Aksi Unjuk Rasa Dikawal Ketat Polres Mamuju

ekspossulbar.com, MAMUJU – Ratusan massa aksi yang menamakan diri sebagai keluarga besar Pitu Uluna Salu (PUS) mendatangi Kantor dinas pendidikan dan Kebudayaan (Dikbud) Sulawesi Barat, Selasa (7/8).

Kedatangan massa aksi tersebut untuk meminta klarifikasi sekaligus menuntut kepada Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Sulbar agar meminta maaf kepada masyarakat karena tidak konsisten dalam menepati janji untuk menghadirkan Dr. Ramli yang diduga telah melakukan diskriminasi atas perumusan penamaan muatan lokal bahasa yang terdapat dasar – dasar pemikiran yang menghina salah satu bahasa suku tertua di Sulbar.

Aksi ini berlangsung selama 2 jam dengan mendapat pengawalan ketat dari Personil Polres “Metro” Mamuju yang menurunkan sebanyak 100 orang personil dan dipimpin langsung oleh Kabag Ops Polres “Metro” Mamuju Kompol Daud.

BACA JUGA:  Lonjakan Penumpang di Pelabuhan Mamuju Jelang Idul Adha Tembus 448 Orang

Saat ditemui usai pelaksanaan unjuk rasa, Kabag ops Polres “Metro” Mamuju mengungkapkan bahwa pengawalan aksi Unras ini bertujuan untuk memberikan rasa aman kepada para massa aksi agar dapat menyampaikan aspirasinya secara aman dan nyaman.

”Dalam pengamanan kali ini, kami menurunkan Sekitar 100 orang personil agar saudara–saudara kita yang ingin menyampaikan aspirasinya kepada pemerintah dapat berjalan dengan baik dan aman,“ ucap Kompol Daud.

BACA JUGA:  Penataan Pasar Desa sebagai Upaya Mengokohkan Pilar Kebangsaan

Daud menambahkan bahwa sebelum massa aksi tiba dilokasi Unras, Pihaknya telah melakukan koordinasi kepada kepala dinas pendidikan dan kebudayaan agar bersedia menyambut kedatangan massa aksi dan memberikan penjelesan dengan sebaik – baiknya.

“Tadi kami sudah melakukan koordinasi dengan bapak Kepala Dinas agar bersedia menerima kedatangan saudara–saudara kita dari Pitu uluna salu dengan memberikan penjelasan yang sebenar–benarnya atas tuntutan mereka, sehingga saudara–saudara kita bisa merasa puas dan terayomi karena kedatangan mereka mewakili masyarakat luas, khususnya masyarakat Sulbar,“ imbuh Kabag OPS.

BACA JUGA:  Lonjakan Penumpang di Pelabuhan Mamuju Jelang Idul Adha Tembus 448 Orang

Selain melakukan pengamanan, personil Polres “Metro” Mamuju juga melakukan pengaturan arus lalu lintas pada jalan–jalan yang dilalui oleh massa aksi tersebut. (tns/*)