BPBD Sulbar Salurkan 7.000 Liter Air Bersih untuk Warga Mamuju, Pemantauan Karhutla Terus Diintensifkan
- account_circle Ekspos Sulbar
- calendar_month 1 jam yang lalu

EKSPOSSULBAR.CO.ID, MAMUJU — Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Provinsi Sulawesi Barat melalui Tim I Posko Siaga Darurat Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) dan Kekeringan terus meningkatkan kesiapsiagaan menghadapi potensi bencana. Selain memantau perkembangan cuaca dan sebaran titik panas (hotspot), petugas juga menyalurkan 7.000 liter air bersih kepada masyarakat di Jalan Husni Tamrin dan BTN Axury.
Kepala Pelaksana BPBD Provinsi Sulawesi Barat, Muhammad Yasir Fattah, Senin 26 Oktober 2026, di ruang kerjanya, menegaskan pentingnya pemantauan secara berkala sebagai bagian dari upaya deteksi dini dan kesiapsiagaan menghadapi ancaman kebakaran hutan dan lahan serta kekeringan.
Sejalan dengan arahan Gubernur Sulawesi Barat, Suhardi Duka, dan Sekretaris Daerah Provinsi Sulawesi Barat, Junda Maulana, BPBD Sulbar terus memperkuat kesiapsiagaan personel, pemantauan informasi kebencanaan, dan pelayanan kepada masyarakat guna mengantisipasi potensi dampak musim kemarau.
Dalam pelaksanaannya, Tim I melakukan pemantauan melalui tautan pelaporan dan situs resmi Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) terkait prakiraan cuaca serta sebaran titik panas di wilayah Sulawesi Barat. Informasi tersebut menjadi bahan pendukung untuk mengidentifikasi potensi ancaman dan menentukan langkah koordinasi lebih lanjut.
Berdasarkan laporan posko, tercatat informasi kejadian kebakaran hutan dan lahan di Desa Limboro, Kecamatan Limboro, Kabupaten Polewali Mandar, pada pukul 09.30 WITA. Laporan tersebut menyebutkan tidak terdapat korban jiwa maupun kerusakan bangunan akibat kejadian tersebut.
- Penulis: Ekspos Sulbar

