Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Nasional » MK Larang Anggota Parpol Jadi Caleg DPD

MK Larang Anggota Parpol Jadi Caleg DPD

  • account_circle Ekspos Sulbar
  • calendar_month Sen, 23 Jul 2018

JAKARTA – Mahkamah Konstitusi (MK) memutuskan perkara tentang anggota partai politik tidak boleh menjadi calon anggota Dewan Perwakilan Daerah (DPD).

Dalam putusannya, MK melarang anggota parpol maju sebagai calon senator. “Untuk selanjutnya, anggota DPD sejak Pemilu 2019 dan pemilu-pemilu setelahnya yang menjadi pengurus partai politik adalah bertentangan dengan UUD 1945,” ujar Hakim Konstitusi I Dewa Gede Palguna di Gedung MK Jakarta, Senin (23/7).

Palguna mengatakan hal tersebut ketika membacakan pertimbangan Mahkamah atas permohonan uji materi Pasal 182 huruf l UU Nomor 7 Tahun 2017 (UU Pemilu) dalam perkara Nomor 30/PUU-XVI/2018 yang diajukan oleh seorang fungsionaris partai yang ingin mencalonkan diri sebagai anggota DPD.

Putusan untuk perkara Nomor 30 ini kembali menegaskan bahwa calon anggota DPD tidak boleh berasal dari partai politik.

Dalam pertimbangan putusan tersebut, Mahkamah juga memberikan jawaban terkait dengan anggota partai politik yang pada saat ini juga menjabat sebagai anggota DPD.

Mahkamah dalam pertimbangannya mengakui bahwa ketentuan Pasal 182 huruf l UU Pemilu tidak tegas melarang anggota partai politik menjabat sebagai anggota DPD, meskipun putusan MK sebelumnya tetap menyebutkan bahwa anggota DPD tidak boleh diisi oleh anggota partai politik.

“Sejalan dengan sifat prospektif putusan Mahkamah, maka putusan ini tidak berlaku terhadap yang bersangkutan (anggota DPD yang merupakan anggota partai politik) kecuali yang bersangkutan mencalonkan diri kembali sebagai anggota DPD setelah putusan ini berlaku sesuai dengan Pasal 47 UU MK,” jelas Palguna.

  • Penulis: Ekspos Sulbar

Rekomendasi Untuk Anda

  • Sekretariat DPRD Sulbar Tertibkan Aset Randis, Dua Mobil dan Empat Motor Berhasil Diamankan

    Sekretariat DPRD Sulbar Tertibkan Aset Randis, Dua Mobil dan Empat Motor Berhasil Diamankan

    • calendar_month Sen, 21 Apr 2025
    • account_circle Ekspos Sulbar
    • visibility 217
    • 0Komentar

    EKSPOSSULBAR.CO.ID, MAMUJU – Dalam upaya menindaklanjuti pengamanan dan penertiban kendaraan dinas (randis) milik perangkat daerah, Pejabat yang menangani aset pada Sekretariat DPRD Provinsi Sulawesi Barat (Sulbar) yakni Kabag Umum dan Keuangan Stephanus BM dan Bendahara Barang Afdaluddin, menghadiri rapat di Ruang Kerja Wakil Gubernur Sulbar, Senin, 21 April 2025. Rapat tersebut membahas perkembangan pengembalian aset […]

  • Jadi Pemateri pada PKP Angkatan V, Kepala BPSDM Sulbar Beri Pencerahan Menjadi ASN Berintegritas dan Berlandaskan Pancasila

    Jadi Pemateri pada PKP Angkatan V, Kepala BPSDM Sulbar Beri Pencerahan Menjadi ASN Berintegritas dan Berlandaskan Pancasila

    • calendar_month Rab, 17 Sep 2025
    • account_circle Ekspos Sulbar
    • visibility 150
    • 0Komentar

    EKSPOSSULBAR.CO.ID, MAMUJU – Kepala Badan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BPSDM) Provinsi Sulawesi Barat, drg. Asran Masdy, hadir sebagai narasumber dalam kegiatan Pelatihan Kepemimpinan Pengawas (PKP) Angkatan V Tahun 2025 lingkup Pemerintah Provinsi Sulawesi Barat, yang diselenggarakan oleh BPSDMD Provinsi Sulbar. Asran Masdy menekankan pentingnya membangun kepemimpinan ASN yang berintegritas dan berlandaskan Pancasila. “ASN harus mampu […]

  • BPBD Sulbar Didorong Lakukan Penguatan Sistem Mitigasi Kebencanaan

    BPBD Sulbar Didorong Lakukan Penguatan Sistem Mitigasi Kebencanaan

    • calendar_month Kam, 10 Agu 2023
    • account_circle Ekspos Sulbar
    • visibility 173
    • 0Komentar

    EKSPOS SULBAR — Provinsi Sulbar merupakan daerah dengan potensi bencana yang tinggi mencatatkan indeks resiko bencana di peringkat satu, sehingga dibutuhkan perencanaan yang baik dalam melakukan mitigasi. Sekretaris Daerah Provinsi Sulbar Muhammad Idris mengatakan, Sulbar merupakan daerah yang rawan terkait kebencanaan Sulbar, berada dilewati ring of fire (jalur cincin api), memiliki sesar-sesar aktif yang cukup […]

  • Perayaan HUT Pasangkayu Ke 16, Stand Pameran Pembangunan Mulai Ramai

    Perayaan HUT Pasangkayu Ke 16, Stand Pameran Pembangunan Mulai Ramai

    • calendar_month Kam, 28 Feb 2019
    • account_circle Ekspos Sulbar
    • visibility 524
    • 0Komentar

    ekspossulbar.com,PASANGKAYU— Stand pameran pembangunan dalam rangka perayaah hari jadi Kabupaten Pasangkayu ke 16 mulai ramai di bangun di halaman kantor Bupati Pasangkayu. Puluhan jejeran stand nampak berbaris rapi dengan variasinya masing-masing. Para pemilik stand yang terdiri dari OPD, swasta, dan lembaga struktural lainnya nampak sibuk membenahi dan menata interior maupun eksterior stand agar terlihat indah […]

  • Sulbar Jadi Salah Satu dari Tiga Provinsi yang Dapat Mess Patriot Transmigrasi, SDK Ini Jadi Perhatian Khusus Saya

    Sulbar Jadi Salah Satu dari Tiga Provinsi yang Dapat Mess Patriot Transmigrasi, SDK Ini Jadi Perhatian Khusus Saya

    • calendar_month Ming, 21 Sep 2025
    • account_circle Ekspos Sulbar
    • visibility 144
    • 0Komentar

    EKSPOSSULBAR.CO.ID, MAMUJU – Gubernur Sulawesi Barat, Suhardi Duka meninjau lokasi persiapan pembangunan Mess Patriot Transmigrasi yang berlokasi di Lingkungan Katapi, Bebangan, Kecamatan Kalukku, Mamuju, Minggu, 21 September 2025. Mess Patriot Transmigrasi nantinya akan difungsikan sebagai pusat aktivitas para peneliti dan mahasiswa untuk memetakan potensi serta pengembangan wawasan transmigrasi di Sulbar. Gubernur Sulbar, Suhardi Duka menegaskan, […]

  • Sekjen DPR RI: Koperasi Harus Tangguh dan Adaptif Hadapi Regulasi dan Digitalisasi

    Sekjen DPR RI: Koperasi Harus Tangguh dan Adaptif Hadapi Regulasi dan Digitalisasi

    • calendar_month Rab, 28 Mei 2025
    • account_circle Ekspos Sulbar
    • visibility 219
    • 0Komentar

    EKSPOSSULBAR.CO.ID, JAKARTA – Koperasi di lingkungan Sekretariat Jenderal (Setjen) DPR RI memasuki fase penting dalam transformasi kelembagaan. Sekretaris Jenderal DPR RI, Indra Iskandar, menegaskan bahwa koperasi harus mampu beradaptasi di tengah tantangan regulasi baru dan percepatan digitalisasi. “Perubahan kebijakan, seperti kenaikan tarif Pajak Pertambahan Nilai (PPN) menjadi 11 persen, berdampak langsung pada pengelolaan koperasi. Maka […]

expand_less