Daerah  

FKPT Sulbar Sasar Generasi Milenial dalam Mencegah Radikalisme dan Terorisme

Sosialisasi pencegahan radikalisme dan terorisme oleh BNPT dan FKPT Sulbar.

MAMUJU, EKSPOSSULBAR.CO.ID – Badan Nasional Penanggulangan Terorisme (BNPT) melalui Forum Koordinasi Pencegahan Terorisme (FKPT) Sulbar, kembali menggelar sosialisasi di Aula Hotel Berkah, Mamuju, Kamis 4 Agustus 2022.

Kali ini, pihaknya melibatkan 100 peserta dari generasi milenial guna mengantisipasi pencegahan faham radikalisme dan terorisme di kalangan pemuda.

100 peserta tersebut melibatkan pelajar SMA-SMK, mahasiswa, kelompok pemuda, ormas dan organda.

Kepala BNPT yang diwakili oleh Koordinator Divisi Monitoring dan Analisa sekaligus Wakil Redaktur Pusat Media Damai (PMD) BNPT Novrika menyampaikan, keterlibatan pemuda sangatlah penting karena merupakan generasi penerus bangsa.

BACA JUGA:  Arsal Aras: Jalin Komunikasi dengan Pemda dan Koni

Selain itu, radikalisme dan terorisme mudah mempengaruhi generasi milenial karena penyebarannya sangat mudah dan marak di media sosial.

“Media sosial saat ini merupakan ranah bagi mereka (teroris, red) untuk proses rekruitmen, ajakan, hasutan bahkan dapat melalui game online untuk komunikasi mempersiapkan aksi terorisme,” terang Novrika.

Sementara itu, Ketua FKPT Sulbar yang diwakili oleh Kabid Agama, Sosial dan Budaya FKPT Sulbar M. Sahlan menyampaikan, tujuan kegiatan tersebut, yakni memberikan bekal kepada pemuda atau pelajar untuk melawan gerakan radikalisme.

BACA JUGA:  Askary Nakhodai Perbakin Mamuju Tengah Periode 2023-2027

Selain itu, kegiatan ini juga diharapkan dapat memberikan dasar atau pondasi yang kuat bagi pengembangan karakter pemuda dari radikalisme dan terorisme.

“Perlawanan terhadap penyebaran faham radikalisme harus terus dilakukan, seperti yang dilakukan hari ini,” ujarnya.

Diharapkan generasi penerus bangsa dapat membentengi diri dari faham-faham tersebut, karena daerah ini dianggap rawan terhadap kelompok terorisme.

BACA JUGA:  BNPT - FKPT Sulbar Gelar Smart Bangsaku Bersatu Indonesiaku

Kegiatan ini menghadirkan tiga pemateri, dua diantaranya dihadirkan langsung dari BNPT. (asm)