Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Opini » Catatan dari Desa Bela-Kopeang: Negara yang Belum Sampai di Ujung Jalan

Catatan dari Desa Bela-Kopeang: Negara yang Belum Sampai di Ujung Jalan

  • account_circle Ekspos Sulbar
  • calendar_month Sen, 30 Mar 2026
  • comment 0 komentar

Oleh: Hajrul Malik (Dirut Perseroda PT. Sulawesi Barat Malaqbi)

Di Desa Bela-Kopeang, Kabupaten Mamuju, Sulbar, saya kembali diingatkan bahwa ada bagian dari negeri ini yang belum benar-benar tersentuh pembangunan.

Saya pernah sampai ke tempat ini, bertahun-tahun lalu—saat masih menjadi anggota DPRD Mamuju. Dan jujur saja, tidak banyak pejabat yang benar-benar sampai ke titik ini.
Karena untuk tiba di sana, kita tidak cukup hanya dengan niat. Kita harus menempuh perjalanan panjang—berjalan kaki, menunggang kuda, menembus keterisolasian yang nyata.

Hari ini, sebagian telah berubah. Akses jalan dasar mulai terbuka, kendaraan tertentu sudah bisa masuk. Namun mari kita jujur, itu belum cukup untuk disebut sebagai kehadiran negara yang utuh.

Jalan menuju Desa Bela sepanjang kurang lebih 30 kilometer telah lama diusulkan. Sejak periode pemerintahan sebelumnya. Namun hingga kini, pembangunan masih berhadapan dengan dua hal klasik: status kawasan hutan lindung dan keterbatasan fiskal.

Di sinilah kita melihat ironi pembangunan kita—negara ada dalam perencanaan, tetapi belum sepenuhnya hadir dalam kenyataan. Ketika gempa terjadi, bantuan harus datang dengan helikopter. Artinya, dalam kondisi darurat, negara bisa menjangkau.

Tetapi dalam kehidupan sehari-hari,
masyarakat masih harus berjuang sendiri.

Apakah ini yang kita sebut pembangunan? Namun tulisan ini bukan untuk menyalahkan. Karena saya tahu, pemerintah daerah tidak tinggal diam. Tenaga kesehatan tetap bekerja. Bidan desa mendatangi rumah warga. Kunjungan nifas dilakukan, edukasi diberikan, rujukan dianjurkan. Bahkan hingga menjelang persalinan, komunikasi dengan keluarga tetap dijaga.

Ini penting untuk dicatat: sistem berjalan. Tetapi sistem itu berjalan dalam keterbatasan yang nyata. Geografi yang sulit, transportasi yang terbatas, keputusan keluarga yang kompleks—semua bertemu dalam satu titik yang seringkali di luar kendali prosedur.

Maka, menyederhanakan persoalan ini sebagai kelalaian adalah ketidakadilan.
Namun membiarkannya sebagai “nasib daerah terpencil” juga adalah kegagalan.

  • Penulis: Ekspos Sulbar

Rekomendasi Untuk Anda

  • Ganggu Pacar Orang, IJ Tewas Ditikam

    Ganggu Pacar Orang, IJ Tewas Ditikam

    • calendar_month Sab, 12 Jun 2021
    • account_circle Ekspos Sulbar
    • visibility 221
    • 0Komentar

    PASANGKAYU– Seorang pemuda inisial IJ di Desa Sipakainga, Kecamatan Duripoku, Kabupaten Pasangkayu, tewas bersimbah darah, setelah ditikam berkali-kali menggunakan sebilah pisau oleh pemuda lainnya inisial RS (20 tahun). Waka Polres Pasangkayu Kompol Ade Chandra saat press rilis, Sabtu 12 Juni menyampaikan, kejadian penikaman ini berlangsung pada Minggu 6 Juni lalu, setelah shalat isya. Diungkapkan, motif […]

  • Beragam Manfaat Kacang Merah untuk Ibu Hamil

    Beragam Manfaat Kacang Merah untuk Ibu Hamil

    • calendar_month Sel, 25 Jul 2023
    • account_circle Ekspos Sulbar
    • visibility 244
    • 0Komentar

    EKSPOS SULBAR – Asupan nutrisi ibu hamil dapat diperoleh dari berbagai pilihan makanan. Salah satunya adalah kacang merah. Manfaat kacang merah untuk ibu hamil sangatlah banyak, mulai dari mencegah sembelit hingga mencegah anemia. Simak artikel ini untuk mengetahui apa saja manfaat kacang merah bagi ibu hamil. Saat hamil, penting bagi ibu hamil untuk selalu mencukupi […]

  • Ridwan Kamil Lakukan Kunjungan Kerja ke Eropa Temui Sejumlah Investor

    Ridwan Kamil Lakukan Kunjungan Kerja ke Eropa Temui Sejumlah Investor

    • calendar_month Rab, 18 Mei 2022
    • account_circle Ekspos Sulbar
    • visibility 179
    • 0Komentar

    KOTA BANDUNG — Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil diagendakan melakukan kunjungan kerja ke Eropa untuk bertemu dengan investor dari sejumlah negara. Gubernur bersama pejabat Pemda Provinsi Jabar akan bertolak, Rabu (18/5/2022). Salah satu agenda Gubernur adalah menjajaki kerja sama di bidang energi baru terbarukan. Direncanakan kunjungan Gubernur dilakukan hingga tanggal 27 Mei 2022. Dalam rangkaian […]

  • Momentum Hardiknas, SDK Tekankan Dukungan untuk Siswa Berkebutuhan Khusus

    Momentum Hardiknas, SDK Tekankan Dukungan untuk Siswa Berkebutuhan Khusus

    • calendar_month Jum, 2 Mei 2025
    • account_circle Ekspos Sulbar
    • visibility 172
    • 0Komentar

    EKSPOSSULBAR.CO.ID, MAMUJU – Momen penuh haru terjadi dalam peringatan Hari Pendidikan Nasional (Hardiknas) di Sulawesi Barat. Sejumlah pelajar berkebutuhan khusus tampil menyanyikan lagu “Jangan Menyerah” dari d’Masiv di hadapan Gubernur Sulbar, Suhardi Duka (SDK), dan para tamu undangan, usai upacara Hardiknas yang digelar pada Jumat pagi. Penampilan tersebut memancing perhatian dan emosi dari SDK. Ia […]

  • Kalla Toyota Berikan Hadiah Langsung Voucher Belanja 3 Juta Rupiah di Program Spectacular Drive and Win

    Kalla Toyota Berikan Hadiah Langsung Voucher Belanja 3 Juta Rupiah di Program Spectacular Drive and Win

    • calendar_month Sen, 11 Jul 2022
    • account_circle Ekspos Sulbar
    • visibility 269
    • 0Komentar

    MAMUJU, EKSPOSSULBAR.CO.ID – Kalla Toyota mengawali kuartal II dengan capaian market share yang memperlihatkan kinerja yang positif. Di bulan Juni 2022, Kalla Toyota memimpin market share wilayah Sulawesi dengan capaian 34,1 yang mencakup wilayah Sulsel, Sulbar, Suteng, dan Sultra. Penjualan terbesar Kalla Toyota berasal dari segmen MPV khususnya Avanza serta Veloz yang menjadi salah satu […]

  • RS Bhayangkara Mamuju Terdampak Banjir Rob, Karumkit dan BWS Sulawesi V Sinergi Pasang Geobag Darurat

    RS Bhayangkara Mamuju Terdampak Banjir Rob, Karumkit dan BWS Sulawesi V Sinergi Pasang Geobag Darurat

    • calendar_month Kam, 6 Nov 2025
    • account_circle Ekspos Sulbar
    • visibility 411
    • 0Komentar

    EKSPOSSULBAR.CO.ID, MAMUJU – Rumah Sakit Bhayangkara Mamuju, Polda Sulawesi Barat, terdampak langsung banjir rob akibat pasang air laut tinggi pada Kamis (6/11/2025) sore. Sebagian area rumah sakit dan lingkungan sekitar tergenang, mengancam kelancaran pelayanan kesehatan. Menanggapi situasi tersebut, Kepala Rumah Sakit (Karumkit) RS Bhayangkara Mamuju, IPTU dr. Andi Iqbal Iskandar, Sp.FM, bergerak cepat menjalin koordinasi […]

expand_less