Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Otomotif » Toyota Carnaval Sukses Digelar, Permintaan Kendaraan Tumbuh 25 Persen

Toyota Carnaval Sukses Digelar, Permintaan Kendaraan Tumbuh 25 Persen

  • account_circle Ekspos Sulbar
  • calendar_month Sel, 29 Nov 2022
  • comment 0 komentar

MAMUJU, EKSPOSSULBAR.CO.ID – Kalla Toyota Carnaval yang digelar sejak 9 November 2022 di Nipah Park berhasil menghadirkan kejutan menarik kepada seluruh pengunjung setianya.

Event ini semula berakhir di tanggal 22 November 2022, namun karena mendapatkan antusiasme yang sangat tinggi dari masyarakat, gelaran ini diperpanjang periodenya hingga 27 November 2022 kemarin.

Pameran otomotif ini Kalla Toyota menghadirkan line-up terbaik dari Kalla Toyota yang digelar di Makassar, Palu dan Kendari.

Suliadin, selaku Marketing General Manager Kalla Toyota mengungkapkan, bahwa Kalla Toyota senantiasa hadir untuk memberikan kemudahan kepada seluruh masyarakat yang ingin memiliki kendaraan terbaik dari Kalla Toyota.

Sepanjang periode event, Kalla Toyota Carnaval mencatat pertumbuhan penjualan sebesar 25 persen untuk seluruh wilayah penjualan Kalla Toyota.

“Terima kasih kami ucapkan kepada seluruh pelanggan yang telah menjatuhkan pilihan berkendaranya bersama Kalla Toyota. Di bulan Desember nanti, kami akan kembali hadir dengan gelaran yang lebih meriah masih dalam rangkaian Pesta Akhir Tahun dari Kalla Toyota. Berbagai penawaran menarik akan dihadirkan kembali di bulan Desember mendatang,” pungkasnya.

Selama periode event berlangsung, Kalla Toyota Carnaval yang bekerja sama dengan berbagai community yang sukses memeriahkan pengunjung NIPAH Park melalui berbagai activity menarik yang digelar. Mulai dari lomba culinary, fashion, circus show, fun Cat show, make up competition, kids fashion show dan masih banyak lagi lomba yg diadakan antar TK, SD, SMP, SMA dan juga antar Kantor Dinas. Selain itu, ada juga Community Talks bersama TOC Celebes, hingga penampilan spektakuler dari RAN dan Ardhito Pramono yang sukses membuat seluruh pengunjung event Toyota Carnaval terpukau.

  • Penulis: Ekspos Sulbar

Rekomendasi Untuk Anda

  • SPIP-APIP ke Level Tiga, BPKP Apresiasi Pemkab Pasangkayu

    SPIP-APIP ke Level Tiga, BPKP Apresiasi Pemkab Pasangkayu

    • calendar_month Kam, 14 Feb 2019
    • account_circle Ekspos Sulbar
    • visibility 924
    • 0Komentar

    ekspossulbar.com,PASANGKAYU— Kepala Badan Pengawasan Keuangan dan Pembangunan (BPKP) Perwakilan Sulawesi Barat (Sulbar) Fauqi Achmad Kharir menyampaikan apresiasinya kepada Pemkab Pasangkayu. Sekaitan dengan komitmen Pemkab Pasangkayu yang terus memperkuat Sistem Pengendalian Intern Pemerintah (SPIP) dan Aparat Pengawasan Intern Pemerintah (APIP) sehingga saat ini telah mencapai level tiga. Itu disampaikannya saat acara sosialisasi peran SPIP dan APIP […]

  • Kapolda Sulbar Tegaskan Prinsip “Yang Benar Dikatakan Benar, Yang Salah Dikatakan Salah”

    Kapolda Sulbar Tegaskan Prinsip “Yang Benar Dikatakan Benar, Yang Salah Dikatakan Salah”

    • calendar_month Kam, 7 Mei 2026
    • account_circle Ekspos Sulbar
    • visibility 69
    • 0Komentar

    EKSPOSSULBAR.CO.ID, MAMUJU – Kapolda Sulbar, Irjen Pol Adi Deriyan Jayamarta, menegaskan komitmennya dalam memimpin institusi dengan prinsip keadilan, transparansi dan ketegasan. Hal tersebut disampaikan langsung dalam kunjungan kerjanya di Mapolresta Mamuju, Rabu (6/5/26), di hadapan seluruh pejabat dan personel. Dalam kesempatan tersebut, Kapolresta Mamuju dalam sambutannya menyampaikan rasa hormat dan terima kasih atas kehadiran pimpinan […]

  • Parpol di Pasangkayu Pilih Opsi Empat Dapil

    Parpol di Pasangkayu Pilih Opsi Empat Dapil

    • calendar_month Rab, 30 Nov 2022
    • account_circle Ekspos Sulbar
    • visibility 165
    • 0Komentar

    Pasangkayu,EKSPOSSULBAR.CO.ID– Sejumlah partai politik (parpol) di Pasangkayu, sepakat memilih opsi empat daerah pemilihan (Dapil), pada Pemilu 2024 nanti. Itu terungkap saat sosialiasi rancangan Dapil yang digelar oleh KPU Pasangkayu, Selasa 29 November. Ada beberapa alasan yang disampaikan, diantaranya, alasan historis, kohesivitas, serta integritas wilayah. ” Berkaca pada sejarah, bahwa Pasangkayu dulu memiliki empat kecamatan induk, […]

  • 5.022 KK Miskin Akan Terima Bantuan Tunai Rp2 Juta dari Pemprov Sulbar

    5.022 KK Miskin Akan Terima Bantuan Tunai Rp2 Juta dari Pemprov Sulbar

    • calendar_month Ming, 14 Sep 2025
    • account_circle Ekspos Sulbar
    • visibility 214
    • 0Komentar

    EKSPOSSULBAR.CO.ID, MAMUJU – Pemprov Sulbar melalui Dinas Sosial akan segera menyalurkan bantuan sosial tunai senilai Rp2 juta kepada 5022 Kepala Keluarga (KK) miskin ekstrem dan miskin di enam Kabupaten se Sulbar. Menurut Kepala Bidang Penanganan Fakir Miskin Dinsos Sulbar, Idham Halik A. Gello, batuan tunai itu akan ditransfer ke masing-masing rekening penerima, khusus untuk warga […]

  • Penanggulangan Kemiskinan dan Penanganan Stunting Terpadu, Junda Maulana: Wujud Dukungan Terhadap Misi Kedua SDK-JSM

    Penanggulangan Kemiskinan dan Penanganan Stunting Terpadu, Junda Maulana: Wujud Dukungan Terhadap Misi Kedua SDK-JSM

    • calendar_month Jum, 1 Agu 2025
    • account_circle Ekspos Sulbar
    • visibility 209
    • 0Komentar

    EKSPOSSULBAR.CO.ID, MAMUJU – Badan Perencanaan Pembangunan, Riset dan Inovasi Daerah (Bapperida) Provinsi Sulawesi Barat (Sulbar) mengikuti kegiatan Rapat Koordinasi Implementasi Penanganan dan Pencegahan Kemiskinan dan Stunting Tahun 2025 dan 2026 di Ruang Teater Lt. 2 Kantor Gubernur Sulbar, Kamis (31/7/2025). Kepala Bapperida Sulbar, Junda Maulana yang juga Wakil Ketua Pelaksana Tim Koordinasi Pastipadu Pemprov Sulbar […]

  • Karyawan Tambang Pasir di Desa Lariang Ditemukan Meninggal

    Karyawan Tambang Pasir di Desa Lariang Ditemukan Meninggal

    • calendar_month Rab, 22 Feb 2023
    • account_circle Ekspos Sulbar
    • visibility 339
    • 0Komentar

    Pasangkayu, EKSPOSSULBAR.CO.ID– Naas menimpa seorang karyawan tambang pasir di Desa Lariang, Kecamatan Tikke Raya, atas nama Israel, ia ditemukan sudah tidak bernyawa, Rabu 22 Februari. Jasad Israel ditemukan warga mengapung dimuara Sungai Lariang, dalam keadaan tengkurap dan sudah membengkak. ” Diduga penyebab kematiannya dikerenanakan terpeleset saat melangkah dipenyebrangi sungai kecil dan terjatuh, kemudian pingsang dan […]

expand_less