Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Mamuju » Tingkatkan PAD, Pemkab Mamuju Gunakan M-POS

Tingkatkan PAD, Pemkab Mamuju Gunakan M-POS

  • account_circle Ekspos Sulbar
  • calendar_month Kam, 22 Agu 2019

ekspossulbar.com, MAMUJU – Pemkab Mamuju mulai gencar meningkatkan Pendapatan Asli Daerah (PAD). Atas rekomendasi Komis Pemberantasan Korupsi (KPK) Sulbar, Pemkab Mamuju pun menggunakan jurus baru kepada wajib pungut atau wajib pajak. Yakni Mobile Payment Online Sistem atau M-POS. Alat perekam transaksi secara online ini rencananya dipasang di rumah makan, tempat hiburan dan perhotelan. Tujuannya sebagai pengukur jumlah pungutan pajak dari konsumen yang wajib disetor kepada pemerintah daerah.

Alat tersebut terhubung langsung dengan perangkat komputer pada kasir, sehingga jumlah pajak yang dibayar oleh konsumen kepada pelaku usaha dapat terekam dalam M-POS. Jadi jumlah yang akan dipungut oleh pemerintah dapat diketahui. Hal tersebut untuk menghindari adanya pekau usaha yang tidak menyetor pajak konsumen secara keseluruhan kepada pemerintah darah. Alat tersebut juga dibawah pengawasan dan pendampingan korsup KPK.

Pemasangan M-POS menurut Bupati Mamuju, H. Habsi Wahid mengaku mendapatkan hasil yang sangat menggembirakan. Dimana, pada satu titik yang biasanya hanya menyetor 500 ribu rupiah, sekarang setorannya bisa sampai 2 jutaan. Ia berharap, semua pihak dapat bekerja sama dalam pengoperasian M-POS demi mendukung peningkatan PAD Kab. Mamuju.

“Kalau semua titik-titik PAD baik itu rumah makan, tempat hiburan dan perhotelan dipasangi alat ini, saya yakin PAD kita bisa meningkat dari 70 miliyar mencapai 200 miliyar lebih. Yang sangat dibutuhkan adalah bagaimana para pelaku ekonomi ini mau bekerjasama. Juga bagaimana instansi terkait memberi edukasi terkait peraturan pungutan pajak tersebut secara merata, mungkin bisa dilakukan berkala sehingga ini tersosialisasi dengan baik,” papar Habsi, Rabu 22 Agustus 2019.

  • Penulis: Ekspos Sulbar

Rekomendasi Untuk Anda

  • Kadis DKPPKB Berikan Penguatan Strategis, Implementasi Quick Wins Sulbar Sehat dari Penurunan AKI dan AKB

    Kadis DKPPKB Berikan Penguatan Strategis, Implementasi Quick Wins Sulbar Sehat dari Penurunan AKI dan AKB

    • calendar_month Rab, 4 Mar 2026
    • account_circle Ekspos Sulbar
    • visibility 122
    • 0Komentar

    EKSPOSSULBAR.CO.ID, MAMUJU – Kepala Dinas Kesehatan, Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (DKPPKB) Provinsi Sulawesi Barat dr. Nursyamsi Rahim, memberikan penguatan strategis pada Pertemuan DKPPKB yang dilaksanakan di Grand Maleo Hotel, Mamuju, Selasa, 4 Maret 2026. Pertemuan ini menjadi momentum konsolidasi dalam rangka evaluasi penurunan kematian ibu (AKI) dan kematian bayi (AKB) melalui pendekatan Audit Maternal […]

  • Ridwan Kamil: Diharapkan Tarung Derajat Dapat Masuk Kompetisi Olahraga Bertaraf Internasional

    Ridwan Kamil: Diharapkan Tarung Derajat Dapat Masuk Kompetisi Olahraga Bertaraf Internasional

    • calendar_month Sab, 5 Mar 2022
    • account_circle Ekspos Sulbar
    • visibility 342
    • 0Komentar

    BANDUNG — Sebanyak 18 Kepala Dinas dan Kepala Biro di lingkungan Pemerintah Daerah Provinsi Jawa Barat mengisi kepengurusan Keluarga Olahraga Tarung Derajat Jabar. Diharapkan cabang olahraga bela diri ini semakin berkembang sampai pelosok desa, dan masuk dalam event olahraga bertaraf internasional. Yerry Yanuar yang merupakan Kepala Badan Kepegawaian Daerah (BKD) Jabar dipercaya menjadi ketua Pengprov […]

  • Steril Anabul untuk Kendalikan Populasi dan Cegah Penyakit di Sulbar

    Steril Anabul untuk Kendalikan Populasi dan Cegah Penyakit di Sulbar

    • calendar_month Kam, 5 Feb 2026
    • account_circle Ekspos Sulbar
    • visibility 261
    • 0Komentar

    EKSPOSSULBAR.CO.ID, MAMUJU— Klinik Hewan UPTD Laboratorium Kesehatan Hewan dan Kesehatan Masyarakat Veteriner (Keswan dan Kesmavet) Dinas Tanaman Pangan, Hortikultura, dan Peternakan (TPHP) Provinsi Sulawesi Barat melaksanakan prosedur sterilisasi terhadap seekor kucing betina bernama Uci pada Kamis, 5 Februari 2026. Kegiatan ini merupakan bagian dari upaya pengendalian populasi hewan kesayangan sekaligus langkah preventif medis untuk mencegah […]

  • Polres Pasangkayu Massifkan Patroli ke Gereja

    Polres Pasangkayu Massifkan Patroli ke Gereja

    • calendar_month Kam, 1 Apr 2021
    • account_circle Ekspos Sulbar
    • visibility 225
    • 0Komentar

    ekspossulbar.com,PASANGKAYU— Jelang Jumat Agung bagi umat Kristen, Polres Pasangkayu memassifkan patroli ke gereja-gereja yang ada di Kabupaten paling utara Sulbar ini, Kamis 1 April. Patroli dilaksanakan untuk memberi rasa aman kepada jemaat gereja. Juga untuk mengimbau agar mereka tidak perlu takut menjalankan ibadah, pasca bom bunuh diri di Gereja Katedral Makassar beberapa waktu lalu. “ […]

  • BPKPD Sulbar Mulai Evaluasi Ranperda Pertanggungjawaban APBD 2024 di Kabupaten se-Sulbar

    BPKPD Sulbar Mulai Evaluasi Ranperda Pertanggungjawaban APBD 2024 di Kabupaten se-Sulbar

    • calendar_month Sel, 22 Jul 2025
    • account_circle Ekspos Sulbar
    • visibility 275
    • 0Komentar

    EKSPOSSULBAR.CO.ID, MAMUJU — Bidang Akuntansi dan Pelaporan Keuangan Daerah Badan Pengelola Keuangan dan Pendapatan Daerah (BPKPD) Provinsi Sulawesi Barat (Sulbar) memulai tahapan evaluasi terhadap Rancangan Peraturan Daerah (Ranperda) tentang Pertanggungjawaban Pelaksanaan APBD Tahun Anggaran 2024 serta Rancangan Peraturan Kepala Daerah tentang Penjabaran Pertanggungjawaban APBD Kabupaten se-Sulbar. Kegiatan evaluasi Pemprov Sulbar ini secara resmi dimulai pada […]

  • Galakkan Gerakan Gemar Makan Ikan, Tekan Stunting

    Galakkan Gerakan Gemar Makan Ikan, Tekan Stunting

    • calendar_month Sel, 30 Agu 2022
    • account_circle Ekspos Sulbar
    • visibility 194
    • 0Komentar

    Pasangkayu,EKSPOSSULBAR.CO.ID– Dinas Kelautan dan Perikanan (DKP) Pasangkayu menggalakan gerakan gemar makan ikan. Telah dilaunching baru-baru ini di Kelurahan Bambalamotu, Kecamatan Bambalamotu. Kepala DKP Pasangkayu, Kartini, menerangkan gerakan gemar makan ikan merupakan program nasional yang bertujuan menekan angka stunting. ” Kenapa dilaunching di Bambalmotu, karena disana angka stunting cukup tinggi. Mencapai 31 persen. Kami berharap dengan […]

expand_less