“Nantinya sistem pertandingannya akan di atur oleh PSSI. Kita akan bertandang, lawan pertama di Kabupaten Majene -Mamuju, kemudian berikutnya di Kabupaten Mamuju-Majene, begitu juga dengan Kabupaten yang lain,” kata SDK.
“Sehingga demikian seluruh Kabupaten akan ditempati bermain. Kecuali Kabupaten yang tidak memiliki fasilitas lapangan sepakbola yang di persyaratkan oleh PSSI,” katanya.
Ia menambahkan nantinya masing-masing kabupaten akan mengutus dua kesebelasan. Satu kesebelasan perserikatan yang akan membawa nama Kabupaten masing-masing dan satu kesebelasan club.
“Jadi kita akan kasi masing-masing kabupaten dua kesebelasan. Satu kesebelasan tanggungjawab Bupati karena itu perserikatan, dan satu kesebelasan yang diambil dari club yang paling kuat disuatu kabupaten,” ungkap SDK. (Rls)