71 CJH Pasangkayu Diberangkatkan, Ini Pesan Bupati

Pasangkayu,EKSPOSSULBAR.CO.ID– Sebanyak 71 calon jemaah haji (CJH) Pasangkayu telah diberangkatkan menuju tanah suci Mekkah. Dilepas secara resmi oleh Bupati Yaumil Ambo Djiwa, di Mesjid Madaniah Pasangkayu, Kamis 30 Juni.

Ke 71 CJH diangkut menggunakan empat bus milik Pemkab Pasangkayu menuju bandar udara Mutiara Sis Al-Jufri Palu, Sulteng, yang kemudian diterbangkan ke embarkasi Makassar. Disana CJH Pasangkayu tergabung dalam kloter 18, bersama dengan rombongan CJH asal Mamuju, Mateng, dan Sinjai.

Bupati Pasangkayu Yaumil Ambo Djiwa mengungkapkan akomodasi keberangkatan CJH dari Pasangkayu hingga tiket pesawat ke embarkasi Makassar ditanggung oleh Pemkab. Begitupun saat mereka telah kembali menunaikan ibadah haji nanti.

BACA JUGA:  Perdagangan Manusia Harus Jadi Fokus Penanganan Pemerintah Baru

” Ini merupakan bentuk komitmen Pemkab Pasangkayu dalam mewujudkan program peningkatan mental spritual masyarakat. Selain tentu untuk memberi kemudahan kepada para CJH. Dari pada mereka melalui darat dari Pasangkayu menuju Makassar, tentu akan sangat melelahkan” ungkap Bupati.

Bapati Yaumil berpesan agar para CJH tetap kompak, saling membantu, kemudian selalu menjaga kesehatan, serta menjaga nama baik Pasangkayu dan Indonesia pada umumnya.

BACA JUGA:  SMSI dan Kedubes Iran Sepakat Jalin Kerja Sama

” Jadilah tamu Allah yang selalu menjaga sikap ramah dan santun. Kita berdoa, semoga semua nantinya kembali dalam keadaan sehat dan menjadi haji yang mabrur” pesan bupati.

Kepala Seksi (Kasi) Haji dan Umrah Kemenag Pasangkayu Darwis, menyampaikan, CJH Pasangkayu bakal berangkat dari bandara Palu pada Kamis 30 Juni pukul 17.30 wita. Kemudian diberangkatkan dari embarkasi Makassar ke Jeddah Arab Saudi, pada Jumat 1 Juli sekira pukul 10.00 wita.

BACA JUGA:  Perdagangan Manusia Harus Jadi Fokus Penanganan Pemerintah Baru

” Rician 71 CJH Pasangkayu, yakni perempuan sebanyak 50 orang dan laki-laki 21 orang. CJH tertua atas nama Darna yakni 64 tahun, berasal dari Kecamatan Pedongga, dan termuda atas nama Irmayanti umur 22 tahun, asal kecamatan Baras” urainya.(*/)