Sinergitas DKPPKB Sulbar dan RSSH Adinkes Perkuat Integrasi Program AIDS, Tuberkulosis dan Malaria di Sulawesi Barat
- account_circle Ekspos Sulbar
- calendar_month 2 jam yang lalu
- comment 0 komentar

“Integrasi program AIDS, Tuberkulosis, dan Malaria tidak dapat berjalan sendiri-sendiri. Dibutuhkan kolaborasi yang kuat antara pemerintah, tenaga kesehatan, mitra pembangunan, dan seluruh pemangku kepentingan agar layanan semakin efektif, efisien, dan menjangkau masyarakat yang membutuhkan. Sinergi bersama RSSH Adinkes ini menjadi langkah nyata memperkuat sistem kesehatan daerah,” ujar dr. Nursyamsi.
Ia menambahkan, kegiatan tersebut juga menjadi bagian dari implementasi transformasi sistem kesehatan yang menempatkan pelayanan primer sebagai ujung tombak dalam pencegahan, deteksi dini, pengobatan, serta pendampingan masyarakat.
Penguatan integrasi program ATM ini sejalan dengan Panca Daya ke-3 Pemerintah Provinsi Sulawesi Barat di bawah kepemimpinan Gubernur Suhardi Duka, yaitu Membangun Sumber Daya Manusia yang Unggul dan Berkarakter, melalui peningkatan kualitas layanan kesehatan yang merata, terintegrasi, dan berkelanjutan, untuk mewujudkan Visi “Sulawesi Barat Maju dan Sejahtera”.
Melalui workshop ini, DKPPKB Sulawesi Barat berharap terbangun komitmen bersama seluruh kabupaten dalam mengimplementasikan petunjuk teknis integrasi ATM sehingga target nasional eliminasi Tuberkulosis, pengendalian HIV/AIDS, dan eliminasi Malaria dapat dicapai secara lebih cepat dan memberikan dampak nyata bagi peningkatan derajat kesehatan masyarakat Sulawesi Barat. (rls)
- Penulis: Ekspos Sulbar
