Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Nasional » Pemerintah Bahas Pembentukan Pabrik CPO dan RPO Mini Berbasis Koperasi

Pemerintah Bahas Pembentukan Pabrik CPO dan RPO Mini Berbasis Koperasi

  • account_circle Ekspos Sulbar
  • calendar_month Rab, 20 Jul 2022
  • comment 0 komentar

Lebih lanjut, Teten menjelaskan bahwa satu pabrik CPO dan RPO mini membutuhkan investasi sebesar Rp23 miliar dengan return of investment (ROI) 4,3 tahun. Menurutnya, investasi tersebut untuk produksi sebanyak 10 ton minyak makan merah per hari. Adapun untuk investasinya bisa diintegrasikan dengan working capital, dengan Lembaga Pengelola Dana Bergulir (LPDB) dengan bunga 5 persen, untuk mesinnya bisa dengan Badan Pengelola Dana Perkebunan Kelapa Sawit (BPDPKS), dan untuk pengembangan sawit di on-farm bisa dengan skema Kredit Usaha Rakyat (KUR) dari Himbara.

“Jadi dalam model kami si koperasi membeli tunai sawitnya, TBS-nya dari petani sehingga si petani itu tidak lagi dipusingkan harus menjual sawitnya ke mana. Lalu koperasi mengolahnya menjadi CPO dan menjadi RPO dan kemudian mereka pasarkan. Kalau ini terintegrasi dengan program (pengurangan) stunting, juga misalnya PTPN menjadi offtaker ya, selain juga petani bisa menjual sendiri,” lanjutnya.

Untuk mencapai target produksi 10 ton per hari, Teten menjelaskan bahwa sawit yang dibutuhkan sekitar 50 ton per hari atau 1.000 hektare. Untuk itu, pemerintah menargetkan agar setiap 1.000 hektare lahan sawit ada satu pabrik CPO dan RPO mini ini.

“Sekarang sudah ada sebenarnya beberapa koperasi petani sawit yang luasan lahannya di atas 1.000 hektar. Ini sudah siap, baik yang di Sumatra Utara, Riau, Bengkulu, Kalimantan Barat, Kalimantan Selatan. Tapi Pak Presiden sekali lagi minta piloting dulu. Ini juga kami nanti akan kerja samakan juga dengan PTPN,” ucapnya.

Di akhir keterangannya, Teten menegaskan bahwa kebijakan ini merupakan upaya yang dilakukan pemerintah sebagai solusi atas dua hal, yakni stabilitas harga TBS petani dan suplai minyak goreng. Teten berharap dengan adanya pabrik CPO dan RPO berbasis koperasi, kesejahteraan petani sawit bisa membaik.

“Ya ini optimalisasi jadi hilirasi sawit rakyat yang selama ini mereka jual sawitnya ke industri. Mereka selalu ada problem dengan harga TBS yang tidak stabil, atau mereka terlambat diserap itu susut 20 persen kan semalam, sehingga petani dirugikan. Kalau sekarang petani mengolahnya sendiri dengan punya pabrik pengolahan CPO dan RPO-nya, saya kira nilai tukar petani akan baik, kesejahteraan petani akan lebih baik,” tandasnya. (BPMI SETPRES/MAY/AIT)

  • Penulis: Ekspos Sulbar

Rekomendasi Untuk Anda

  • BPKPD Sulbar Lakukan Pemeriksaan Fisik Kendaraan Dinas, Dorong Tertib Aset Daerah

    BPKPD Sulbar Lakukan Pemeriksaan Fisik Kendaraan Dinas, Dorong Tertib Aset Daerah

    • calendar_month Sen, 23 Jun 2025
    • account_circle Ekspos Sulbar
    • visibility 163
    • 0Komentar

    “Kendaraan dinas merupakan aset penting yang harus dijaga keberadaannya serta dimanfaatkan secara maksimal untuk mendukung pelayanan publik. Kegiatan ini adalah langkah konkret dalam menertibkan dan mengamankan aset daerah,” ujar Masriadi. Sementara itu, Kepala Bidang Barang Milik Daerah, A. Bisyri, menambahkan bahwa pemeriksaan dilakukan secara menyeluruh, dengan mencocokkan data administrasi dengan kondisi fisik kendaraan. “Kami mencocokkan […]

  • Wagub Sulbar Terima Aspirasi Masyarakat, Jalan Tani Jadi Sorotan

    Wagub Sulbar Terima Aspirasi Masyarakat, Jalan Tani Jadi Sorotan

    • calendar_month Kam, 17 Apr 2025
    • account_circle Ekspos Sulbar
    • visibility 215
    • 0Komentar

    Salah satu yang mengemuka adalah keluhan Abdul Rauf, Kepala Desa Bunga-Bunga, mengenai kondisi jalan tani sepanjang 1 kilometer yang rusak parah. Jalan tersebut menjadi akses utama petani mengangkut hasil pertanian. “Kami berharap Pak Wagub bisa membantu perbaikan jalan ini,” kata Abdul Rauf. Menanggapi hal tersebut, Salim berjanji menindaklanjuti aspirasi tersebut. “Semua masukan akan kami tampung […]

  • Pusdalops BPBD Sulbar Terus Lakukan Pemantauan Kondisi Cuaca

    Pusdalops BPBD Sulbar Terus Lakukan Pemantauan Kondisi Cuaca

    • calendar_month Sab, 1 Nov 2025
    • account_circle Ekspos Sulbar
    • visibility 214
    • 0Komentar

    Sesuai arahan Gubernur Sulbar Suhardi Duka, BPBD Sulbar diminta untuk memperkuat sistem pemantauan serta meningkatkan komunikasi lintas sektor agar respons terhadap potensi bencana dapat dilakukan dengan cepat dan terukur. “Kami berkomitmen untuk menjalankan arahan Bapak Gubernur dalam memberikan informasi ke masyarakat dengan meningkatkan kewaspadaan dan kesiapsiagaan,” tambah Yasir Fattah. BPBD Sulbar juga mengimbau masyarakat untuk […]

  • Akmal Malik Kunjungi Korea Selatan, Pelajari Sistem Smart Farming dan Pelayanan Kesehatan Masyarakat

    Akmal Malik Kunjungi Korea Selatan, Pelajari Sistem Smart Farming dan Pelayanan Kesehatan Masyarakat

    • calendar_month Rab, 15 Mar 2023
    • account_circle Ekspos Sulbar
    • visibility 134
    • 0Komentar

    “Kami juga melihat aplikasi percontohan aquaponik salad sayur yang dikelola petani milenial Korea,” terang Direktur Jenderal Otonomi Daerah, Kementerian Dalam Negeri ini. Kunjungan di Korea Selatan dilanjutkan pada Selasa , 14 Maret 2023, Akmal Malik menuturkan pihaknya berkunjung ke beberapa lokasi smart farming strowberry yang dikelola dengan mengadopsi teknologi Belanda, juga melihat beberapa kelompok tani […]

  • Pengawasan Pupuk dan Pestisida Masih Belum Optimal

    Pengawasan Pupuk dan Pestisida Masih Belum Optimal

    • calendar_month Sel, 28 Nov 2023
    • account_circle Ekspos Sulbar
    • visibility 471
    • 0Komentar

    “Kita berkumpul bersama semua pengurus dari semua kabupaten membahas mengenai fungsi dan tugas pelaksanaan pengawasan pupuk dan pestisida di provinsi Sulbar,” kata Idris. Dari pertemuan yang dilakukan masih ditemukan sejumlah kendala berdasarkan hasil evaluasi bahwa pengawasan pupuk dan pestisida masih belum optimal. Sehingga pihaknya akan lebih mengoptimalkan tugas tim gugus tugas. “Kita ingin bagaimana caranya […]

  • Biro Organisasi Setda Sulbar Gelar Rakor Probis Pemprov, Fokus Sinkronisasi RPJMD dan SPBE

    Biro Organisasi Setda Sulbar Gelar Rakor Probis Pemprov, Fokus Sinkronisasi RPJMD dan SPBE

    • calendar_month Sel, 19 Mei 2026
    • account_circle Ekspos Sulbar
    • visibility 82
    • 0Komentar

    Pada rapat hari pertama, mengundang penyusun probis dari seluruh biro lingkup Setda Sulbar dengan menghadirkan Analis Kebijakan Ahli Muda Biro Organisasi, Tresya S. Timbonga sebagai narasumber dengan membawakan materi Penyelarasan Rancangan Akhir Matriks Peta Probis Setda Sulbar. ‘’Sebelumnya kami telah meminta kepada penyusun probis perangkat daerah untuk menyiapkan rancangan akhir matriks hasil identifikasi proses bisnis […]

expand_less