Bapperida Sulbar Ikuti Rakor Pengendalian Inflasi dan Inventarisasi Jembatan Pejalan Kaki
- account_circle Ekspos Sulbar
- calendar_month Sel, 9 Des 2025
- comment 0 komentar

Sekretaris Jenderal Kementerian Dalam Negeri, Tomsi Tohir, dalam arahannya menegaskan bahwa lonjakan harga di daerah produktif tidak dapat ditoleransi.
Ia meminta pemerintah daerah segera berkoordinasi dengan wilayah surplus produksi, serta lebih proaktif dalam pengendalian harga pangan strategis melalui operasi pasar, gerakan pangan murah, penguatan distribusi, dan pengawasan penimbunan.
Selain inflasi, Sekjen juga membahas inventarisasi jembatan pejalan kaki menuju satuan pendidikan dan sarana publik. Ia menekankan urgensi pendataan dan pengusulan pembangunan atau rehabilitasi jembatan pejalan kaki oleh pemerintah daerah.
Plt. Kepala Bapperida Sulbar, Darwis Damir, menegaskan komitmen Bapperida Sulbar untuk memperkuat peran Tim Pengendalian Inflasi Daerah (TPID) dalam menjaga stabilitas harga.
Ia juga mengonfirmasi bahwa Pemerintah Provinsi Sulbar telah menyampaikan hasil inventarisasi jembatan pejalan kaki ke satuan pendidikan dan sarana publik melalui Surat Gubernur kepada Menteri Dalam Negeri pada 4 Desember 2025.
Dengan inflasi yang relatif terkendali, Sulbar memiliki peluang menjaga daya beli masyarakat tetap stabil. Langkah konkret dalam pengendalian harga pangan dan percepatan inventarisasi infrastruktur dasar menjadi kunci agar Sulbar tidak hanya aman secara statistik, tetapi juga tangguh dalam pelayanan publik. (Rls)
- Penulis: Ekspos Sulbar
