Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Daerah » Pemkab Pasangkayu Musnahkan 4.699 Kepingan KTP-el Invalid

Pemkab Pasangkayu Musnahkan 4.699 Kepingan KTP-el Invalid

  • account_circle Ekspos Sulbar
  • calendar_month Sen, 17 Des 2018
  • comment 0 komentar

Disebutkan total jumlah blangko KTP-el yang diterima Pemkab Pasangkayu pada tahun 2018 sebanyak 27.122 keping. Total blangko yang tersisa saat ini sebanyak 800 keping.(has)

  • Penulis: Ekspos Sulbar

Rekomendasi Untuk Anda

  • Kementan Amran Tekankan Harga Pangan tidak Boleh Melebihi HET: Pengusaha yang Melanggar akan Ditindak Satgas Pangan

    Kementan Amran Tekankan Harga Pangan tidak Boleh Melebihi HET: Pengusaha yang Melanggar akan Ditindak Satgas Pangan

    • calendar_month Kam, 27 Feb 2025
    • account_circle Ekspos Sulbar
    • visibility 202
    • 0Komentar

    “Presiden Prabowo telah memberikan arahan yang jelas. Kita harus menjaga keseimbangan harga agar petani bisa merasakan keuntungan dan konsumen tetap tersenyum. Inilah komitmen pemerintah untuk rakyat,” tandasnya. Pada kesempatan yang sama, Direktur Tindak Pidana Ekonomi Khusus (Dirtipideksus) Bareskrim Polri Helfi Assegaf yang turut tergabung dalam Satgas Pangan menyampaikan pihaknya akan bertindak tegas kepada pihak-pihak yang […]

  • Sekkab Pasangkayu Ikuti Rakernas FORSESDASI Via Virtual

    Sekkab Pasangkayu Ikuti Rakernas FORSESDASI Via Virtual

    • calendar_month Rab, 30 Sep 2020
    • account_circle Ekspos Sulbar
    • visibility 261
    • 0Komentar

    Kata dia, forum Rakernas semakin memperkuat silaturahim antar Sekda se Indonesia yang tergabung didalam FORSESDASI. Saling mendukung untuk menyukseskan jalannya pemerintahan terlebih di masa pandemi.

  • Viral Temuan Ladang Ganja di Bromo, Novita Hardini: Berpotensi Coreng Citra Pariwisata Indonesia

    Viral Temuan Ladang Ganja di Bromo, Novita Hardini: Berpotensi Coreng Citra Pariwisata Indonesia

    • calendar_month Sel, 25 Mar 2025
    • account_circle Ekspos Sulbar
    • visibility 608
    • 0Komentar

    “Pariwisata yang berkelanjutan harus berjalan seiring dengan penegakan hukum dan perlindungan lingkungan. Jangan sampai kejadian seperti ini terulang dan merusak kepercayaan wisatawan terhadap destinasi wisata kita,” pungkasnya. Ia pun memastikan jika dirinya anggota DPR RI melalui Komisi VII berkomitmen untuk terus mengawal isu ini agar tidak hanya sekedar menjadi wacana, tetapi benar-benar ditindaklanjuti dengan kebijakan […]

  • Mediasi Sengketa Tanah di Desa Campaloga Berakhir Damai Berkat Inisiatif Kapolsek Tommo

    Mediasi Sengketa Tanah di Desa Campaloga Berakhir Damai Berkat Inisiatif Kapolsek Tommo

    • calendar_month Rab, 30 Jul 2025
    • account_circle Ekspos Sulbar
    • visibility 255
    • 0Komentar

    “Kami bersyukur mediasi ini berjalan lancar. Ini membuktikan bahwa penyelesaian secara kekeluargaan tetap menjadi solusi terbaik untuk menjaga kerukunan di tengah masyarakat,” ujar IPTU Rustam. Kepala Desa Campaloga, Muh. Nawir, turut mengapresiasi peran Kapolsek dan menegaskan komitmennya untuk menertibkan administrasi pertanahan di wilayahnya.

  • Perkuat Sinergi, KONI Sulbar Terima Kunjungan BPJS Ketenagakerjaan

    Perkuat Sinergi, KONI Sulbar Terima Kunjungan BPJS Ketenagakerjaan

    • calendar_month Kam, 29 Jan 2026
    • account_circle Ekspos Sulbar
    • visibility 186
    • 0Komentar

    Dengan demikian, atlet yang mengikuti kegiatan olahraga pelajar seperti POPNAS berada dalam kewenangan Dispora. Namun, apabila atlet tersebut telah atau sedang masuk dalam pembinaan olahraga prestasi, maka pembinaan selanjutnya menjadi kewenangan KONI. (*)

  • Usai Ucapkan Pernyatan yang Kontroversi, Nafa Urbach Janjikan Gaji dan Tunjangannya buat Para Guru

    Usai Ucapkan Pernyatan yang Kontroversi, Nafa Urbach Janjikan Gaji dan Tunjangannya buat Para Guru

    • calendar_month Kam, 28 Agu 2025
    • account_circle Ekspos Sulbar
    • visibility 469
    • 0Komentar

    Nafa menyatakan, semua proses ini akan berjalan dengan terbuka dan transparan. Ia akan fokus kepada guru-guru di dapilnya terlebih dahulu dan akan melalukan pendataan agar penerimaannya tepat sasaran. “Untuk tahap awal, fokus saya adalah para guru. Tapi tentu ini butuh waktu mendata guru-guru di dapil dengan baik agar penerimaannya tepat sasaran dan transparan,” jelas Nafa.

expand_less