Dinas Ketapang Gelar Operasi Pasar, Harga Bawang dan Ayam Ogah Turun

Pasangkayu,EKSPOSSULBAR.CO.ID– Tim Dinas Ketahanan Pangan (Ketapang) Pasangkayu menggelar operasi pasar, Rabu 20 Juli. Dalam rangka memantau harga pangan dipasaran. Sejumlah pusat perbelanjaan tradisional dan modern menjadi sasaran operasi.

Kepala Seksi Harga Pangan Dinas Ketapang Pasangkayu Hana Marlina Lembang mengungkapkan, berdasarkan pantauan dilapangan rata-rata harga bahan pokok telah kembali normal, setelah sebelumnya yakni saat Ramadan dan menjelang Idul Adha sempat melambung tinggi.

Namun begitu, masih ada dua harga komiditi pangan yang harganya melambung tinggi. Yakni bawang merah dan daging ayam broiler. Saat ini harga bawang merah masih dikisaran Rp. 70.000 perkilo, padahal harga normalnya sekira Rp. 30.000 perkilo. Sedangkan daging ayam broiler dikisaran Rp. 34.000 perkilo, sementara harga normalnya sekira Rp. 29.000 perkilo.

BACA JUGA:  Askary Nakhodai Perbakin Mamuju Tengah Periode 2023-2027

” Sebab belum turunya harga bawang merah ini belum kami tahu pasti. Tapi memang komiditi itu rata-rata didatangkan pedagang dari luar Pasangkayu. Sementara harga ayam pedaging, pedagang beralasan karena pakannya lagi mahal” jelas Hana.

Sambung dia, untuk memastikan betul penyebab masih tingginya kedua bahan pangan itu, memang membutuhkan sinergitas dan pelibatan pihak-pihak terkait. Ini untuk mengantisipasi adanya dugaan permainan harga.

BACA JUGA:  Arsal Aras: Jalin Komunikasi dengan Pemda dan Koni

” Kalau cabe keriting, cabe rawit, minyak goreng dan beras rata-rata sudah kembali ke harga yang normal. Walaupun memang belum terlalu stabil. Seperti cabe keriting sekarang harganya kisaran Rp.50.000 perkilo, sebelumnya Rp.70.000 perkilo. Tapi normalnyakan sekira Rp. 30.000 perkilo, begitu pula dengan cabe rawit” jelasnya.(*/)