Belum Cukup Alat Bukti, Pelaku Pembunuhan Pasutri di Aralle Belum Ditangkap
- account_circle Ekspos Sulbar
- calendar_month Sel, 6 Sep 2022
- comment 0 komentar

Kapolres Mamasa AKBP Harry Andreas Menyampaikan Keterangannya Saat Aksi Unjuk Rasa Keluarga Korban Di Aralle Selasa 6 September 2022 (Foto Smuel)
Dengan peristiwa tragis ini, Keluarga Korban melakukan aksi unjuk rasa di depan rumah korban di Kelurahan Aralle, Selasa 6 September 2022.
Ratusan massa dari kalangan mahasiswa, pemuda serta tokoh masyarakat bahkan tokoh Hadat, turun ke jalan secara bergantian menyampaikan aspirasi.
Andi Iswadi selaku keluarga kedua Korban, mengatakan hari ini turus ke jalan sebagai takziah, mengirimkan doa, sebagai bentuk kepedulian dan solidaritas kepada kedua korban khusnya Sabrina.
hingga 30 hari usai peristiwa itu, belum ada kejelasan dari pihak kepolisian siapa pelaku pembunuhan sadis itu.
Ia meminta kepada kepolisian gar tidak main-main mengusut tuntas pelaku yang telah menodai hati masyarakat Khusunya Kecamatan Aralle
“Kami persilahkan kepada penegak hukum, kalau pelaku itu sekalipun anak kandung kami Sikat, seret dia, karena kalau kami yang menyeret, maka akan lebih sadis dari apa yang bapak kepolisian lakukan,” Ujar Andi Iswadi saat menyampaikan Orasinya
Silahkan tangkap pelakunya, karena dialah yang meresahkan daerah ini.
“tidak ada manusia yang menerimah perlakuan terhadap kedua korban tersebut,” ujarnya
Ia meminta agar penegak hukum mengarahkan segala kemampuannya untuk mengungkap kasus ini, pihak keluarga merasa resah dan trauma.
“Efek yang ditimbulkan kasus ini, kami keluarga merasa trauma,” kata Andi Iswadi
Dia menegaskan, jika dalam waktu yang singkat ini belum menemukan titik terang, maka pihaknya akan melakukan aksi yang lebih besar.
“Ke mana pun arahnya, kami akan mempertanyakan kasus ini,” katanya.(*)
- Penulis: Ekspos Sulbar
