Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Daerah » Penolakan Massif, Permendagri 60/2018 Bakal Ditinjau Ulang

Penolakan Massif, Permendagri 60/2018 Bakal Ditinjau Ulang

  • account_circle Ekspos Sulbar
  • calendar_month Sel, 22 Jan 2019
  • comment 0 komentar

ekspossulbar.com PASANGKAYU— Lahirnya Permendagri nomor 60 tahun 2018 tentang penetapan tapal antara Sulawesi Barat (Sulbar) dan Sulawesi Tengah, telah menimbulkan kekisruhan di perbatasan kedua wilayah itu.

Masyarakat Kabupaten Pasangkayu, Provinsi Sulbar dengan tegas menolak Permendagri itu. Bagaimana tidak, Permendagri 60/2018 ini membuat sebagian wilayah Pasangkayu menjadi milik Kabupaten Donggala Sulteng.

Karena massifnya penolakan, Kemendagri bakal meninjau ulang Permendagri yang telah dikeluarkannya itu. Juga bakal mengeluarkan surat edaran penundaan sementara pemberlakuan Permendagri tersebut.

Itu terungkap saat pertemuan di Kemendagri yang dipimpin oleh Sekretaris Jendral Kementerian Dalam Negeri (Sekjen Kemendagri) Hadi Prabowo, Selasa 22 Januari. Dengan menghadirkan Anggota DPD RI Wakil Sulbar, Asri Anas, Asisten I Bidang Pemerintahan Pemprov Sulbar, Bupati Pasangkayu Agus Ambo Djiwa dan Wakil Bupati Pasangkayu Muhammad Saal, Ketua DPRD Pasangkayu Lukman Said, para jajaran penyelenggara Pemilu di Sulbar, dan sejumlah tokoh masyarakat Desa Pakawa.

“ Jadi demi kelancaran pelaksanaan Pemilu Kemendagri memutuskan akan mengeluarkan surat edaran penundaan pemberlakukan Permendagri ini. Selain itu juga diketahui lahirnya Permendagri ini cacat administratif sehingga pihak Kemendagri akan meninjau ulang Permendagri yang telah dikeluarkannya itu” terang Bupati Pasangkayu Agus Ambo Djiwa.

Bupati dua periode itu menerangkan lahirnya Permendagri 60/2018 sepihak. Tidak melibatkan pihak Pemprov Sulbar. Selain itu bertentenagn dengan Undang-Undang tentang pembentukan Kabupaten Pasangkayu dan Undang-Undang tentang pembentukan Provinsi Sulbar.

  • Penulis: Ekspos Sulbar

Rekomendasi Untuk Anda

  • Pemkab Pasangkayu Bakal Terapkan Sistem Pendeteksi Cuaca

    Pemkab Pasangkayu Bakal Terapkan Sistem Pendeteksi Cuaca

    • calendar_month Sel, 29 Jan 2019
    • account_circle Ekspos Sulbar
    • visibility 465
    • 0Komentar

    ekspossulbar.com,PASANGKAYU – Pemkab Pasangkayu pada tahun 2019 ini kembali melakukan terobosan baru untuk pembangunan dibidang pertanian, perikanan, perkebunan, peternakan dan tanaman pangan dengan menerapkan sistem pendetksi cuaca atau Agro Smart Four Poin Zero (AS 4.0). Bupati Pasangkayu Agus Ambo Djiwa menjelaskan program Agro Smart Four Poin Zero ( AS 4.0) merupakan baru pertama kali diterapkan […]

  • Bangun Pasangkayu, Pemkab Bakal Akomodir Kepentingan Disabilitas

    Bangun Pasangkayu, Pemkab Bakal Akomodir Kepentingan Disabilitas

    • calendar_month Rab, 7 Agu 2019
    • account_circle Ekspos Sulbar
    • visibility 445
    • 0Komentar

    ekspossulbar.com, PASANGKAYU— Proses pembangunan di Pasangkayu selain dalam rangka memenuhi kebutuhan masyarakat juga memegan prinsip tidak diskriminasi. Untuk hal itu, Pemkab Pasangkayu merespob baik usulan kaum disabilitas, dimana kedepan dalam proses perencanaan pembangunan mulai dari Musrenbang tingkat paling bawah hingga tingkat kabupaten bakal melibatkan mereka. “ Bapak Bupati sangat merespon hal ini. Apa lagi ini merupakan […]

  • Silaturrahmi di Pasangkayu, Siasati Pemangkasan Anggaran, Pj Bahtiar “Ayo ASN dan Warga, Ambil Cangkul”

    Silaturrahmi di Pasangkayu, Siasati Pemangkasan Anggaran, Pj Bahtiar “Ayo ASN dan Warga, Ambil Cangkul”

    • calendar_month Kam, 13 Feb 2025
    • account_circle Chamar
    • visibility 158
    • 0Komentar

    Pasangkayu, ekspossulbar.co.id – Pemerintah menginstruksikan pemangkasan anggaran pemerintah baik dalam APBN maupun APBD. Pemangkasan anggaran tersebut tertuang melalui Instruksi Presiden (Inpres) Nomor 1 Tahun 2025 tentang Efisiensi Belanja dalam Pelaksanaan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Tahun Anggaran 2025. Akibat pemangkasan itu banyak kepala daerah yang melakukan ngerem mendadak untuk menyesuaikan APBD nya. Termasuk aturan pemerintan […]

  • Pemprov Sulbar Gelar GPM di Sumare, Masyarakat: Kita Sangat Terbantu

    Pemprov Sulbar Gelar GPM di Sumare, Masyarakat: Kita Sangat Terbantu

    • calendar_month Sel, 21 Okt 2025
    • account_circle Dhamar
    • visibility 184
    • 0Komentar

    EKSPOSSULBAR.CO.ID, Mamuju — Pemprov Sulbar melalui Dinas Ketahanan Pangan (Distapang) menggiatkan Gerakan Pangan Murah (GPM) di Desa Sumare, Kabupaten Mamuju, Selasa (21/10/2025). Masyarakat setempat sangat antusias dengan adanya GPM atau pasar murah di Sumare. Mereka mengaku sangat terbantu dengan adanya GPM. Pasar murah melalui GPM itu juga menindaklanjuti arahan Gubernur Sulbar Suhardi Duka dan Wakil […]

  • Pemkab Salurkan Bantuan Bulog Untuk Korban Gempa di Pasangkayu

    Pemkab Salurkan Bantuan Bulog Untuk Korban Gempa di Pasangkayu

    • calendar_month Sen, 15 Okt 2018
    • account_circle Ekspos Sulbar
    • visibility 463
    • 0Komentar

    ekspossulbar.com, PASANGKAYU— Bantuan untuk korban gempa yang berpusat di Sulawesi Tengah (Sulteng) beberapa waktu yang lalu, masih terus mengalir. Tidak hanya untuk korban gempa dan tsunami di Sulteng, tapi juga untuk korban gempa di Pasangkayu Sulawesi Barat (Sulbar). Bantuan kali ini mengalir dari Badan Urusan Logistik (Bulog). Sebanyak 28 ton beras bakal disalurkan kepada korban […]

  • Libur Kerja Tak Halangi Gubernur Sulbar Dukung Pemuda Hebat ke Pertukaran Pelajar Australia, SDK: Mereka adalah Aset Daerah

    Libur Kerja Tak Halangi Gubernur Sulbar Dukung Pemuda Hebat ke Pertukaran Pelajar Australia, SDK: Mereka adalah Aset Daerah

    • calendar_month Kam, 29 Mei 2025
    • account_circle Ekspos Sulbar
    • visibility 165
    • 0Komentar

    EKSPOSSULBAR.CO.ID, MAMUJU – Meski hari libur, Gubernur Sulawesi Barat, Suhardi Duka (SDK) tetap masuk kantor dan menerima lima peserta seleksi pertukaran pemuda antar negara (PPAN) tingkat nasional diruang kerjanya, Kamis 29 Mei 2025. “Hari ini saya masuk kantor meskipun hari libur, karena banyak tumpukan pekerjaan pertama administrasi diselesaikan. Kita lihat di meja sudah kosong, termasuk […]

expand_less