Puluhan Baliho Dirusak, PDIP Pasangkayu Minta Bawaslu Bertindak Cepat

ekspossulbar.com, PASANGKAYU— Puluhan baliho calon legislatif (Caleg) PDIP Pasangkayu yang terpasang di sejumlah titik di Pasangkayu dirusak oleh orang tak dikenal. Seperti yang terpasang di Kecamatan Sarjo, Bambaira, Bambalamotu dan Bulutaba.

Nampak Baliho yang berukuran cukup besar itu seperti disayat sebuah benda tajam, membuat beberapa gambar wajah dalam baliho itu hilang. Ini membuat pengurus DPC PDIP Pasangkayu geram. Kasus inipun telah dilaporkannya ke Bawaslu dan KPU Pasangkayu.

Sekretaris DPC PDIP Pasangkayu Putu Suardana meminta penyelenggara Pemilu segera bertindak cepat menangani kasus ini. Menurutnya ini bukan hal yang main-main, sebab dapat memicu kegaduhan.

BACA JUGA:  Pemprov Sulbar Raih Penghargaan dari ABDI, Dorong SDM dan SDA Menuju Era Digitalisasi

“ Kami sudah melakukan rapat internal dan investigasi terkait berapa jumlah baliho yang dirusak dan sepertinya ada inidkasi kesengajaan. Kami telah membuat laporan ke Bawaslu, KPU, dan ke Polres Pasangkayu. Saya harap segera ditindaklanjuti jika tidak akan terus terjadi kasus seperti ini” terangnya, Senin 17 Desember.

Ditegaskannya, jika pelaporannya tersebut lambat ditindak lanjuti, pihaknya akan melakukan pelaporan lebih lanjut ke Polda Sulbar.

BACA JUGA:  Menangkal Hoaks Jelang Pemilu dan Pilkada 2024, Diskominfo Sulbar Beri Literasi Digital Lewat Senter KIM

“ Kami tidak ingin Pemilu ini berjalan tidak adil, kami ingin berlangsung jujur dan transparan” tandasnya.

Ketua Bawaslu Pasangkayu Ardi Trisandi mengaku telah menerima laporan dari DPC PDIP Pasangkayu terkait pengerusakan baliho itu. Pihaknya kini tengah melakukan investigasi apakah benar baliho itu dirusak oleh oknum tertentu, dan siapa pelaku pengerusakan. Dalam menginvestigasi pihaknya mengaku mengandeng pihak Polres Pasangkayu.

BACA JUGA:  Polresta Mamuju Siapkan 72 Personel Lakukan Pengamanan Tahapan Kampanye

“ Jadi kami melakukan investigasi melihat langsung ke tempat kejadian dimana baliho yang diduga ada pengerusakan. Jika benar dirusak makan oknum itu akan diancam pidana. Tapi saya himbau masyarakat jangan cepat terprovokasi, kami dengan pihak kepolisian akan bekerjasama untuk menyelesaikan persoalan ini” imbuhnya.(has)