DKPPKB Sulbar Catat Capaian Positif Program Kusta dan Frambusia 2025, Perkuat Pencegahan untuk SDM Unggul
- account_circle Ekspos Sulbar
- calendar_month 3 jam yang lalu
- comment 0 komentar

EKSPOSSULBAR.CO.ID, MAMUJU — Dinas Kesehatan, Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (DKPPKB) Provinsi Sulawesi Barat mencatat capaian positif dalam pelaksanaan Program Kusta dan Frambusia Tahun 2025.
Evaluasi kinerja menunjukkan sejumlah indikator utama berhasil melampaui target provinsi sebagai bagian dari komitmen pengendalian penyakit menular tropis demi mewujudkan sumber daya manusia (SDM) yang unggul dan berkarakter.
Program ini sejalan dengan visi pembangunan yang digagas Gubernur Sulawesi Barat, Suhardi Duka, dalam mendorong Sulawesi Barat Maju dan Sejahtera melalui penguatan sektor kesehatan.
Pada Program Kusta (Leprosy), capaian penemuan kasus baru tanpa disabilitas mencapai 98 persen, melampaui target provinsi sebesar 86 persen. Sepanjang 2025, tercatat 199 kasus baru di seluruh kabupaten, dengan kontribusi tertinggi berasal dari Polewali Mandar sebanyak 107 kasus.
Dari total kasus tersebut, 91 persen merupakan tipe Multibasiler (MB) atau tipe basah yang memerlukan penanganan intensif untuk mencegah kerusakan saraf dan kecacatan permanen. Sementara itu, indikator kasus kusta pada anak berada di angka 5 persen, sesuai target provinsi (<5 persen).
Untuk penyelesaian pengobatan (Release From Treatment/RFT) tipe MB, capaian mencapai 81 persen dari target 90 persen. Indikator ini menjadi perhatian untuk terus ditingkatkan melalui penguatan kepatuhan terapi dan pemantauan pasien secara berkelanjutan.
- Penulis: Ekspos Sulbar
