DKPPKB Sulbar Latih 30 Tenaga Kesehatan untuk Perkuat Layanan Kesehatan Remaja
- account_circle Ekspos Sulbar
- calendar_month 56 menit yang lalu

EKSPOSSULBAR.CO.ID, MAMUJU – Dinas Kesehatan, Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (DKPPKB) Provinsi Sulawesi Barat melalui dukungan Balai Besar Pelatihan Kesehatan Makassar menggelar Pelatihan Pelayanan Kesehatan Usia Sekolah dan Remaja bagi Tenaga Kesehatan di Fasilitas Kesehatan Tingkat Pertama (FKTP) Tahun 2026.
Kegiatan berlangsung pada 26–30 Oktober 2026 di Grand Maleo Hotel, Mamuju, dengan sasaran meningkatkan kompetensi tenaga kesehatan dalam memberikan pelayanan yang terstandar, berkualitas, dan berkelanjutan.
Pelatihan dibuka oleh Kepala DKPPKB Provinsi Sulawesi Barat, dr. Nursyamsi Rahim. Dalam sambutannya, ia menekankan, kegiatan ini menjadi bagian dari upaya memperkuat pelayanan kesehatan primer, terutama dalam menjawab berbagai tantangan kesehatan yang dihadapi anak usia sekolah dan remaja.
“Kelompok usia sekolah dan remaja merupakan fase penting dalam siklus kehidupan. Permasalahan kesehatan pada kelompok ini tidak hanya berkaitan dengan kondisi fisik, tetapi juga mencakup status gizi, kesehatan reproduksi, kesehatan mental, perilaku berisiko, penyakit tidak menular, serta kebersihan dan sanitasi,” kata dr. Nursyamsi.
Salah satu persoalan yang menjadi perhatian adalah anemia. Berdasarkan Survei Kesehatan Indonesia (SKI) 2023 prevalensi anemia mencapai 16,3 persen pada anak usia 5–14 tahun dan 15,5 persen pada kelompok usia 15–24 tahun. Kondisi ini dapat berdampak pada konsentrasi belajar, daya tahan tubuh, dan produktivitas.
Melalui pelatihan ini, tenaga kesehatan dibekali pemahaman mengenai kebijakan dan standar pelayanan kesehatan usia sekolah dan remaja, pelaksanaan edukasi serta skrining kesehatan, pencegahan dan penanggulangan anemia, hingga pencatatan, pelaporan, dan tindak lanjut pelayanan.
- Penulis: Ekspos Sulbar

