Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Pendidikan » Junda Maulana Soroti Hilirisasi hingga Deforestasi dalam Uji Calon Dekan Fapertahut Unsulbar

Junda Maulana Soroti Hilirisasi hingga Deforestasi dalam Uji Calon Dekan Fapertahut Unsulbar

  • account_circle Ekspos Sulbar
  • calendar_month 1 jam yang lalu

EKSPOSSULBAR.CO.ID, MAJENE — Sekretaris Daerah (Sekda) Sulawesi Barat, Junda Maulana, membawa isu pembangunan daerah dalam proses pemilihan Dekan Fakultas Pertanian dan Kehutanan (Fapertahut) Universitas Sulawesi Barat (Unsulbar) periode 2026–2030.

Sebagai salah satu panelis dalam proses pemilihan yang berlangsung di Aula Hotel Villa Bogor, Majene, 5 September 2026, Junda mengajukan enam pertanyaan kepada calon tunggal dekan, Dr. Nurlaela, S.P., M.Si.

Pertanyaan yang diajukan mencakup kesiapan lulusan menghadapi dunia kerja, tata kelola fakultas, hilirisasi komoditas unggulan, peningkatan kapasitas petani, hingga peran perguruan tinggi dalam menghadapi persoalan kehutanan di Sulawesi Barat.

Junda mengatakan, pertanyaan tersebut telah dipersiapkan jauh sebelum proses pemilihan berlangsung.

“Saya jauh-jauh sudah siapkan,” kata Junda.

Menurutnya, Fapertahut memiliki posisi strategis karena Sulawesi Barat merupakan daerah agraris dengan potensi besar di sektor pertanian, kehutanan, dan perikanan. Karena itu, fakultas tersebut diharapkan mampu berkontribusi langsung terhadap pembangunan daerah.

“Di wilayah Sulawesi Barat yang notabenenya daerah agraris, ada potensi yang besar. Karena itu, fakultas ini harus bisa mengambil peran,” ujarnya.

Junda kemudian mempertanyakan langkah konkret calon dekan dalam memastikan lulusan memiliki kompetensi yang sesuai dengan kebutuhan industri, sektor pertanian, dan kehutanan daerah.

Ia juga menyoroti kurikulum dan hilirisasi komoditas unggulan Sulbar seperti kakao, kopi, dan sawit. Menurutnya, perguruan tinggi perlu mendorong pengembangan komoditas agar tidak berhenti sebagai bahan mentah, tetapi mampu memberikan nilai tambah bagi masyarakat.

  • Penulis: Ekspos Sulbar

Rekomendasi Untuk Anda

  • Wagub Salim S. Mengga Safari Ramadan di Masjid Lapeo: Pemprov Sulbar Komitmen Kembangkan Polman Sebagai Pusat Ekonomi

    Wagub Salim S. Mengga Safari Ramadan di Masjid Lapeo: Pemprov Sulbar Komitmen Kembangkan Polman Sebagai Pusat Ekonomi

    • calendar_month Rab, 19 Mar 2025
    • account_circle Ekspos Sulbar
    • visibility 179
    • 0Komentar

    Polman (ekspossulbar.co.id) – Wakil Gubernur Sulbar, Salim S. Mengga hadir di Mesjid Nurul Taubah Imam Lapeo kecamatan Campalagian, Kabupaten Polewali Mandar, Selasa, 18 Maret 2025. Kehadiran Wagub Sulbar juga sekaligus membawakan Tauziah Ramadan sebagai rangkaian dari Safari Ramadan Pemprov Sulbar. Juga turut dihadiri Kakanwil kementerian agama provinsi Sulawesi Barat, Adnan Nota , para tokoh agama […]

  • Pemprov Sulbar Bentuk Tim Kolaboratif untuk Tuntaskan Temuan BPK Sejak 2006-2025

    Pemprov Sulbar Bentuk Tim Kolaboratif untuk Tuntaskan Temuan BPK Sejak 2006-2025

    • calendar_month Rab, 9 Jul 2025
    • account_circle Ekspos Sulbar
    • visibility 140
    • 0Komentar

    EKSPOSSULBAR.CO.ID, MAMUJU – Pemprov Sulbar terus menindaklanjuti hasil temuan Badan Pemeriksaan Keuangan (BPK) Sulawesi Barat. Atas, arahan Gubernur Sulbar Suhardi Duka dan Wakil Gubernur Salim S Mengga (SDK-JSM) Asisten I Muh Jaun serta jajaran lainnya melaksanakan rapat kordinasi, Rabu 9 Juli 2025. Hadir juga Kepala Inspektorat Sulbar Muh Natsir, perwakilan Biro Hukum, dan Organisasi Perangkat […]

  • Klarifikasi Isu 95 ASN Nonjob, Pemprov Sulbar Beberkan Fakta Sebenarnya

    Klarifikasi Isu 95 ASN Nonjob, Pemprov Sulbar Beberkan Fakta Sebenarnya

    • calendar_month Ming, 12 Apr 2026
    • account_circle Ekspos Sulbar
    • visibility 473
    • 0Komentar

    EKSPOSSULBAR.CO.ID, MAMUJU — Pemerintah Provinsi Sulawesi Barat (Sulbar) merespon pemberitaan terkait mutasi 95 aparatur sipil negara (ASN). Kepala Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) Sulbar, Herdin Ismail, menegaskan jumlah tersebut tidak sepenuhnya benar. “Pada dasarnya, jumlah yang dimutasi hanya 55 pejabat administrator. termasuk dua pejabat fungsional yang naik jenjang madya, satu orang pensiun, […]

  • Bupati Dampingi Tim Kemendes PDTT Terima Warga Transmigrasi

    Bupati Dampingi Tim Kemendes PDTT Terima Warga Transmigrasi

    • calendar_month Kam, 13 Okt 2022
    • account_circle Ekspos Sulbar
    • visibility 660
    • 0Komentar

    Pasangkayu,EKSPOSSULBAR.CO.ID– Desa Bambakoro, Kecamatan Lariang, kembali kedatangan 50 kepala keluarga (KK) warga transmigrasi, dimana 20 KK berasal dari Kabupten Cirebon, Jawa Barat, sedang 30 KK sisanya berasal dari warga lokal, Kamis 13 Oktober. Disertai dengan kedatangan tiga direktur dari Kementrian Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal, dan Transmigrasi (Kemendes PDTT). Yakni, Direktur Pembangunan Kawasan Transmigrasi Kemendes PDTT, […]

  • Biro Organisasi Setda Sulbar Gelar Monev Peta Proses Bisnis Perangkat Daerah

    Biro Organisasi Setda Sulbar Gelar Monev Peta Proses Bisnis Perangkat Daerah

    • calendar_month Kam, 20 Agu 2026
    • account_circle Ekspos Sulbar
    • visibility 187
    • 0Komentar

    EKSPOSSULBAR.CO.ID, MAMUJU – Biro Organisasi Sekretariat Daerah (Setda) Provinsi Sulawesi Barat (Sulbar) resmi menggelar tahapan monitoring dan evaluasi (monev) peta proses bisnis perangkat daerah. Kegiatan yang diinisiasi oleh Bagian Tatalaksana dan Pelayanan Publik ini dijadwalkan berlangsung selama 6 hari kerja, mulai Selasa, 18 Agustus hingga 27 Agustus 2026. Langkah ini merupakan bentuk komitmen Pemprov Sulbar […]

  • Bhabinkamtibmas Polres Pasangkayu Lakukan Sosialisasi Penikahan Dini

    Bhabinkamtibmas Polres Pasangkayu Lakukan Sosialisasi Penikahan Dini

    • calendar_month Kam, 23 Agu 2018
    • account_circle Ekspos Sulbar
    • visibility 553
    • 0Komentar

    ekspossulbar.com, PASANGKAYU – Sosialisasi Pencegahan Pernikahan dini dan peraturan Rambu Lalu Litas oleh Bhabinkamtibmas Polres Mamuju Utara. “Kami berharap sosialisasi pencegahan pernikahan dini dapat memberikan jalan tengah sekaligus solusi bagi permasalahan pernikahan dini. Sehingga masyarakat kita dapat menerima penjelasan yang diberikan dan tidak bertentangan dengan ajaran agama kita,” katanya.

expand_less