Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Politik » PILKADA DALAM KUNGKUNGAN SENTRALISTIK PARTAI

PILKADA DALAM KUNGKUNGAN SENTRALISTIK PARTAI

  • account_circle Ekspos Sulbar
  • calendar_month Ming, 16 Feb 2020
  • comment 0 komentar

Dalam sejarahnya, partai politik lahir tahun 1955 saat negara ini masih berusia 10 tahun atas kemerdekaannya, yang diikuti oleh 29 partai politik. Saat itu merupakan pemilihan umum yang pertama kali diadakan, sering dikatakan pemilu ini merupakan pemilu yang paling demokratis. Meski dalam pelaksanaannya keamanan negara saat itu masih kurang kondusif, dibeberapa daerah masih dirundung kekacauan oleh DI/TII (Darul Islam/Tentara Islam Indonesia) dibawa komando Kartoswiryo dan lain sebagainya. namun pelaksanaannya tetap berjalan lancar.

Pada dasarnya partai Politik lahir merupakan salahsatu pilar demokrasi, mengingat dari segi tujuan partai politik dibentuk sebagai sarana masyarakat atau warga negara untuk dapat terlibat langsung dalam proses konversi (pengolahan) kebijaksanaan politik dan dalam menentukan seleksi pejabat-pejabat politik melalui Pemilu.

Setelah reformasi partai politik memiliki peran strategis dalam menentukan calon kepala daerah, khususnya partai politik yang memiliki kursi di DPRD. Yang sebelumnya calon kepala daerah dipilih oleh anggota DPRD yang bersangkutan, namun seiring waktu calon kepala daerah dipilih langsung oleh rakyat melalui usungan partai yang memiliki 20{578d3cea812c7902878fdabe62691299cd899fd574cffa0ca128e98df36828d0} dari total jumlah kursi di DPRD, atau koalisi Fraksi bagi partai yang tidak mencukupi satu Fraksi di DPRD. Berbeda di zaman orde lama dan orde baru, kepala daerah ditunjuk langsung oleh rezim tersebut. Namun yang membedakan dalam penunjukannya oleh kedua rezim tersebut, yakni orde lama Kebanyakan kalangan sipil sedangkan orde baru didominasi oleh kalangan militer.

Sejatinya partai politik ditingkatan daerah memiliki kompetensi dalam menentukan arah kebijakan partai kedepan, tentunya arah kebijakan partai yang dimaksud seiring sejalan dengan capaian membesarkan partai secara hirarki dalam skala nasional utamanya saat Pemilu. dengan demikian, setiap mendekati pemilihan umum partai ditingkatan daerah melakukan berbagai program kegiatan agar dapat meraih simpati masyarakat guna menggenjot elektabilitas partai serta melakukan perekrutan anggota baru. Begitu pula saat di momen pilkada, partai politik ditingkatan daerah memiliki pemetaan tersendiri dalam melihat bakal calon kepala daerahnya, hal demikian tak luput dari amatan potensi peluang kemenangan. Kemenangan tersebut bukan kemenangan kandidat, namun kemenangan oleh partai yang mengusungnya.

Kandidat yang diusung oleh partai ditingkatan daerah, tentu sudah melalui berbagai tahapan kajian diinternal dan dalam prosesnya melibatkan gagagasan partai itu sendiri. Dalam konteks lokal partai sudah sangat meyakini dan ideal kandidat yang akan diusungnya, apatah lagi jika dikemas kepentingan bersama antar kandidat dengan partai yang mengusungnya saat terpilih nantinya. Namun ironi bagi partai yang telah mengusung kandidatnya, dalam perjalanan, hasil kajian internal dan sebaginya diamputasi oleh partai itu sendiri yakni partai ditingkatan pusat. Dukungan tersebut berbalik arah, tidak sesuai usungan partai ditingkatan daerah. Inilah yang membuat partai ditingkatan daerah terkungkung atas sentralistik partai. Pada akhirnya partai ditingkatan daerah tidak sepenuh hati lagi dalam memprjuangkan kandidat yang tidak sesuai usungannya. Hampir semua partai di Republik ini terjadi hal yang sama, usungan partai tingkatan daerah lain, rekomendasi yang keluar juga lain dari pusat. Baiknya sistem kepartaian diberikan Kewenangan penuh pada partai ditingkatan daerah dalam menentukan figur kandidatnya kedepan. Agar capaian secara hirarki partai dapat terwujud.
Wallahu a’lam…

Pasangkayu 16 February 2020

  • Penulis: Ekspos Sulbar

Rekomendasi Untuk Anda

  • Tanggap Darurat Berakhir, Posko Logistik Pasangkayu Mulai Berkemas

    Tanggap Darurat Berakhir, Posko Logistik Pasangkayu Mulai Berkemas

    • calendar_month Kam, 11 Okt 2018
    • account_circle Ekspos Sulbar
    • visibility 462
    • 0Komentar

    “Sekarang sudah masuk masa pemulihan, jadi tanggungjawab kembali ke Pemda masing-masing. Makanya posko logistik ini mulai kami bongkar,” terang Kepala BPBD Pasangkayu, Ardilla, Kamis 11 Oktober. Ia juga menegaskan posko logistik Pasangkayu di Loli tak berhenti beroperasi sebelum masa tanggap bencana berakhir. “Beberapa hari yang lalu posko ini sempat kami bongkar untuk pindah tempat agar […]

  • Sekretariat DPRD Sulbar Sosialisasi Aksi Perubahan Garis SDK SIAP, Irma Trisnawati Harap Tata Kelola Kinerja Lebih Efektif, Efisien, dan Transparan

    Sekretariat DPRD Sulbar Sosialisasi Aksi Perubahan Garis SDK SIAP, Irma Trisnawati Harap Tata Kelola Kinerja Lebih Efektif, Efisien, dan Transparan

    • calendar_month Jum, 29 Agu 2025
    • account_circle Ekspos Sulbar
    • visibility 209
    • 0Komentar

    “Melalui Garis SDK SIAP, kami ingin seluruh proses kinerja lebih tertata, terukur, dan dapat dipertanggungjawabkan,” ujar Irma dalam arahannya. Ia menjelaskan, sistem digital ini memungkinkan dokumentasi kinerja yang akurat dan mudah diakses. Hal ini diharapkan mendukung kelancaran tugas kelembagaan DPRD. Kegiatan tersebut menjadi langkah awal dalam membangun budaya kerja berbasis digital di lingkungan Sekretariat DPRD […]

  • Bapperida Sulbar Dukung Penuh Pemeriksaan Terinci BPK RI, Fokus pada Lingkungan Hidup dan Ketahanan Pangan

    Bapperida Sulbar Dukung Penuh Pemeriksaan Terinci BPK RI, Fokus pada Lingkungan Hidup dan Ketahanan Pangan

    • calendar_month Sab, 18 Okt 2025
    • account_circle Ekspos Sulbar
    • visibility 196
    • 0Komentar

    Dalam kesempatan tersebut, Plh. Seprov yang mewakili Gubernur Sulbar, Suhardi Duka dan Wakil Gubernur Salim S. Mengga, menyampaikan dukungan penuh terhadap pelaksanaan pemeriksaan. Ia menegaskan bahwa langkah ini sejalan dengan visi pembangunan daerah sebagaimana tertuang dalam Panca Daya, khususnya dalam upaya mendorong pertumbuhan ekonomi yang inklusif dan menjaga kelestarian lingkungan hidup. Menurut Darwis, pemeriksaan ini […]

  • Kabid Propam Polda Sulbar Optimalkan Kanal Pengaduan Publik Lewat WBS dan SP4N-Lapor

    Kabid Propam Polda Sulbar Optimalkan Kanal Pengaduan Publik Lewat WBS dan SP4N-Lapor

    • calendar_month Kam, 23 Okt 2025
    • account_circle Ekspos Sulbar
    • visibility 188
    • 0Komentar

    Fokus sosialisasi yang disampaikan menekankan bahwa setiap anggota Polri memiliki tanggung jawab untuk melaporkan pelanggaran, tanpa terkecuali. Sementara identitas pelapor akan dirahasiakan dan dilindungi dari segala bentuk intimidasi serta memastikan setiap laporan ditindaklanjuti secara cepat dan profesional, sesuai dengan prinsip no wrong door policy SP4N-Lapor. Kombes Pol Eko Suroso berharap, dengan pemahaman yang mendalam tentang […]

  • Ditlantas Polda Sulbar Gencarkan Kampanye Anti Anarkisme Lewat Spanduk di Titik Strategis

    Ditlantas Polda Sulbar Gencarkan Kampanye Anti Anarkisme Lewat Spanduk di Titik Strategis

    • calendar_month Sel, 2 Sep 2025
    • account_circle Ekspos Sulbar
    • visibility 142
    • 0Komentar

    Lebih lanjut, Kombes Pol Wahid Kurniawan menambahkan bahwa kebebasan berpendapat dijamin oleh undang-undang, namun harus dilakukan dengan cara yang bertanggung jawab dan tidak melanggar hukum. “Menyampaikan aspirasi adalah hak setiap warga negara, tetapi jangan sampai merusak fasilitas umum, mengganggu ketertiban atau bahkan melakukan tindakan kekerasan. Mari kita salurkan aspirasi dengan cara yang santun dan bermartabat,” […]

  • Polda Sulbar Gelar Anev Mingguan, Prioritaskan Peningkatan Pelayanan Masyarakat

    Polda Sulbar Gelar Anev Mingguan, Prioritaskan Peningkatan Pelayanan Masyarakat

    • calendar_month Sen, 20 Okt 2025
    • account_circle Ekspos Sulbar
    • visibility 170
    • 0Komentar

    Sementara itu, Kabid Humas diinstruksikan untuk menyiapkan testimoni yang berimbang dari pihak wartawan terkait kasus penembakan di Polman yang viral di media sosial, guna memberikan informasi yang komprehensif kepada publik. Lebih dari itu, pengawasan Internal terhadap kegiatan MBG (Makanan Bergizi Gratis) di SPN dan Polman juga menjadi bagian penting anev guna mencegah terjadinya keracunan dan […]

expand_less