Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Daerah » Bapenda Sulbar Tegas, Delapan Perusahaan Sawit Harus Bayar Pajak Air Permukaan Rp 26,8 Miliar

Bapenda Sulbar Tegas, Delapan Perusahaan Sawit Harus Bayar Pajak Air Permukaan Rp 26,8 Miliar

  • account_circle Ekspos Sulbar
  • calendar_month 25 menit yang lalu

EKSPOSSULBAR.CO.ID, MAMUJU — Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) Sulbar membantah tudingan melakukan pemerasan dalam penetapan Pajak Air Permukaan (PAP) terhadap delapan perusahaan perkebunan kelapa sawit dengan total tagihan mencapai Rp 26,8 miliar.

Bapenda menegaskan, penetapan PAP dilakukan berdasarkan regulasi yang berlaku, termasuk Peraturan Gubernur (Pergub) Sulbar yang kemudian diperbaiki menjadi Pergub Nomor 27 Tahun 2025, serta mengacu pada ketentuan pemerintah pusat.

Kepala Bapenda Sulbar Abdul Wahab Hasan Sulur, mengatakan penetapan tarif PAP tidak dilakukan secara sepihak atau tanpa dasar perhitungan.

“Jadi ini kemarin harga itu sesuai Pergub 2025 itu kan ada hitungannya, kita tidak asal menghitung. Jadi jangan dituduh memeras, itu jelas bukan pemerasan,” kata Wahab di kantornya, Jumat 25 September 2026.

Hal ini juga menjelaskan terkait adanya berita tanpa yang menganggap Pajak Air Permukaaan (PAP) kepada perusahaan perkebunan kelapa sawit itu tidak berdasar aturan.

Wahab menjelaskan, kewajiban PAP bagi sektor perkebunan sawit mulai muncul sejak 2022. Sebelumnya, tagihan PAP belum dikenakan kepada perusahaan sawit, berbeda dengan sektor industri yang penggunaan airnya dinilai lebih mudah diukur.

“Air permukaan tersebut baru muncul tahun 2022, sebelumnya belum ada tagihan ke pihak perusahaan sawit. Kecuali industrinya, industrinya kan jelas pemakaian. Jadi saya tegaskan sejak tahun 2022 hingga kini belum ada perusahaan yang melakukan pembayaran terkait itu,” ujarnya.

Menurut Wahab, setelah dilakukan penghitungan berdasarkan Pergub, sejumlah perusahaan menyampaikan keberatan karena hasil perhitungan pemerintah berbeda dengan perhitungan perusahaan.

Meski demikian, Bapenda bersama perusahaan tetap melakukan komunikasi dan pembahasan. Sejumlah perusahaan juga telah menandatangani komitmen bersama dengan Gubernur Sulbar Suhardi Duka di Jakarta sebagai bagian dari upaya mencari solusi sekaligus mendukung pembangunan daerah.

“Setelah dihitung-hitung berdasarkan Pergub ternyata teman-teman perusahaan ini protes karena menurut hitungan mereka tidak seperti itu, namun kenyataannya mereka tetap melakukan pertemuan MoU dengan Pak Gubernur,” ungkap Wahab.

Bapenda kemudian mengambil pendekatan persuasif dengan meminta perusahaan melakukan penghitungan mandiri terhadap penggunaan air di masing-masing lokasi perkebunan.

Hasil penghitungan tersebut nantinya akan dicocokkan dengan perhitungan pemerintah untuk mencari titik temu, sembari menunggu ketentuan baru dari Kementerian Pekerjaan Umum (PU) mengenai metode perhitungan penggunaan air.

“Terkait dengan PAP ini jadi kita akan mencari solusi. Jadi saya bilang sama mereka lakukan juga penghitungan. Tolong dihitung juga berapa kubik pakai air sesuai dengan komitmen kita karena kita mau bangun Sulbar, silakan dihitung dulu, di belakang kita cocokkan titik temunya sementara menunggu Permen PU yang baru untuk perhitungan-perhitungannya. Nanti kita berhitung, nanti kita buatkan berita acara bersama,” kata Wahab.

Ia menegaskan, penagihan yang dilakukan Bapenda saat ini merupakan tindak lanjut atas komitmen bersama untuk mendukung pembangunan daerah, bukan semata-mata penagihan utang.

“Jadi komitmennya kemarin kita menyurat ke mereka dengan komitmen mereka menghitung dulu lalu bayar karena kita berkomitmen mau membangun Sulbar itu sesuai janjinya sama Pak Gubernur. Karena kita sudah janji Pak Gubernur mau bangun Sulbar maka itu saya tagih, saya tidak menagih utang, jadi di situ jelas ada tanda tangan Pak Gubernur bahwa kita menagih komitmen,” tegasnya.

Pihaknya menyayangkan pihak-pihak tertentu yang melakukan pemberitaan tanpa melakukan konfirmasi kepada Bapenda Sulbar sebagai bentuk pemenuhan asas keberimbangan berita.

  • Penulis: Ekspos Sulbar

Rekomendasi Untuk Anda

  • Perkuat Nilai Kebangsaan, Ajbar Gelar Sosialisasi Empat Pilar Bersama Himpunan Masyarakat Islam

    Perkuat Nilai Kebangsaan, Ajbar Gelar Sosialisasi Empat Pilar Bersama Himpunan Masyarakat Islam

    • calendar_month Rab, 10 Des 2025
    • account_circle Ekspos Sulbar
    • visibility 169
    • 0Komentar

    EKSPOSSULBAR.CO.ID, MAMUJU – Sebagai upaya memperkokoh pondasi bernegara di kalangan intelektual muda, Anggota DPR RI, Ajbar, menggelar kegiatan Sosialisasi Empat Pilar Kebangsaan bersama Himpunan Mahasiswa Islam (HMI) Cabang Mamuju Selasa(09/12/25). Kegiatan ini menjadi ruang dialog strategis untuk menanamkan kembali nilai-nilai Pancasila, UUD 1945, NKRI, dan Bhinneka Tunggal Ika dalam menjawab tantangan zaman yang semakin kompleks. […]

  • Dukung Gerakan Sulbar Mandarras, Pemprov Apresiasi Festival Literasi DPKD Mamasa

    Dukung Gerakan Sulbar Mandarras, Pemprov Apresiasi Festival Literasi DPKD Mamasa

    • calendar_month Sab, 23 Agu 2025
    • account_circle Ekspos Sulbar
    • visibility 301
    • 0Komentar

    EKSPOSSULBAR.CO.ID. MAMASA – Dinas Kearsipan dan Perpustakaan Daerah (DKPD) Kabupaten Mamasa menggelar Festival Literasi, di Aula Kantor DKPD Mamasa, Kamis 21 hingga Jumat 22 Agustus 2025. Acara dibuka oleh Bupati Mamasa, Wellem Sambolangi, dihadiri Kepala Dinas Perpustakaan dan Kearsipan (Perpusip) Pemprov Sulbar Mustari Mula, Unsur Forkopimda Kabupaten Mamasa,Ketua TP PKK Kabupaten Mamasa, Ketua Organisasi Wanita […]

  • Pemprov Sulbar Kaji Penundaan Operasional Sekolah Rakyat Demi Keselamatan dan Kenyamanan Siswa

    Pemprov Sulbar Kaji Penundaan Operasional Sekolah Rakyat Demi Keselamatan dan Kenyamanan Siswa

    • calendar_month Kam, 9 Jul 2026
    • account_circle Ekspos Sulbar
    • visibility 141
    • 0Komentar

    EKSPOSSULBAR.CO.ID, MAMUJU – Sekretaris Daerah (Sekda) Provinsi Sulawesi Barat (Sulbar), Junda Maulana memimpin rapat koordinasi optimalisasi pembangunan Sekolah Rakyat Terintegrasi 21 Mamuju, Kamis, 9 Juli 2026. Rapat tersebut membahas kesiapan pembangunan fisik hingga penyelenggaraan sekolah menjelang dimulainya proses pembelajaran. Junda Maulana mengatakan, berdasarkan arahan Kementerian Sosial, tahapan penyelenggaraan Sekolah Rakyat telah dimulai sejak 1 Juli […]

  • BPBD Sulbar Hadirkan Praktisi Kebencanaan pada Diskusi Panel Evaluasi Akhir Dokumen RPB 2025–2029

    BPBD Sulbar Hadirkan Praktisi Kebencanaan pada Diskusi Panel Evaluasi Akhir Dokumen RPB 2025–2029

    • calendar_month Sab, 25 Okt 2025
    • account_circle Ekspos Sulbar
    • visibility 138
    • 0Komentar

    EKSPOSSULBAR.CO.ID, Mamuju — Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Provinsi Sulawesi Barat menghadirkan praktisi kebencanaan Ardy Anugrah sebagai narasumber dalam diskusi panel evaluasi akhir dokumen Rencana Penanggulangan Bencana (RPB) Provinsi Sulawesi Barat Tahun 2025–2029, pada Jumat 24 Oktober 2025.Kegiatan ini merupakan bagian dari rangkaian sosialisasi dan harmonisasi Peraturan Gubernur (Pergub) tentang RPB 2025–2029, yang dilaksanakan pada […]

  • Sekda Sulbar Apresiasi Inovasi GARATTA TBC untuk Mendukung Pembangunan Kesehatan

    Sekda Sulbar Apresiasi Inovasi GARATTA TBC untuk Mendukung Pembangunan Kesehatan

    • calendar_month Jum, 19 Jun 2026
    • account_circle Ekspos Sulbar
    • visibility 149
    • 0Komentar

        EKSPOSSULBAR.CO.ID, MAJENE – Sekretaris Daerah Provinsi Sulawesi Barat, Junda Maulana, secara resmi melaunching inovasi Gerakan Aktif Masyarakat dan Tenaga Kesehatan Terpadu Atasi TBC (GARATTA TBC) yang dirangkaikan dengan pelantikan Tim GARATTA TBC Desa Bonde, Desa Bonde Utara, dan Desa Palipi Soreang, Kecamatan Pamboang, Kabupaten Majene, Jumat (19/6/2026). Peluncuran program tersebut menjadi bagian dari […]

  • Pemprov Sulbar dan Pemkab Majene Gerak Cepat Tangani KLB Dugaan Keracunan MBG di Majene

    Pemprov Sulbar dan Pemkab Majene Gerak Cepat Tangani KLB Dugaan Keracunan MBG di Majene

    • calendar_month Kam, 15 Jan 2026
    • account_circle Ekspos Sulbar
    • visibility 277
    • 0Komentar

    EKSPOSSULBAR.CO.ID, MAMUJU – Sejalan dengan Visi Sulawesi Barat Maju dan Sejahtera melalui penguatan sumber daya manusia yang unggul dan berkarakter yang digagas oleh Gubernur Suhardi Duka dan Wakil Gubernur Salim S Mengga, Dinas Kesehatan, Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (P2KB) Provinsi Sulawesi Barat, bersama Dinas Kesehatan Kabupaten Majene bergerak cepat menindaklanjuti kejadian luar biasa (KLB) […]

expand_less