Hadiri Maulid Nabi dan Khataman Sharaf XXVI di Parappe, Pemprov Sulbar Siapkan Beasiswa bagi Mahasiswa Kurang Mampu
- account_circle Ekspos Sulbar
- calendar_month 55 menit yang lalu

EKSPOSSULBAR.CO.ID, POLMAN — Pemerintah Provinsi Sulawesi Barat terus memperkuat komitmen dalam meningkatkan kualitas sumber daya manusia melalui sektor pendidikan, termasuk pendidikan keagamaan. Komitmen tersebut ditandai dengan kehadiran jajaran Pemprov Sulbar dalam peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW yang dirangkaikan dengan Khataman Sharaf XXVI di Pondok Pesantren Salafiyah Parappe, Kecamatan Campalagian, Kabupaten Polewali Mandar, Rabu (28/10/2026).
Mewakili Gubernur Sulawesi Barat, Suhardi Duka, Asisten Bidang Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat, Amir, S.Sos., M.M., bersama Kepala Biro Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat Setda Provinsi Sulawesi Barat, Murdanil, menghadiri kegiatan tersebut.
Kehadiran perwakilan pemerintah provinsi ini menjadi momentum untuk mempererat silaturahmi antara pemerintah daerah dan lembaga pendidikan Islam, sekaligus memperkuat sinergi dalam mendukung pengembangan pendidikan dan peningkatan kesejahteraan masyarakat.
Rangkaian kegiatan tersebut juga ditandai dengan penandatanganan Nota Kesepahaman (MoU) tentang pelaksanaan kerja sama di bidang pendidikan, penelitian dan pelatihan, pengabdian kepada masyarakat, serta pengembangan sumber daya manusia. Kesepakatan ini diharapkan menjadi landasan bagi penguatan kolaborasi dalam mendukung pengembangan pendidikan keagamaan dan peningkatan kualitas generasi muda di Sulawesi Barat.
Gubernur Sulbar Tekankan Pentingnya Akses Pendidikan
Gubernur Sulawesi Barat, Suhardi Duka, menegaskan bahwa pembangunan sumber daya manusia merupakan salah satu fondasi penting dalam mewujudkan kemajuan daerah. Karena itu, perluasan akses pendidikan harus menjadi perhatian bersama, termasuk bagi mahasiswa dari keluarga kurang mampu yang menempuh pendidikan di lembaga pendidikan keagamaan.
“Pendidikan adalah investasi jangka panjang bagi kemajuan daerah. Pemerintah Provinsi Sulawesi Barat berkomitmen mendorong peningkatan kualitas sumber daya manusia, termasuk melalui dukungan terhadap lembaga pendidikan keagamaan dan pemberian kesempatan kepada mahasiswa kurang mampu untuk melanjutkan pendidikan,” ujar Suhardi Duka.
Ia berharap penandatanganan MoU tersebut tidak berhenti pada seremoni, tetapi dapat ditindaklanjuti melalui program nyata yang memberikan manfaat langsung kepada masyarakat.
Menurutnya, kerja sama antara pemerintah daerah dan lembaga pendidikan memiliki peran strategis dalam memperluas kesempatan belajar, meningkatkan kapasitas generasi muda, serta mempersiapkan sumber daya manusia yang berilmu, berkarakter, dan mampu berkontribusi dalam pembangunan daerah.
Biro Pemkesra Siapkan Tindak Lanjut PKS Beasiswa
- Penulis: Ekspos Sulbar

