Puncak HKG 2025, SDK Ingatkan Istri Pejabat Bijak Bermedsos: Jangan Pamer Gaya Hidup Glamour
- account_circle Ekspos Sulbar
- calendar_month Rab, 12 Nov 2025
- comment 0 komentar

“Kalau dulu sering foto-foto di tempat wisata atau rumah makan, silakan. Tapi setelah suami jadi pejabat, jangan unggah hal-hal yang menunjukkan kehidupan glamor. Walaupun mampu beli barang mahal, tak perlu dipublikasikan,” pesannya.
Lebih lanjut, Suhardi Duka menekankan agar TP PKK di seluruh kabupaten ikut membantu pemerintah provinsi dalam menangani stunting, perkawinan usia dini, dan kemiskinan ekstrem. Ia menyebut peran PKK sangat strategis dalam mengubah pola pikir dan perilaku masyarakat.
“Perkawinan usia dini itu bagian dari budaya lama, dan mengubahnya butuh proses. PKK bisa berperan di situ. Begitu pula dengan penanganan kemiskinan ekstrem dan stunting. Ibu-ibu PKK adalah bagian dari tim pastipadu di Sulbar,” tegas Suhardi Duka.
Di akhir sambutannya, Suhardi Duka juga menyinggung istilah “00” yang sering muncul di masyarakat sebagai sebutan bagi istri pejabat yang terlalu dominan dalam urusan suami.
“Kalau ada yang disebut ‘00’, jangan bangga. Itu adalah koreksi publik terhadap peranan istri pejabat yang terlalu menonjol. Biarlah suami yang jadi 01 di instansinya, jangan jadi 00,” tutupnya.
Puncak HKG PKK 2025 ini menjadi momentum penting bagi seluruh kader PKK Sulbar untuk memperkuat sinergi dengan pemerintah daerah dalam mewujudkan kesejahteraan keluarga dan masyarakat menuju Indonesia Emas 2045. (Rls)
- Penulis: Ekspos Sulbar
