Kantongi Pertek BKN, Gubernur Suhardi Duka Lantik 72 Pejabat Pemprov Sulbar
- account_circle Ekspos Sulbar
- calendar_month 1 jam yang lalu

Selain evaluasi, Gubernur juga membeberkan empat prinsip kepemimpinan yang wajib dipegang para pejabat yang baru dilantik.
Yang pertama, pemimpin harus mampu memberikan arahan kepada bawahan.
“Untuk bisa memberikan arahan kepada bawahan harus kamu tahu apa yang menjadi tujuan, apa yang menjadi tugas, apa yang menjadi beban kerja dari jabatan yang sedang ditempati,” ujarnya.
Yang kedua, pemimpin harus mampu melakukan monitoring dan pengawasan.
“Yang kedua seorang pemimpin adalah mampu memonitoring, pengawasan, memonitor sejauh mana jalannya pekerjaan yang dilaksanakan oleh bawahan,” katanya.
Ketiga adalah coaching atau membimbing. Seorang pemimpin harus mau menjadi guru bagi bawahannya yang belum mampu.
“Ada bawahannya tidak mampu ajak dia diskusi bimbing supaya ia mampu menjalankan tugas-tugasnya jadi seorang pemimpin juga bertindak sebagai coaching, guru,” tegasnya.
Yang keempat adalah delegasi. Jangan semua pekerjaan ditangani sendiri.
“Jangan semua pekerjaan itu ditangani semua, harus mampu kamu delegasikan kepada orang-orang yang benar,” ungkapnya.
SDK menegaskan tidak ada orang yang langsung pintar. Semua harus melalui proses belajar untuk memperbaiki kualifikasi diri.
Di akhir sambutannya, Gubernur melontarkan peringatan keras terkait jeratan pinjaman online (Pinjol) dan rentenir di kalangan ASN.
Ia meminta seluruh pejabat, mulai dari administrator, fungsional, hingga eselon II untuk tidak mencoba-coba terjerat praktik tersebut.
“Pinjol itu gampang tapi nagihnya sangat berat jadi jangan coba-coba melakukan itu. Kalau ada pejabat baik eselon II, eselon III, fungsional terikat pinjol kita akan lepas jabatannya,” pungkasnya. (Rls)
- Penulis: Ekspos Sulbar

