DKP Sulbar Luncurkan SIKAPITEN dan SIMPEL LAUT, Dorong Pelayanan Kelautan dan Perikanan Lebih Mudah dan Terintegrasi
- account_circle Ekspos Sulbar
- calendar_month 5 jam yang lalu

Dengan sistem yang terintegrasi, proses administrasi dan penanganan pengaduan diharapkan dapat dipantau dengan lebih baik. Namun, manfaat tersebut akan sangat bergantung pada kesiapan sistem, kelengkapan data, serta konsistensi setiap bidang dalam menerapkannya.
SIMPEL LAUT, Bantu Masyarakat Mengakses Informasi Ruang Laut
Selain SIKAPITEN, DKP Sulbar juga memperkenalkan SIMPEL LAUT, singkatan dari Sistem Pelayanan Cek Informasi Pemanfaatan Ruang Laut. Inovasi ini disiapkan sebagai kanal awal bagi masyarakat, pelaku usaha, dan pemerintah untuk memperoleh informasi mengenai pemanfaatan ruang laut di wilayah Sulawesi Barat.
Informasi pemanfaatan ruang laut penting bagi berbagai pihak, terutama mereka yang membutuhkan kejelasan mengenai penggunaan ruang laut untuk kegiatan tertentu. Melalui SIMPEL LAUT, proses pencarian informasi diharapkan menjadi lebih mudah, tertata, dan didukung oleh data yang relevan.
Pengembangan SIMPEL LAUT dilakukan melalui beberapa tahapan. Tahap awal mencakup pembentukan dukungan dan tim efektif yang bertanggung jawab terhadap pelaksanaan inovasi. Selanjutnya, dilakukan pemetaan proses pelayanan yang selama ini berjalan untuk mengetahui kebutuhan perbaikan dan menyusun rancangan proses pelayanan yang baru.
Tahapan berikutnya adalah standardisasi data permohonan serta penyediaan basis data spasial sebagai pendukung pelayanan. Data spasial merupakan data yang menunjukkan lokasi atau posisi suatu objek di permukaan bumi. Dalam konteks pemanfaatan ruang laut, data ini penting untuk membantu memberikan gambaran mengenai lokasi dan kondisi wilayah laut yang berkaitan dengan kebutuhan informasi masyarakat.
SIMPEL LAUT juga dikembangkan melalui pembangunan situs web sebagai kanal pelayanan. Dengan tersedianya kanal digital tersebut, masyarakat dan pelaku usaha diharapkan memiliki akses yang lebih praktis untuk mencari informasi awal terkait pemanfaatan ruang laut.
Ke depan, keberhasilan SIMPEL LAUT tidak hanya ditentukan oleh tersedianya situs web, tetapi juga oleh kualitas informasi, pembaruan data, kemudahan penggunaan, dan kejelasan alur pelayanan yang diberikan kepada masyarakat.
Kolaborasi dan Pendampingan Teknis Jadi Bagian Penting
Peluncuran kedua inovasi ini turut melibatkan staf teknis DKP Sulbar dan pendamping teknis yang ditunjuk oleh DiskominfoSS. Keterlibatan tersebut diharapkan membantu memastikan bahwa pengembangan aplikasi berjalan sesuai kebutuhan organisasi, baik dari sisi proses pelayanan maupun dukungan teknologinya.
Pendampingan teknis juga menjadi bagian penting dalam membangun sistem yang dapat digunakan secara berkelanjutan. Selain pengembangan aplikasi, kesiapan sumber daya manusia, kedisiplinan dalam pengelolaan data, serta koordinasi antarbidang diperlukan agar inovasi tidak berhenti pada tahap peluncuran.
SIKAPITEN dan SIMPEL LAUT memiliki fokus yang berbeda, tetapi saling mendukung dalam memperkuat pelayanan DKP Sulbar. SIKAPITEN berorientasi pada pengendalian administrasi, integrasi pelayanan, dan pengelolaan pengaduan. Sementara itu, SIMPEL LAUT berfokus pada penyediaan akses informasi mengenai pemanfaatan ruang laut.
Keduanya diharapkan menjadi bagian dari langkah pembenahan pelayanan publik yang lebih modern dan berorientasi pada kebutuhan pengguna, sekaligus menjadi wujud penerapan hasil pembelajaran kepemimpinan ke dalam inovasi nyata di lingkungan pemerintahan.
Melalui pengembangan kedua inovasi tersebut, DKP Sulbar berupaya memperkuat tata kelola pemerintahan di sektor kelautan dan perikanan. Ke depan, penerapan sistem secara konsisten, dukungan seluruh unit kerja, serta pemutakhiran data akan menjadi faktor penting untuk memastikan manfaatnya benar-benar dirasakan oleh masyarakat Sulawesi Barat. (rls)
- Penulis: Ekspos Sulbar

