Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Headline » Pemprov Sulbar Bentuk Pokja BSAN, Target SK Juli 2026 – Ciptakan Sekolah Bebas Kekerasan dan Diskriminasi

Pemprov Sulbar Bentuk Pokja BSAN, Target SK Juli 2026 – Ciptakan Sekolah Bebas Kekerasan dan Diskriminasi

  • account_circle Ekspos Sulbar
  • calendar_month 2 jam yang lalu
  • comment 0 komentar

Ia menjelaskan sekolah yang nyaman adalah sekolah yang membuat siswa betah belajar, mendapatkan perlakuan yang sama, serta dapat mengikuti kegiatan pendidikan tanpa hambatan. Kebersihan dan kelayakan fasilitas sekolah juga menjadi bagian dari indikator yang akan dirumuskan.

Sementara untuk aspek keamanan, pemerintah ingin memastikan perlindungan terhadap siswa tidak hanya berlaku di lingkungan sekolah, tetapi juga di area sekitarnya.

“Pak Kapolda tadi menginginkan kategori aman itu tidak saja di intra sekolah, tapi di luar sekolah juga itu harus aman,” ujarnya.

Dalam diskusi tersebut, membahas batasan antara pelanggaran yang dapat ditangani oleh pihak sekolah dan tindakan yang masuk kategori tindak pidana sehingga memerlukan penanganan sesuai ketentuan hukum yang berlaku.

“Kalau yang sudah menggunakan senjata tajam. Kemudian melakukan tindakan tindakan amoral misalnya membully. Kegiatan-kegiatan yang sudah kategori kejahatan ini yang perlu mendapatkan tindak lanjut,” jelasnya.

Selain itu, isu diskriminasi terhadap siswa turut menjadi perhatian. Kata Junda, Pemprov Sulbar ingin memastikan seluruh peserta didik memperoleh perlakuan yang sama tanpa membedakan latar belakang keluarga maupun status sosial.

“Semua setara, tidak dibilang anak pejabat, anak tukang sapu, anak cleaning service, semuanya sama harus diperhatikan,” kata Junda.

Pemprov Sulbar menargetkan surat keputusan pembentukan Pokja BSAN terbit pada Juli 2026. Setelah itu, pokja akan menyusun standar yang lebih rinci dan melakukan sosialisasi ke sekolah-sekolah.

“Kita target Juli SK-nya sudah ada kemudian kita rapat kerja, kita mendefinisikan, kemudian kita menindaklanjuti sosialisasi, kita masuk ke sekolah-sekolah dan kita buat standar yang spesifik,” ujarnya.

Junda berharap kehadiran Pokja BSAN dapat membantu menekan angka putus sekolah, mencegah kekerasan dan perundungan, serta mengurangi keterlibatan anak dalam tindak kriminal, sekaligus mendukung lahirnya generasi yang siap menyongsong Indonesia Emas 2045.

“Kita tidak ingin anak-anak sekolah kita ini banyak yang putus sekolah karena merasa tidak nyaman di sekolah,” pungkasnya. (Rls)

  • Penulis: Ekspos Sulbar

Rekomendasi Untuk Anda

  • Ikuti Rapat Kapolri, Gubernur Sulbar: Mudik Aman, Kebutuhan Pokok Terkendali

    Ikuti Rapat Kapolri, Gubernur Sulbar: Mudik Aman, Kebutuhan Pokok Terkendali

    • calendar_month Sab, 21 Mar 2026
    • account_circle Ekspos Sulbar
    • visibility 95
    • 0Komentar

    “Dan juga posko ini belum berhenti, karena ini baru arus mudik, akan terjadi lagi arus balik, dan itu pasti akan terpantau lebih tajam lagi, lebih masif lagi, karena mungkin kesiapan-kesiapan yang dari daerah tertentu, itu masuk membawa apa saja, tapi nantinya itu akan dipantau semua,” jelasnya. Lebih lanjut, Gubernur Suhardi Duka menekankan pentingnya sinergi antarinstansi […]

  • Indonesia Siapkan Skenario Haji 2024

    Indonesia Siapkan Skenario Haji 2024

    • calendar_month Ming, 13 Agu 2023
    • account_circle Ekspos Sulbar
    • visibility 350
    • 0Komentar

    Hal lain adalah kekacauan yang sempat terjadi dalam penjemputan jemaah haji usai melaksanakan wukuf sebagai puncak berhaji di Padang Arafah untuk melanjutkan perjalanan melontar jumrah di Muzdalifah dan Mina. Pemerintah Indonesia untuk musim haji 2023 telah menyewa 1.470 unit bus berkapasitas 47 kursi dari raksasa transportasi Saudi, Saptco, untuk membawa ratusan ribu jamaah dari penginapan […]

  • KBRI Pastikan Otoritas Bern Berupaya Maksimal

    KBRI Pastikan Otoritas Bern Berupaya Maksimal

    • calendar_month Kam, 26 Mei 2022
    • account_circle Ekspos Sulbar
    • visibility 174
    • 0Komentar

    KOTA BANDUNG – Kedutaan Besar Republik Indonesia (KBRI) Bern memastikan otoritas Kota Bern dan pemerintah Swiss melakukan upaya maksimal untuk mencari Emmeril Kahn Mumtadz yang dilaporkan hanyut di Sungai Aaree Bern, Swiss, Kamis (26/5/2022). KBRI menyampaikan bahwa tim SAR Bern yang terdiri dari polisi air, polisi medis, dan pemadam kebakaran akan kembali melanjutkan pencarian Sabtu […]

  • Kades Lariang Salurkan Bantuan APD ke Gugus Tugas

    Kades Lariang Salurkan Bantuan APD ke Gugus Tugas

    • calendar_month Kam, 16 Apr 2020
    • account_circle Ekspos Sulbar
    • visibility 286
    • 0Komentar

    ” Sesuai arahan Pemkab Pasangkayu, kami akan bekerja maksimal mencegah penularan Covid-19 di Pasangkayu. Kami telah melakukan refocusing anggaran. Termasuk untuk pengadaan APD ini” terang Firman. Ditambahkannya, selain upaya pencegahan pihaknyapun tengah merumuskan kebijakan penanggulangan dampak ekonomi yang disebabkan semakin massifnya penularan Covid-19. Dalam bentuk kebijakan jaring pengaman sosial (JPS). ” Saya sangat perihatin, banyak […]

  • Gubernur Ridwan Kamil Respons Perbaikan Jalur Lingkar Selatan Sukabumi

    Gubernur Ridwan Kamil Respons Perbaikan Jalur Lingkar Selatan Sukabumi

    • calendar_month Sab, 1 Apr 2023
    • account_circle Ekspos Sulbar
    • visibility 112
    • 0Komentar

    KOTA SUKABUMI — Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil merespons aspirasi warga Sukabumi dalam hal infrastruktur jalan, khususnya di jalur lingkar selatan Kota Sukabumi. Ridwan Kamil atau karib disapa Kang Emil itu mengatakan saat ini, jalur lingkar selatan di Sukabumi tengah diperbaiki dan diperkirakan 50 persen rampung dalam 10 hari ke depan atau sebelum Hari Raya […]

  • Satu Pekerja Jatuh di Jembatan Tarailu Mamuju Ditemukan Meninggal Dunia

    Satu Pekerja Jatuh di Jembatan Tarailu Mamuju Ditemukan Meninggal Dunia

    • calendar_month Sel, 29 Jul 2025
    • account_circle Ekspos Sulbar
    • visibility 282
    • 0Komentar

    Sementara itu, satu pekerja lainnya bernama Sapri (21 tahun) masih dalam proses pencarian oleh tim gabungan. Upaya evakuasi dilakukan oleh Tim SAR Gabungan yang terdiri dari Basarnas Mamuju, Kodim 1418/Mamuju, Polsek Sampaga, BPBD Mamuju, BPBD Mamuju Tengah, Tagana, BWS Mamuju, ORARI, serta warga setempat. (*)

expand_less