Pelayanan Prima, Prioritas Ponek RSUD Pasangkayu

Pasangkayu,EKSPOSSULBAR.CO.ID– Pemberian pelayanan prima kepada masyarakat, menjadi preoritas di ruang Obstetri Neonatal Emergency Komprehensif (Ponek) RSUD Pasangkayu. Itu disampaikan Kasi Pelayanan dan Keperawatan RSUD Pasangkayu, Narda, Rabu 8 Maret.

Itu sambung Narda, sekaligus menepis berita beredar mengenai Ponek RSUD Pasangkayu melakukan penolakan terhadap pasien.

” Kami telah memiliki prosedur tetap dalam menerima ataupun menangani pasien, yang poinnya bagaimana masyarakat bisa terlayani secara cepat, baik, dan tepat. Jadi mustahil kalau kami dibilang mau menolak masyarakat yang hendak mendapat pelayanan di Ponek” tegasnya.

BACA JUGA:  Lonjakan Penumpang di Pelabuhan Mamuju Jelang Idul Adha Tembus 448 Orang

Kata dia, berita yang beredar mengenai Ponek menolak pasien adalah hal yang tidak bisa dipertanggung jawabkan. Sebab, tidak berdasarkan fakta yang ada.

” Jadi yang menyebut kami menolak pasien itu kami tidak tahu dasarnya apa. Kalau karena berdasarkan kejadian pada hari Jumat lalu, berarti dia telah salah menyimpulkan” terangnya.

Dijelaskan, pada Jumat 3 Maret lalu, dokter kandungan di RSUD Pasangkayu memang sedang tidak bertugas. Sehingga, pasien yang hendak ke Ponek dan membutuhkan penanganan intesif dari dokter kandungan, akan langsung dirujuk ke rumah sakit yang ada di Palu.

BACA JUGA:  Penataan Pasar Desa sebagai Upaya Mengokohkan Pilar Kebangsaan

” Jumat itu memang ada salah seorang pasien menghubungi kami via handphone dia membutuhkan penanganan dokter kandungan, jadi untuk memudahkan, kami sarankan ambil rujukan di Puskesmas terdekat, jadi tidak perlu lagi ambil rujukan di RSUD sebab akan memakan waktu lama. Dokter kandungan RSUD Pasangkayu yang tengah bertugas disalah satu rumah sakit di Palu telah menunggu disana” tambah Narda.

BACA JUGA:  Penataan Pasar Desa sebagai Upaya Mengokohkan Pilar Kebangsaan

Sambung dia, meski memang harus merujuk pasien, namun sebelumnya pihaknya akan tetap memberikan pelayanan maksimal. Hingga si pasien tertangani oleh dokter di rumah sakit lain.

” Namun kedepan dokter kandungan di RSUD Pasangkayu akan siaga selama sepekan penuh. Karena RSUD telah menambah jumlah dokter kadungan kita. Sehingga total dokter kandungan menjadi dua orang. Jadi, kita tidak akan merujuk lagi” pungkasnya.(*)