Antrean di SPBU Meningkat, Gubernur Sulbar Dorong Pertamina Bangun Terminal BBM di Sulbar
- account_circle Ekspos Sulbar
- calendar_month 1 jam yang lalu

Salah satu langkah strategis yang diminta Gubernur adalah kajian komprehensif mengenai kemungkinan pembangunan terminal BBM atau depo penyimpanan dan distribusi BBM di Sulawesi Barat.
“Pak Gubernur meminta Pertamina mengkaji secara serius apakah Sulawesi Barat sudah saatnya memiliki terminal BBM atau depo sendiri. Ini penting karena kebutuhan energi masyarakat terus berkembang, sementara jaringan distribusi harus semakin kuat dan efisien,” ungkap Hajrul.
Saat ini, berdasarkan data yang disampaikan dalam pertemuan, terdapat 42 SPBU di Sulawesi Barat, termasuk lima SPBU nelayan yang masih aktif. Keberadaan fasilitas tersebut menjadi salah satu pertimbangan penting dalam menilai kebutuhan infrastruktur distribusi energi yang lebih memadai.
Hajrul menegaskan bahwa pembangunan terminal BBM tidak boleh hanya dilihat dari aspek investasi, tetapi juga dari kepentingan pelayanan publik, kelancaran aktivitas ekonomi, dan ketahanan energi daerah.
“BBM memiliki hubungan langsung dengan kehidupan masyarakat. Ketika distribusinya terganggu, dampaknya dirasakan oleh nelayan, petani, pelaku UMKM, angkutan barang, hingga masyarakat yang membutuhkan mobilitas sehari-hari. Karena itu, Gubernur menginginkan solusi yang berkelanjutan,” jelasnya.
Meski demikian, usulan pembangunan terminal BBM masih memerlukan kajian teknis, kelayakan ekonomi, kebutuhan pasokan, serta pertimbangan operasional Pertamina sebelum dibawa ke tingkat korporasi.
Gubernur Suhardi Duka berharap kajian tersebut dapat diselesaikan dalam waktu yang terukur sehingga Pemerintah Provinsi Sulawesi Barat memperoleh kepastian mengenai langkah strategis yang dapat ditempuh.
“Harapan Pak Gubernur sangat jelas, jangan sampai persoalan antrean BBM terus berulang tanpa penyelesaian mendasar. Sulawesi Barat membutuhkan sistem distribusi energi yang semakin andal, sejalan dengan pertumbuhan ekonomi dan kebutuhan masyarakat,” tutup Hajrul Malik. (Rls)
- Penulis: Ekspos Sulbar

