Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Nasional » Kementerian PANRB Cabut Predikat WBK Empat Instansi Pemerintah

Kementerian PANRB Cabut Predikat WBK Empat Instansi Pemerintah

  • account_circle Ekspos Sulbar
  • calendar_month Sel, 5 Jul 2022
  • comment 0 komentar

JAKARTA, EKSPOSSULBAR.CO.ID – Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (PANRB) mencabut predikat Wilayah Bebas dari Korupsi (WBK) pada empat unit kerja instansi pemerintah. Keempat instansi pemerintah tersebut adalah Pengadilan Negeri Surabaya, Dinas Penanaman Modal dan Perizinan Kota Yogyakarta, Kedutaan Besar Republik Indonesia (KBRI) Singapura, dan Kepolisian Resor Ogan Komering Ulu Timur.

Deputi Bidang Reformasi Birokrasi, Akuntabilitas Aparatur, dan Pengawasan Kementerian PANRB Erwan Agus Purwanto menjelaskan bahwa pencabutan ini terkait maladministrasi unit kerja yang sudah mendapatkan predikat WBK/WBBM. Informasi tersebut bersumber dari masyarakat dan media massa kemudian selanjutnya Tim Penilai Nasional (TPN) melakukan konfirmasi kebenaran atas informasi maladministrasi tersebut kepada Tim Penilai Internal (TPI).

“Predikat Zona Intergitas harus benar-benar menggambarkan kondisi di lapangan, maka saat unit kerja/satuan kerja atau kawasan sudah tidak memenuhi kriteria menuju WBK/WBBM, predikatnya harus dicabut,” jelasnya ditemui di Jakarta, Selasa (05/07).

Tidak hanya dilakukan pencabutan predikat, Kementerian PANRB juga melarang unit/satuan kerja atau kawasan tersebut diajukan lagi untuk mendapatkan predikat menuju WBK selama dua tahun setelah penetapan pencabutan diterbitkan. Hal ini sesuai dengan poin C Bab IV yang termaktub dalam Peraturan Menteri PANRB No. 90/2021 tentang Pembangunan dan Evaluasi Zona Integritas Menuju Wilayah Bebas dari Korupsi dan Wilayah Birokrasi Bersih dan Melayani di Instansi Pemerintah terkait Pencabutan Predikat WBK/WBBM.

Predikat WBK pada Pengadilan Negeri Surabaya diberikan pada 2019 dan dicabut sejak 3 Februari 2022. Pencabutan ini dilatarbelakangi oleh ditetapkannya Hakim dan Panitera Pengganti Pengadilan Negeri Surabaya sebagai tersangka kasus penyuapan.

Dinas Penanaman Modal dan Perizinan Kota Yogyakarta juga kehilangan predikat WBK sejak 14 Juni 2022 karena ditetapkannya Kepala Dinas Penanaman Modal dan Perizinan sebagai tersangka kasus penyuapan oleh KPK. Unit kerja ini mendapat predikat WBK pada 2014.

Predikat WBK Kepolisian Resor Ogan Komering Ulu Timur juga dicabut sejak 30 Juni 2022 akibat ditetapkannya Kepala Kepolisian Resor Ogan Komering Ulu Timur sebagai terdakwa tindak pidana gratifikasi dan pemerasan atas proyek pembangunan infrastruktur Dinas PUPR Kabupaten Musi Banyuasin. Kepolisian Resor Ogan Komering Ulu Timur menyandang WBK sejak 2020.

  • Penulis: Ekspos Sulbar

Rekomendasi Untuk Anda

  • Keluarga Ridwan Kamil Gelar Takziah untuk Eril Ungkapan bela sungkawa mengalir dari sejumlah tokoh, pejabat, dan masyarakat

    Keluarga Ridwan Kamil Gelar Takziah untuk Eril Ungkapan bela sungkawa mengalir dari sejumlah tokoh, pejabat, dan masyarakat

    • calendar_month Sab, 4 Jun 2022
    • account_circle Ekspos Sulbar
    • visibility 112
    • 0Komentar

    KOTA BANDUNG — Keluarga Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil hari ini menerima ungkapan bela sungkawa secara langsung dari sejumlah tokoh, pejabat dan masyarakat, di Gedung Pakuan, Kota Bandung, Sabtu (4/6/2022). Suasana haru menyelimuti acara yang juga diisi dengan doa bersama dan salat gaib untuk almarhum putra sulung Ridwan Kamil, Emmeril Khan Mumtadz. Tampak sejumlah Bupati/ […]

  • Wamenkeu Uraikan Cara Indonesia Menuju Next Level

    Wamenkeu Uraikan Cara Indonesia Menuju Next Level

    • calendar_month Kam, 23 Mar 2023
    • account_circle Ekspos Sulbar
    • visibility 89
    • 0Komentar

    EKSPOS SULBAR – Pemerintah terus berupaya menumbuhkan ekonomi paska pandemi Covid-19. Dimana tahun 2023 adalah tahun Indonesia harus melanjutkan momentum pemulihan ekonomi. Pada tahun 2022, pertumbuhan ekonomi Indonesia mampu mencatatkan pertumbuhan ekonomi yang impresif dengan capaian 5,3%, serta dengan tingkat inflasi yang masih terkendali. Selain itu, Indeks PMI juga mencatatkan nilai ekspansif yang konsisten secara […]

  • Disetujui, DPRD Kembali Serahkan LPJ 2018 ke Pemkab Pasangkayu

    Disetujui, DPRD Kembali Serahkan LPJ 2018 ke Pemkab Pasangkayu

    • calendar_month Kam, 13 Jun 2019
    • account_circle Ekspos Sulbar
    • visibility 430
    • 0Komentar

    ekspossulbar.com, PASANGKAYU— Setelah digodok beberapa lama, DPRD akhirnya merampungkan pembahasan LPJ Pemkab Pasangkayu 2018. Kembali diserehkan usai mendapat persetujuan bersama dalam sidang paripurna yang digelar, Kamis 13 Juni. Selain pimpinan dan anggota DPRD Pasangkayu, hadir pula dalam kesempatan itu Wakil Bupati (Wabup) Muhammad Saal, Sekkab Firman, unsur pimpinan Forkpimda, serta sejumlah pimpinan OPD. Wabup Muhammad […]

  • Hari Bhayangkara ke 72, Wakapolres Lakukan Ziarah dan Tabur Bunga di TMP Mamasa

    Hari Bhayangkara ke 72, Wakapolres Lakukan Ziarah dan Tabur Bunga di TMP Mamasa

    • calendar_month Ming, 1 Jul 2018
    • account_circle Ekspos Sulbar
    • visibility 317
    • 0Komentar

    ekspossulbar.com, MAMASA – Menyambut peringatan hari Bhayangkara ke 72, yang jatuh pada tanggal 1 Juli 2018, Kepolisian Resor Mamasa laksanakan upacara dan ziarah serta tabur bunga di Taman Makam Pahlawan Mamasa, Sabtu, 30 Juni 2018. Peringatan hari Bhayangkara ini bertujuan untuk mengenang dan menghargai para jasa pahlawan kita yang telah berjuang dan memberikan kemerdekaan bagi […]

  • Ridwan Kamil: Diupayakan solusi berkeadlian

    Ridwan Kamil: Diupayakan solusi berkeadlian

    • calendar_month Sen, 19 Jun 2023
    • account_circle Ekspos Sulbar
    • visibility 60
    • 0Komentar

    KOTA BANDUNG — Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil bersama Majelis Ulama Indonesia dan para ulama membentuk tim investigasi yang akan bekerja selama tujuh hari untuk menangani polemik yang terjadi di Pesantren Al Zaytun, Kabupaten Indramayu. Tim investigasi akan bekerja dengan tetap mengedepankan prinsip tabayun. “Majelis Ulama Indonesia, ormas-ormas Islam, Bakesbangpol Jabar sudah rapat, kesimpulannya adalah […]

  • Hari Kedua Pasar Murah Pemprov Sulbar di Lapangan Ahmad Kirang Mamuju, 4 Ton Beras Terjual Habis

    Hari Kedua Pasar Murah Pemprov Sulbar di Lapangan Ahmad Kirang Mamuju, 4 Ton Beras Terjual Habis

    • calendar_month Sel, 29 Jul 2025
    • account_circle Ekspos Sulbar
    • visibility 129
    • 0Komentar

    EKSPOSSULBAR.CO.ID, MAMUJU – Hari kedua pelaksanaan Gerakan Pangan Murah (GPM) atau Pasar Murah dilaksanakan di Lapangan Ahmad Kirang Mamuju, Selasa 29 Juli 2025. Kadis Ketapang Sulbar Abdul Waris Bestari mengatakan pasar murah dilaksanakan kerjasama dengan bulog dan bank Indonesia. Ini juga menjadi atensi Gubernur Sulbar Suhardi Duka (SDK) dan Wakil Gubernur Salim S Mengga dalam […]

expand_less