Namun, ia menekankan pentingnya penyusunan rencana bisnis (business plan) yang solid dari pihak […]

  • Kementerian PANRB Dukung Percepatan Indonesia Jadi Hub Regional Big Data si Asia dan Pacific

    Kementerian PANRB Dukung Percepatan Indonesia Jadi Hub Regional Big Data si Asia dan Pacific

    • calendar_month Sab, 25 Nov 2023
    • account_circle Ekspos Sulbar
    • visibility 173
    • 0Komentar

    Dikatakan pemerintah Indonesia telah memiliki kebijakan satu data Indonesia sejak tahun 2019 dan pada tahun 2022 dengan semakin meningkatnya intensitas terhadap pemanfaatan data pribadi pada berbagai layanan, maka telah ditetapkan Undang-undang Pelindungan Data Pribadi. Diharapkan dengan semakin diperkuat kebijakan pengelolaan data di Indonesia, akan semakin memperkuat juga pembangunan layanan digital pemerintah yang berbasis data (Data […]

  • DKP Sulbar Gelar Rakor Program 2026 untuk Perkuat Sektor Kelautan dan Perikanan

    DKP Sulbar Gelar Rakor Program 2026 untuk Perkuat Sektor Kelautan dan Perikanan

    • calendar_month Sen, 26 Jan 2026
    • account_circle Ekspos Sulbar
    • visibility 184
    • 0Komentar

    “Rapat ini bukan sekadar rutinitas, tetapi forum strategis untuk menyatukan langkah. Kita ingin memastikan semua program yang dijalankan benar-benar mendukung peningkatan kesejahteraan masyarakat kelautan dan perikanan di Sulbar,” ujarnya. Selain membahas perencanaan program ke depan, rapat ini juga dimanfaatkan sebagai wadah evaluasi pelaksanaan kegiatan yang sedang berjalan. Para pejabat administrator menyampaikan laporan singkat, masukan, serta […]

expand_less