Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Daerah » Bapenda Sulbar Tegas, Delapan Perusahaan Sawit Harus Bayar Pajak Air Permukaan Rp 26,8 Miliar

Bapenda Sulbar Tegas, Delapan Perusahaan Sawit Harus Bayar Pajak Air Permukaan Rp 26,8 Miliar

  • account_circle Ekspos Sulbar
  • calendar_month 25 menit yang lalu

“Kami tentu berharap sebelum berita soal tudingan kami memeras perusahaan sawit dimuat, pihak media yang bersangkutan semestinya melakukan cek dan klarifikasi data terlebih dahulu kepada kami, namun sampai saat ini kami belum pernah dikonfirmasi,” ucapnya.

Sementara itu, Kepala Bidang P2TI Bapenda Sulbar, Muhammad Saleh, menjelaskan bahwa perhitungan PAP yang menjadi dasar penerbitan Surat Ketetapan Pajak Daerah (SKPD) dilakukan berdasarkan regulasi dan didukung kajian akademik.

Menurut Saleh, nilai Rp 26,8 miliar tersebut tercatat sebagai piutang daerah setelah SKPD diterbitkan. Hal itu kemudian menjadi perhatian Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) yang meminta pemerintah daerah melakukan penagihan atau mencari solusi terhadap metode perhitungan PAP.

“Jadi Rp 26 miliar itu setelah muncul SKPD kemarin dan menjadi piutang setelah terbit. Berarti piutang kita itulah yang disampaikan oleh BPK bahwa piutang ini seharusnya ditagihkan atau dicari solusi untuk metode perhitungannya seperti apa,” jelas Saleh.

Ia mengatakan, BPK juga meminta agar perhitungan tersebut kembali dibahas dengan mempertimbangkan regulasi dan kondisi teknis di lapangan.

“Selain itu ada titik temu juga antara Pemprov dengan perusahaan. Jadi pesan BPK bahwa perhitungannya ini perlu dilakukan pembahasan kembali sesuai regulasi atau aspek dari perusahaannya seperti apa,” katanya.

Saleh menjelaskan, metode yang digunakan Bapenda dalam menghitung PAP sektor perkebunan menggunakan formula berdasarkan volume air per luasan lahan.

“Dasar kami kemarin menetapkan SKPD itu adalah 12,5 meter kubik per hektare dikalikan dengan total luasan sawit yang ada di perusahaan itu sehingga itulah yang dijadikan patokan,” jelasnya.

Menurut dia, formula tersebut juga didukung sejumlah kajian dan jurnal ilmiah yang menjadi dasar perhitungan penggunaan air. Hasilnya kemudian dikalikan dengan tarif sebagaimana diatur dalam Pergub.

“Dan kami memiliki riset juga beberapa jurnal untuk perhitungan tersebut. Jadi landasan perhitungannya itulah kemudian kita kalikan dengan tarif yang ada di Pergub,” ungkapnya.

Ia menambahkan, tarif yang tercantum dalam Pergub telah melalui proses evaluasi dan harmonisasi dengan pemerintah pusat.

“Kalau tarif dari Pergub itu sudah ada dan saya kira kalau tarif dari Pergub sudah melalui proses Kementerian Hukum dan HAM, sudah evaluasi Kemendagri jadi pemerintah tetap merujuk ke Pergub tersebut,” katanya.

Bapenda Sulbar selanjutnya akan menggelar pertemuan khusus bersama perusahaan sawit untuk membahas perbedaan perhitungan dan mencari titik temu yang dapat diterima kedua pihak.

“Meski demikian ada juga beberapa perusahaan menolak karena mungkin nilainya ketinggian. Makanya ke depan, mulai arahan pimpinan pak Kepala Badan kita akan melakukan pertemuan khusus dengan pihak perusahaan untuk menentukan atau mendapatkan titik temunya di mana,” ujar Saleh.

Ia mengatakan, pembahasan juga diperlukan untuk memastikan data penggunaan air yang dilaporkan perusahaan sesuai dengan kondisi di lapangan.

“Karena kami juga menduga ada beberapa perusahaan yang belum maksimal melaporkan penggunaannya di lapangan sehingga ini kita cari solusinya supaya titik temunya baik itu dari tarif yang kami berikan maupun yang diakui oleh perusahaan bisa kita temukan solusinya,” pungkasnya. (*)

  • Penulis: Ekspos Sulbar

Rekomendasi Untuk Anda

  • Pencanangan Imunisasi Campak dan Rubella Ditarget Capai 73 Persen

    Pencanangan Imunisasi Campak dan Rubella Ditarget Capai 73 Persen

    • calendar_month Jum, 3 Agu 2018
    • account_circle Ekspos Sulbar
    • visibility 508
    • 0Komentar

    Bukan hanya Wakil Bupati Mamuju, Kepala Dinas Kesehatan, drg. Firmon turut optimis dapat mencapai target 73{578d3cea812c7902878fdabe62691299cd899fd574cffa0ca128e98df36828d0} tersebut. Menurut keterangannya, pihak Dinas Kesehatan Mamuju akan mengawasi secara khusus imunisasi di daerah-daerah terpencil seperti Kecamatan Kalumpang dan Kecamatan Bala-balakang. “Untuk daerah-daerah terpencil mendapat perhatian khusus dan akan diawasi langsung yaitu di Kalumpang dan Salissingan Bala-balakang, itu menjadi […]

  • Jalan Layang Pasupati Bandung Resmi Ganti Nama Jadi Prof. Dr.  Mochtar Kusumaatmadja

    Jalan Layang Pasupati Bandung Resmi Ganti Nama Jadi Prof. Dr.  Mochtar Kusumaatmadja

    • calendar_month Sel, 1 Mar 2022
    • account_circle Ekspos Sulbar
    • visibility 284
    • 0Komentar

    BANDUNG- Jalan Layang Pasupati mulai hari ini resmi berganti nama. Jalan layang ikonik Kota Bandung ini kini memiliki nama baru, yakni Jalan Prof Mochtar Kusumaatmadja. Pergantian nama diresmikan langsung oleh Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil di Gedung Inspektorat Provinsi Jawa Barat, Kota Bandung, Selasa (1/3/2022). Turut hadir dalam acara peresmian Sekretaris Daerah Provinsi Jabar Setiawan […]

  • Beri Tausiyah di Acara 14 Hari Wafatnya Hj Arasia, Salim S Mengga: Jaga Amanah dan Kejujuran

    Beri Tausiyah di Acara 14 Hari Wafatnya Hj Arasia, Salim S Mengga: Jaga Amanah dan Kejujuran

    • calendar_month Ming, 20 Apr 2025
    • account_circle Ekspos Sulbar
    • visibility 818
    • 0Komentar

    Ia menekankan bahwa kesejahteraan sejati bukanlah tentang banyaknya harta, melainkan ketenangan jiwa yang didapat tanpa mengambil hak orang lain. “Kemuliaan seseorang tidak ditentukan oleh jabatan atau kekayaan, melainkan rezeki halal yang diperoleh dari kerja keras sendiri,” ujarnya. Di akhir tausiyah, Salim S Mengga mengajak seluruh hadirin untuk menjalani hidup dengan sungguh-sungguh dan selalu berpegang pada […]

  • Edukasi Kuliner, TP PKK Sulbar Sambut Akademi ABC di Mamuju

    Edukasi Kuliner, TP PKK Sulbar Sambut Akademi ABC di Mamuju

    • calendar_month Sen, 25 Agu 2025
    • account_circle Ekspos Sulbar
    • visibility 287
    • 0Komentar

    “Kita ibu ibu yang tahu mana makanan yang banyak gizinya , dan ini yang diberikan kepada anak anak kita di rumah,” ujar Harsinah, istri Gubernur Sulbar, Suhardi Duka tersebut. Harsinah menerangkan, kolaborasi PKK, swasta dan organisasi wanita dalam kegiatan tersebut mengemas sejumlah kegiatan. Yakni, lomba masak nasi goreng hingga lomba yel-yel melibatkan ratusan peserta. “Akamidi […]

  • Aneh! C1 Plano TPS 8 Randomayang Tidak Ditemukan

    Aneh! C1 Plano TPS 8 Randomayang Tidak Ditemukan

    • calendar_month Kam, 4 Jul 2019
    • account_circle Ekspos Sulbar
    • visibility 851
    • 0Komentar

    Kendati begitu, pihaknya sendiri masih urung mencari C1 Plano TPS 8 Randomayang ini ke kotak suara TPS lain yang ada di Kecamatan Bambalamotu. Sebab yang dibutuhkan untuk pembuktian di MK sendiri hanya berupa dokumentasi C1 Plano. “ Sebenarnya hasil foto yang kemarin (saat rekap 17 April.red) sudah ada. Cuma memang sebaiknya difoto ulang. Tetap dari […]

  • Kapolda Sulbar Jadi Pembicara Rapat Evaluasi Perkembangan Politik

    Kapolda Sulbar Jadi Pembicara Rapat Evaluasi Perkembangan Politik

    • calendar_month Jum, 8 Jun 2018
    • account_circle Ekspos Sulbar
    • visibility 735
    • 0Komentar

    Dimana dari hasil penilaian pilkada sulbar 2017 lalu menunjukkan sulbar sebagai pelaksana terbaik satu-satunya di Indonesia, maulai dari keamannnya, pengawasannya, baik pelaksanaannya, tutur kapolda Kedepan kita semua akan menghadapi proses demokrasi yang tidak ada putus-putusnya dimulai dari Pilkada tahun ini yang diselenggarakan di dua kabupaten yaitu abupaten Mamasa dan kabupaten Polman, selanjutnya 2019 memasuki pileg […]

expand_less