Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Ragam » Beralih ke Siaran Digital, Jabar Dapat Jatah 1 Juta STB Gratis untuk Warga Miskin Gubernur: Jabar Siap Tambal Jika Ada Kekurangan

Beralih ke Siaran Digital, Jabar Dapat Jatah 1 Juta STB Gratis untuk Warga Miskin Gubernur: Jabar Siap Tambal Jika Ada Kekurangan

  • account_circle Ekspos Sulbar
  • calendar_month Jum, 1 Apr 2022
  • comment 0 komentar

KOTA BANDUNG – Jawa Barat mendapat jatah 1 juta lebih unit Set Top Box dari Pemerintah Pusat untuk masyarakat miskin berdasarkan Data Terpadu Kesejahteraan Sosial dalam migrasi siaran televisi analog ke digital atau Analog Swicth Off.

Dalam Analog Swicth Off (ASO) Pemerintah Pusat akan memberikan secara gratis 6,7 juta unit Set Top Box (STB) kepada warga miskin kategori DTKS yang masih memiliki televisi analog.

Hal itu diungkapkan Menteri Komunikasi dan Informatika RI Jhoni G. Plate dalam puncak peringatan ke-89 Hari Penyiaran Nasional (Harsiarnas) di The House Convention Hall, Pasirkaliki Hypersquare, Kota Bandung, Jumat (1/4/2022).

ASO akan dimulai akhir April 2022 dan selesai paling lambat 2 November 2022 sesuai amanat UU No 11 tahun 2020 tentang Cipta Kerja. “Pemberian STB gratis akan terbagi menjadi tiga tahap,” ujar Jhoni G. Plate.

Pernyataan Menteri diamini Ketua Komisi Penyiaran Indonesia Daerah (KPID) Jawa Barat Adiyana Slamet. Menurutnya, data pasti dari masyarakat miskin yang berhak mendapat Set Top Box (STB) akan dikeluarkan oleh Pemda Provinsi Jawa Barat.

“(Namun) Data awal yang kami terima sebanyak 1.000.164 unit STB untuk masyarakat miskin,” sebut Adiyana.

ASO tahap pertama 30 April 2022 akan dimulai di 12 daerah kawasan timur Jabar yakni Garut, Kabupaten Cirebon, Kota Cirebon, Ciamis, Pangandaran, Kota Banjar, Kabupaten Tasikmalaya, Kota Tasikmalaya, Cianjur, Majalengka, dan Sumedang.

Tahap kedua mulai 25 Agustus 2022 di wilayah Bandung Raya (Kota/Kab Bandung, Kota Cimahi, Kab Bandung Barat) serta kawasan Bodebek (Bogor, Depok, Bekasi), lalu terakhir 2 November untuk wilayah Barat atau Purwasuka (Purwakarta, Sukabumi, Subang, Karawang).

Adiyana menjelaskan, STB gratis itu akan dibagikan Kemenkominfo melalui PT Pos Indonesia dan pihak ketiga bekerja bekerja sama dengan pemerintah desa/kelurahan.

Menurutnya, bantuan pengadaan STB untuk masyarakat miskin itu merupakan komitmen pemerintah dalam melayani kebutuhan hiburan dan informasi bagi masyarakat tidak mampu di era digital.

“Kalau tidak dibantu, masyarakat miskin nanti tidak akan bisa nonton televisi karena sistem siaran analog sudah dimatikan dan beralih ke digital” ujar Adiyana.

Adapun manfaat yang akan dirasakan masyarakat dengan siaran digital adalah gambar dan suara di televisi akan lebih jelas dan jernih. Namun bagi pesawat televisi yang masih analog, harus dibantu alat yang bernama STB tersebut.

Peringatan ke-89 Harsiarnas sendiri berpusat di Kota Bandung dari 26 Maret – 1 April 2022. Rangkaian acara terdiri dari vaksin booster oleh KPID, berbagai seminar tentang penyiaran, sosialisasi dan edukasi ASO. Acara puncak dihadiri juga Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil dan Ketua KPI Pusat Agung Supriyo Sejumlah artis ternama seperti penyanyi Rossa dan Rizky Febian, serta komedian Jarwo Kwat dan Abdel juga ikut berpartisipasi.

Sore harinya di Gedung Pakuan Bandung saat Forum Pemred, Gubernur berujar Jabar akan mengawal pembagian STB gratis di 12 daerah pada tahap pertama. Menurutnya, pembagian STB gratis memang sepenuhnya domain Pemerintah Pusat. Namun Pemda Prov Jabar berperan memperbarui data DTKS dari kabupaten/kota untuk kemudian disetorkan ke Kominfo.

Meskipun tanggung jawab Pusat, Pemda Prov Jabar tetap mengantisipasi jikalau terjadi “bolong – bolong” dalam pembagian STB gratis. “Saya sedang pikirkan untuk menyediakan stok STB gratis bagi warga miskin mengantisipasi ada yang tidak tercover oleh program Pusat,” kata Ridwan Kamil.

  • Penulis: Ekspos Sulbar

Rekomendasi Untuk Anda

  • Musawir Kukuh Sebut Pemkab Inkosisten, Pemkab: Dimana Letak Inkositensinya?

    Musawir Kukuh Sebut Pemkab Inkosisten, Pemkab: Dimana Letak Inkositensinya?

    • calendar_month Jum, 15 Mei 2020
    • account_circle Ekspos Sulbar
    • visibility 281
    • 0Komentar

    PASANGKAYU– Rencana Pemkab untuk melanjutkan perjanjian kerjasama (PKS) dengan BPJS kesehatan rupanya kembali menjadi polemik. Anggota DPRD Pasangkayu Musawir Az Isham kukuh menuding Pemkab inkosisten.Sebab, menurut dia seharusnya Pemkab telah memikirkan langkah yang perlu diambil tanpa memutus kerjasama dengan BPJS, yang kemudian akhirnya menjadi polemik. ” Saya tanya dulu, kerjasama dengan BPJS yang berakhir bulan […]

  • Gubernur Suhardi Duka Fasilitasi Mediasi Damai Konflik Warga Kuridi dan Kasambang

    Gubernur Suhardi Duka Fasilitasi Mediasi Damai Konflik Warga Kuridi dan Kasambang

    • calendar_month Kam, 4 Sep 2025
    • account_circle Ekspos Sulbar
    • visibility 224
    • 0Komentar

    EKSPOSSULBAR.CO.ID, MAMUJU – Gubernur Sulbar, Suhardi Duka kembali turun tangan memfasilitasi mediasi terkait polemik yang terjadi antara masyarakat Kuridi dan Kasambang, Kecamatan Tapalang, Kabupaten Mamuju. Pertemuan berlangsung di ruang kerja Gubernur Sulbar, Kamis 4 September 2025. Mediasi ini dihadiri oleh Camat Tapalang, Lurah Galu dan, Lurah Kasambang, serta para tokoh masyarakat dari kedua belah pihak. […]

  • BPBD Sulbar Terima Laporan Peringatan Dini Cuaca dan Iklim Periode Dasarian III Oktober 2025 dari BMKG Wilayah IV Makassar

    BPBD Sulbar Terima Laporan Peringatan Dini Cuaca dan Iklim Periode Dasarian III Oktober 2025 dari BMKG Wilayah IV Makassar

    • calendar_month Sel, 21 Okt 2025
    • account_circle Dhamar
    • visibility 180
    • 0Komentar

    EKSPOSSULBAR.CO.ID, Mamuju — Badan Bencana Daerah (BPBD) Sulbar menerima laporan resmi dari BMKG Wilayah IV Makassar tentang Peringatan Dini Cuaca dan Iklim periode Dasarian III Oktober 2025 di Sulbar. Laporan tersebut berisi tinjauan kondisi iklim global, regional, serta prospek cuaca di wilayah Sulbar yang dapat menjadi dasar langkah antisipatif terhadap potensi bencana hidrometeorologi, seperti banjir, […]

  • BKPSDM Sulbar Luncurkan Sharing Session ASN Berdaya, Perkuat Kompetensi ASN Hadapi Era Pemerintahan Digital

    BKPSDM Sulbar Luncurkan Sharing Session ASN Berdaya, Perkuat Kompetensi ASN Hadapi Era Pemerintahan Digital

    • calendar_month Kam, 25 Jun 2026
    • account_circle Ekspos Sulbar
    • visibility 60
    • 0Komentar

    EKSPOSSULBAR.CO.ID, MAMUJU – BKPSDM Provinsi Sulawesi Barat resmi meluncurkan program Sharing Session ASN Berdaya sebagai wadah pengembangan kompetensi Aparatur Sipil Negara (ASN) yang akan dilaksanakan secara rutin. Kegiatan perdana mengusung tema “Membangun ASN Sulbar yang Adaptif di Era Kerja Fleksibel dan Pemerintahan Digital” dan dilaksanakan secara virtual melalui Zoom Meeting pada Kamis, 25 Juni 2026. […]

  • Pemkesra Sulbar Melaksanakan Pemberkasan bagi Penerima Program Beasiswa

    Pemkesra Sulbar Melaksanakan Pemberkasan bagi Penerima Program Beasiswa

    • calendar_month Kam, 30 Apr 2026
    • account_circle Ekspos Sulbar
    • visibility 107
    • 0Komentar

    EKSPOSSULBAR.CO.ID, MAMUJU — Biro Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat (Pemkesra) Sekretariat Daerah Provinsi Sulawesi Barat melaksanakan kegiatan pemberkasan bagi penerima beasiswa lanjutan sekaligus bimbingan langsung bagi calon penerima beasiswa tahun 2026, Rabu (29/4/2026). Hal ini menjadi program prioritas Gubernur Sulawesi Barat Suhardi Duka dan Wakil Gubernur. Kegiatan yang berlangsung di ruang kerja Biro Pemkesra ini diikuti […]

  • Zero Covid-19, Bupati Pasangkayu Minta Masyarakat Tetap Waspada

    Zero Covid-19, Bupati Pasangkayu Minta Masyarakat Tetap Waspada

    • calendar_month Sel, 2 Jun 2020
    • account_circle Ekspos Sulbar
    • visibility 288
    • 0Komentar

    ekspossulbar.com,PASANGKAYU– Beberapa kasus positif Covid-19 di Pasangkayu diketahui telah dinyatakan negatif. Saat ini Pasangkayu zero (nol) kasus Covid-19. Kendati begitu, Bupati Pasangkayu Agus Ambo Djiwa menghimbau masyarakat tetap waspada. Tetap menerapkan jaga jarak, rajin mencuci tangan, memakai masker, serta menerapkan pola hidup sehat. ” Alhamdulillah didaerah kita sudah tidak ada kasus positif, tapi bukan berarti […]

expand_less