Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Ragam » Gubernur Ridwan Kamil Temui Warga Sunda di NTB

Gubernur Ridwan Kamil Temui Warga Sunda di NTB

  • account_circle Ekspos Sulbar
  • calendar_month Ming, 20 Mar 2022
  • comment 0 komentar

NUSA TENGGARA BARAT — Selepas menonton balapan MotoGP di Mandalika, Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil menemui warga Sunda yang tinggal di Lombok, Nusa Tenggara Barat.

 

Gubernur berbagi kebahagiaan dan kebanggaan bahwa produk UMKM Jawa Barat terjual habis di arena Mandalika Experience Expo.

 

Perlu diketahui, produk UMKM diproduksi oleh santri yang mengikuti program One Pesantren One Produk (OPOP). Di hadapan warga Sunda, Ridwan Kamil membeberkan selama kepemimpinanya kemajuan Provinsi Jawa Barat terasa kebermanfaatannya termasuk dalam kondusivitas.

 

“Hari ini, saya membawa berita baik UMKM Jabar laku dan kuliner pun laku. Setengahnya dihasilkan oleh santri melalui produk One Pesantren One Product  (OPOP). Jabar juga selama tiga tahun banyak kemajuan bahkan indeks kondusivitasnya naik dari 83 persen ke 88 persen,” kata Ridwan Kamil di Grand Royal BIL Hotel, Lombok Tengah, Nusa Tenggara Barat, Minggu (20/3/2022) malam.

 

Gubernur bercerita tentang kemajuan berbagai infrastruktur dan kondisi sumber daya manusia di Jabar. Ridwan Kamil dinobatkan sebagai Bapak Badan Permusyawaratan Desa (BPD) Indonesia, dikarenakan jumlah desa di Jawa Barat semakin banyak yang maju mandiri.

 

“Saya diangkat sebagai Bapak Desa khususnya oleh Badan Permusyawaratan Desa. Kenapa saya diangkat? Karena Jawa Barat banyak desanya yang maju,” ujar Kang Emil sapaan akrabnya.

 

Kang Emil menitipkan pesan kepada warga Sunda yang tinggal di NTB. Hidup itu harus silih asih silih asah silih asuh dan silih wawangi. Karena sejatinya, warga Sunda itu tidak pernah menimbulkan kegaduhan di mana pun berada.

 

“Pesan saya kepada bapak dan ibu, saya mendengar orang Sunda khususnya dari Jawa Barat tidak pernah mendengar satu pun coretan merah. Harus silih asih silih asuh silih asah_dan _silih wawangi. Silih wawangi itu artinya, bicaralah yang baik atau diam,” katanya.

 

Selain itu, warga Sunda harus bisa menjaga nama baik Jawa Barat. Demi mewujudkan hal itu, Kang Emil meminta warganya untuk someah hade ka semah.

 

“Titipan saya itu sing someah hade ka semah saling kompromi, hade goreng ku basa. Karena warga Sunda di Lombok sedang jadi musafir dalam jangka waktu yang panjang,” pungkasnya.

  • Penulis: Ekspos Sulbar

Rekomendasi Untuk Anda

  • Jaksa Agung ST Burhanuddin Meminta SMSI Kawal Kinerja Jaksa

    Jaksa Agung ST Burhanuddin Meminta SMSI Kawal Kinerja Jaksa

    • calendar_month Rab, 6 Jul 2022
    • account_circle Ekspos Sulbar
    • visibility 177
    • 0Komentar

    Jakarta, EKSPOSSULBAR.CO.ID – Jaksa Agung ST Burhanuddin meminta media-media anggota Serikat Media Siber Indonesia (SMSI) turut membantu Kejaksaan Agung untuk mengawal kinerja Jaksa. “Yang melaksanakan tugas pengawasan di sini adalah Asisten Pengawasan, dan itu SDM nya terbatas, oleh karenanya kami meminta media-media (anggota SMSI-red) turut mengawasi kinerja Jaksa,” kata Jaksa Agung ST Burhanuddin ketika menerima […]

  • Bupati Pasangkayu Serahkan Kunci Rumdis Secara Simbolis ke Kapolres

    Bupati Pasangkayu Serahkan Kunci Rumdis Secara Simbolis ke Kapolres

    • calendar_month Jum, 2 Jul 2021
    • account_circle Ekspos Sulbar
    • visibility 207
    • 0Komentar

    PASANGKAYU– Bupati Pasangkayu Yaumil Ambo Djiwa menyerahkan kunci rumah dinas (rumdis) secara simbolis kepada Kapolres AKBP Leo H Siagian, disela-sela acara syukuran hari Bhayangkara ke 75, Kamis 1 Juli. Rumdis diberikan Pemkab sebagai wujud sinergitas dengan Polres Pasangkayu yang selama ini telah menjaga keamanan dan ketentraman di tengah masyarakat. ” Selamat Hari Bhayangkara Ke 75 […]

  • Wagub Sulbar Tegas! Minta Kepala OPD Sanksi ASN tak Disiplin dan Tak Ikutkan Tender Perusahaan yang Punya Sangkutan

    Wagub Sulbar Tegas! Minta Kepala OPD Sanksi ASN tak Disiplin dan Tak Ikutkan Tender Perusahaan yang Punya Sangkutan

    • calendar_month Rab, 23 Apr 2025
    • account_circle Ekspos Sulbar
    • visibility 191
    • 0Komentar

    EKSPOSSULBAR.CO.ID, MAMUJU – Wakil Gubernur Sulawesi Barat Salim S Mengga, menekankan agar masing-masing OPD membuat surat pengawasan dalam setiap mengerjakan setiap proyek. Itu disampaikan saat pimpin rapat bersama kepala OPD linkup Pemprov Sulbar di Lt. 2 Kantor Gubernur Sulawesi Barat, Rabu 23 April 2025.

  • Ridwan Kamil: PPDB di Jawa Barat Semakin Adil dan Andal

    Ridwan Kamil: PPDB di Jawa Barat Semakin Adil dan Andal

    • calendar_month Sel, 17 Mei 2022
    • account_circle Ekspos Sulbar
    • visibility 214
    • 0Komentar

    KOTA BANDUNG — Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) Tahun 2022 untuk jenjang pendidikan SMA dan SMK di Jawa Barat hari ini resmi dimulai. Pembukaan kegiatan PPDB ditandai dengan penyerahan akun kepada sekolah secara simbolis oleh Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil di SMK Negeri 2 Kota Bandung, Selasa (17/5/2022). Gubernur memastikan, tahun 2022 merupakan PPDB paling […]

  • Pemkab Apresiasi Pencanangan Zona Integritas di PN Pasangkayu

    Pemkab Apresiasi Pencanangan Zona Integritas di PN Pasangkayu

    • calendar_month Sel, 5 Mar 2019
    • account_circle Ekspos Sulbar
    • visibility 739
    • 0Komentar

    ekspossulbar.com,PASANGKAYU— Pengadilan Negeri (PN) Pasangkayu mencanangkan pembangunan zona integritas, dalam rangka menuju wilayah bebas dari korupsi ( WBK) dan wilayah birokrasi bersih melayani (WBBM). Pencanangan berlangsung di ruang sidang PN Pasangkayu, Selasa 5 Maret. Turut hadir dalam kesempatan itu, Asisten II Pemkab Pasangkayu Musbar Lasibe, Kepala Kejari Pasangkayu Imanuel Rudy Pailang, Kapores Pasangkayu AKBP Made […]

  • Pasangkayu Masih Butuh Ratusan Tenaga Guru

    Pasangkayu Masih Butuh Ratusan Tenaga Guru

    • calendar_month Sen, 1 Agu 2022
    • account_circle Ekspos Sulbar
    • visibility 183
    • 0Komentar

    Pasangkayu,EKSPOSULBAR.CO.ID– Peningkatan kualitas pendidikan menjadi salah satu fokus pembangunan di Pasangkayu. Pemkab terus melakukan pembenahan infratruktur pendukung, hingga penambahan tenaga guru dan tenaga pendidikan. Kendati begitu, dengan cakupan wilayah yang cukup luas disertai jumlah peserta didik yang cukup banyak, menyebabkan sampai saat ini Pasangkayu masih kekurangan ratusan tenaga guru dan tenaga pendidikan. Kepala Dinas Pendidikan […]

expand_less