“ Sulteng menutup akses orang masuk mulai pukul 22.00 wita sampai pukil 06.00 wita. Jadi kamipun akan memberlakukan demikian. Saya minta kabupaten Mateng, Mamuju, dan kabupaten lainnya di Sulbar memberlakukan hal yang sama, agar tidak terjadi penumpukan orang di Pasangkayu” harap bupati dua periode itu.
Selain itu, ia meminta Gubernur mempreoritaskan bantuan alat pelindung diri (APD) untuk Pasangkayu. Saat ini APD di RSUD masih sangat terbatas.
“ Jadi kalau ada bantuan APD dari pusat mohon kami dipreoritaskan. Karena disini wilayah perbatasan yang rentan penularan COVID-19” pungkasnya.(has)