Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Headline » Percepat Kesembuhan Pasien Ditunjang Kenyamanan dan Fasilitas Layanan Medis di RS

Percepat Kesembuhan Pasien Ditunjang Kenyamanan dan Fasilitas Layanan Medis di RS

  • account_circle Ekspos Sulbar
  • calendar_month Sen, 11 Okt 2021

TANGERANG, ekspossulbar.co.id – Menteri Kesehatan Budi Gunadi Sadikin meresmikan Rumah Sakit Mandaya Royal Hospital Puri (MRHP) yang terletak di Tangerang, Banten pada Sabtu (9/10/2021).

Usai meresmikan RS Mandaya Royal Puri, Menkes mengapresiasi inovasi yang telah dilakukan untuk menghadirkan fasilitas pelayanan kesehatan berstandar internasional guna memenuhi kebutuhan masyarakat Indonesia, sehingga tidak perlu lagi berobat ke luar negeri.

“Saya ucapkan selamat dan sukses selalu kepada RS Mandaya Royal Puri, mudah-mudahan RS Mandaya Royal Puri benar-benar menjadi RS terbaik dari sisi layanan tinggal di RS tetapi juga layanan medisnya,” kata Menkes.

RS Mandaya Royal Puri merupakan salah satu rumah sakit yang fokus mengedepankan aspek keselamatan, kenyamanan dan kepuasan pasien yang menjalani pengobatan maupun anggota keluarganya. Orientasi pada pelayanan yang baik terhadap pasien dan keluarganya ini diharapkan dapat berkorelasi positif terhadap kecepatan pasien dalam melakukan recovery.

“Kami memastikan seluruh kenyamanan dan fasilitas tersedia untuk pasien agar mereka bisa berfokus pada proses penyembuhan mereka. Kami juga menyiapkan segala fasilitas agar keluarga dapat dengan nyaman menunggu pasien,” kata Presiden Direktur Mandaya Hospital Group, Ben Widaja.

Untuk itu, desain di RS Mandaya Royal Puri dibuat sangat modern dan jauh dari kesan rumah sakit pada umumnya. Inovasi desain juga dilakukan disetiap ruangan perawatan, IGD hingga ICU. Hal ini untuk meningkatkan experience pasien, agar tidak terstigma dalam menjalani pengobatan.

Diungkapkan Teknologi digital canggih dan terbaru juga telah hadir di rumah sakit ini untuk menunjang pelayanan pasien yang cepat, tepat dan akurat. Teknologi ini telah setara dengan rumah sakit di luar negeri. Sehingga dapat menangani rujukan pasien.

“Kami menggunakan 13 software medis dan nano medis untuk meningkatkan keselamatan pasien. Hal ini penting karena kami ingin menstandardisasi tingkat pelayanan medis. Semua peralatan medis kami dari ventilator di ICU, monitor dan seluruh sistem komputer telah terintegrasi secara otomatis,” terangnya.

  • Penulis: Ekspos Sulbar

Rekomendasi Untuk Anda

  • Bincang Pelayanan Publik Hadirkan Ombudsman

    Bincang Pelayanan Publik Hadirkan Ombudsman

    • calendar_month Kam, 16 Agu 2018
    • account_circle Ekspos Sulbar
    • visibility 538
    • 0Komentar

    ekspossulbar.com, MAMUJU – Dalam rangka mendorong peningkatan pelayanan publik pada setiap unit penyelenggara pelayanan publik di area pelabuhan laut mamuju. Stasiun Karantina Pertanian Kelas II Mamuju, menggelar coffe morning yang menghadirkan Ombudsman RI Sulawesi Barat sebagai pembicara. Selasa (14/8/18). Dalam kegiatan ini menghimpun semua pihak terkait seperti ASDP Mamuju, Syahbandar Mamuju, Perhubungan Laut, JM Feri, […]

  • Pemkab Majene Terima Bantuan 15 Alat Cuci Tangan Portable untuk Nelayan

    Pemkab Majene Terima Bantuan 15 Alat Cuci Tangan Portable untuk Nelayan

    • calendar_month Jum, 30 Apr 2021
    • account_circle Ekspos Sulbar
    • visibility 694
    • 0Komentar

    MAJENE – Demi mencegah penyebaran covid-19, PT. Mubadala Petroleum & SKK Migas menyerahkan Bantuan Alat Cuci Tangan Portable kepada Pemkab Majene. Penyerahan 15 Unit alat cuci tangan portable diterima langsung Bupati Majene Lukman, Kamis (29/4/2021). Bantuan tersebut diperuntukan bagi warga nelayan setiap Kecamatan di Majene. Bantuan dari SKK Migas dan Pearloil (Sebuku) LTD, Afiliasi Mubadala […]

  • Bupati Mamuju Akan Evaluasi Kinerja PPPK, Sanksi Tegas Menanti

    Bupati Mamuju Akan Evaluasi Kinerja PPPK, Sanksi Tegas Menanti

    • calendar_month Rab, 16 Apr 2025
    • account_circle Ekspos Sulbar
    • visibility 276
    • 0Komentar

    EKSPOSSULBAR.CO.ID, MAMUJU – Pemkab Mamuju akan segera melakukan evaluasi kinerja Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK). Hal ini ditegaskan Bupati Mamuju Sitti Sutinah Suhardi, saat membuka Forum OPD dalam rangka penyusunan Rencana Kerja Pemerintah Daerah (RKPD) Mamuju tahun 2026 di aula kantor Bupati Mamuju, Rabu (16/4). Sutinah membeberkan, telah menerima banyak laporan dan keluhan tentang […]

  • Pemkab Pasangkayu Serahkan LKPJ Ke DPRD

    Pemkab Pasangkayu Serahkan LKPJ Ke DPRD

    • calendar_month Jum, 3 Apr 2020
    • account_circle Ekspos Sulbar
    • visibility 377
    • 0Komentar

    ekspossulbar.com,PASANGKAYU— Pemkab Pasangkayu menyerahkan Laporan Keterangan Pertanggung Jawaban (LKPJ) 2019 ke DPRD Pasangkayu. Melalui sidang paripurna yang digelar, Jumat 3 Maret. Hadir mewakili Bupati Pasangkayu, Sekkab Firman. Hadir pula para asisten dan sejumlah kepala OPD. Dalam kesempatan itu, Firman menyampaikan bahwa realisasi pendapatan daerah tahun 2019 sebesar 98,99 persen atau sebesar Rp. 880,08 milyar. Dari […]

  • Suhardi Duka Ajak Alumni Hipermaju Bersatu Majukan Daerah Meski Berbeda Pilihan

    Suhardi Duka Ajak Alumni Hipermaju Bersatu Majukan Daerah Meski Berbeda Pilihan

    • calendar_month Sel, 17 Mar 2026
    • account_circle Ekspos Sulbar
    • visibility 260
    • 0Komentar

    EKSPOSSULBAR.CO.ID, MAMUJU — Gubernur Sulawesi Barat (Sulbar), Suhardi Duka, mengenang perjalanan masa mudanya saat menempuh pendidikan di Makassar dalam acara buka puasa dan salat tarawih bersama alumni Hipermaju Sulbar, Senin, 16 Maret 2026. Dalam sambutannya, Gubernur Suhardi Duka yang merupakan salah satu alumni Hipermaju menegaskan bahwa Hipermaju memiliki peran besar dalam perjalanan banyak tokoh di […]

  • Terali Pengaman Rusak, Anjungan di Pantai Vovasanggayu Bahayakan Pengunjung

    Terali Pengaman Rusak, Anjungan di Pantai Vovasanggayu Bahayakan Pengunjung

    • calendar_month Sen, 8 Agu 2022
    • account_circle Ekspos Sulbar
    • visibility 568
    • 0Komentar

    Pasangkayu,EKSPOSSULBAR.CO.ID– Spot anjungan di taman Pantai Vovasanggayu, kota Pasangkayu, bahayakan pengunjung. Sebabnya, terali pengaman di spot berbentuk jembatan setengah lingkaran yang menjorok kelaut itu sebagian telah hilang. Jika tidak berhati-hati, maka pengunjung beresiko tinggi terpelesat dan jatuh ke laut. Meski memang air dibawahnya tidak terlalu dalam, namun dapat membuat cidera, karena ketinggian anjungan mencapai empat […]

expand_less