Kades Diminta Seriusi Penanganan Stunting
- account_circle Ekspos Sulbar
- calendar_month Kam, 7 Jul 2022
- comment 0 komentar

” Pola pikir masyakarakat kita juga perlu diperbaiki. Semisal nelayan, dia menghasilkan ikan, tapi kemudian dijual untuk dibelikan mie instant. Padahal gizi ikan itu sangat tinggi” seru Wabup.
Lebih jauh Wabup menyebut, semangat menangani stanting mesti sama dengan semangat menangani wabah covid-19, demi mewujudkan generasi Pasangkayu yang sehat.
Apa lagi, mengingat letak strategis Pasangkayu sebagai penopang Ibu Kota Negara (IKN). Pasangkayu wajib memiliki sumber daya manusia (SDM) yang andal. Siap bersaing dalam kondisi apapun. Sehingga tidak hanya menjadi penonton didaerah sendiri.
Kepala Dinas Kesehatan (Dinkes) Pasangkayu, Samhari, selaku pelaksana kegiatan rembuk stunting menyebut, pelaksanaan rembuk diharap menghasilkan komitmen bersama untuk menurunkan angka stunting, serta menghasilkan rencana kegiatan intervensi gizi terintegrasi penurunan stanting untuk dilaksanakan tahun ini dan dimasukan dalam rencana kerja OPD tahun 2023.
” Hasil kegiatan rembuk stunting ini akan menjadi dasar pada gerakan penurunan stunting, melalui integrasi program yang dilakukan antara OPD penganggung jawab layanan dan partisipasi masyarakat” jelas Samhari.(*/)
- Penulis: Ekspos Sulbar
