Sekkab Firman Buka Sosialisasi Peningkatan PAD

Pasangkayu,EKSPOSSULBAR.CO.ID– Sekkab Pasangkayu Firman membuka kegiatan sosialisasi tentang peningkatan Pendapatan Asli Daerah (PAD), yang digelar oleh Badan Pendapatan Daerah (Bapenda), Kamis 19 Mei.

Hadir pula dalam acara yang berlangsung disalah satu aula hotel di Pasangkayu itu, perwakilan Kejari, dan Polres Pasangkayu.

Sekkab Firman mengapresiasi kegiatan itu, diharapkan ketaatan dan kepatuhan membayar pajak dari wajib pajak semakin meningkat. Sebab, kata dia, subangsi PAD dalam struktur APBD Pasangkayu saat ini masih sangat minim antara dua hingga empat persen saja. Pembangunan daerah masih sangat bergantung dari pendanaan pusat.

BACA JUGA:  Empat Pilar Kebangsaan, Membangun Generasi Emas Indonesia

” Ada tiga unsur dalam sebuah tatanan daerah, yakni pemerintah, pengusaha dan masyarakat. Olehnya harus saling mendukung dalam pembangunan daerah” harapnya.

Kata dia, pembangunan daerah tidak bisa hanya mengandalkan pemerintah saja, tapi mesti ada kontribusi maksimal dari pihak swasta. Terlebih saat ini sumber APBD dari dana perimbangan pusat semakin menurun.

BACA JUGA:  Penataan Pasar Desa sebagai Upaya Mengokohkan Pilar Kebangsaan

” Kita prediksi tahun mendatang dana APBD kita akan semakin menurun, karena dana pusat banyak dialihkan ke Ibu Kota Negara (IKN) baru. Tidak ada jalan lain kita harus meningkatkan PAD, sebab jika tidak pembangunan akan stagnan. Disinilah kita menginginkan kesadaran para pihak swasta untuk membantu dalam pembangunan” imbuhnya.

Sementara, Kepala Bapenda Pasangkayu Arhamuddin menyampaikan kegiatan sosialisasi itu untuk memberikan gambaran tentang pentingnya membayar pajak dan retribusi. Serta untuk meningkatkan kepatuhan membayar pajak dan retribusi.

BACA JUGA:  Penataan Pasar Desa sebagai Upaya Mengokohkan Pilar Kebangsaan

” Tujuan membayar pajak untuk pembangunan daerah. Sehingga sangat penting adanya kesadaran membayar pajak dan retribusi” ujarnya.(*/)