Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Daerah » Tegas! Ini Alasan OP Nakes di Pasangkayu Tolak RUU Omnibus Law

Tegas! Ini Alasan OP Nakes di Pasangkayu Tolak RUU Omnibus Law

  • account_circle Ekspos Sulbar
  • calendar_month Ming, 14 Mei 2023
  • comment 0 komentar

” Pasal-pasal dalam RUU itu, sangat mendiskriminasi organisasi kesehatan. Disana disebutkan pengurusan SIP (surat izin praktek.red) tidak melalui organisasi lagi, tapi melalui Kemenkes. Tentu sangat melemahkan eksitensi organisasi. RUU Omnibus Law, lebih cenderung berpihak pada kepada pemodal ketimbang masyarakat” sebutnya.

Senada, Ketua IBI Pasangkayu, Fitriani, mengaku sangat mendukung penolakan RUU Omnibus Law. Apa lagi sudah ada instruksi langsung dari pengurus pusat IBI agar setiap pengurus daerah melakukan penolakan.

” Alasannya, diantaranya STR ( surat tanda registrasi) sudah berlaku seumur hidup, sehingga berpotensi mengurangi mutu tenaga kesehatan. Padahal, STR seluruh tenaga kesehatan harus diregistrasikan di konsil masing-masing yang akan dievaluasi setiap lima tahun sekali” terang Fitriani.

Alasan lain diungkapkan Ketua PPNI Pasangkayu Mardin, kata dia RUU Omnibus Law, akan membuat semua OP berada dibawah naungan Kemenkes. Padahal, OP yang ada, telah bersusah payah memperjuangkan ekesistensi mereka, dengan mendorong lahirnya undang-undang tentang pengakuan masing-masing organisasi.

” Misalnya PPNI, itu telah memiliki undang-undang sendiri, begitupun dengan organisasi nakes lainnya. Perjuangan untuk melahirkan undang-undang sebagai bentuk pengakuan negara terhadap organinasi profesi ini, tidaklah mudah, butuh perjuangan panjang. Sekarang, tiba-tiba mau disatukan dibawah naungan Kemenkes” keluhnya.

Kemudian sambung dia, RUU Omnibus Law, juga akan semakin mempermudah praktek para dokter asing di Indonesia. Tidak ada lagi sistem evaluasi seperti sebelumnya.(*)

  • Penulis: Ekspos Sulbar

Rekomendasi Untuk Anda

  • Wagub Uu Ajak Masyarakat Tetap Produktif saat Ramadan

    Wagub Uu Ajak Masyarakat Tetap Produktif saat Ramadan

    • calendar_month Ming, 9 Apr 2023
    • account_circle Ekspos Sulbar
    • visibility 134
    • 0Komentar

    KABUPATEN CIAMIS — Wakil Gubernur Jawa Barat Uu Ruzhanul Ulum mengajak masyarakat tetap produktif bekerja dan berkarya di bulan Ramadan. Produktivitas seseorang mesti dijaga demi ketahanan keluarga. “Masyarakat hayu meningkatkan ekonomi kita masing- masing, kami selaku pimpinan di Jawa Barat mendorong masyarakat untuk sejahtera,” ujar Uu Ruzhanul Ulum saat Subuh Keliling, di Pondok Pesantren Miftahul […]

  • Ini Perkembangan Terbaru, Penanganan Pencegahan Covid-19 di Pasangkayu

    Ini Perkembangan Terbaru, Penanganan Pencegahan Covid-19 di Pasangkayu

    • calendar_month Kam, 26 Mar 2020
    • account_circle Ekspos Sulbar
    • visibility 692
    • 0Komentar

    Kemudian, RSUD juga mendapat tambahan alat pelindung diri (APD) sebanyak 60 paket. Sehingga total APD tersedia RSUD sebanyak 75 paket. Tidak hanya itu Gugus Tugas juga tengah mengusulkan penyediaan rapid test. “ Jadi kita berencana akan melakukan uji lab tersendiri, makanya kami memesan rapid test. Sehingga penanganan suspect Covid-19 di Pasangkayu bisa cepat dilakukan” jelas […]

  • Suhardi Kandoa Hearing Dialog Bersama Masyarakat Mamasa, Bahas Pembangunan Berkelanjutan

    Suhardi Kandoa Hearing Dialog Bersama Masyarakat Mamasa, Bahas Pembangunan Berkelanjutan

    • calendar_month Sab, 15 Feb 2025
    • account_circle Ekspos Sulbar
    • visibility 220
    • 0Komentar

    Secara umum, Hearing Dialog adalah kegiatan yang dilakukan oleh anggota dewan untuk menyerap aspirasi masyarakat. Kegiatan ini dapat dilakukan untuk berbagai kepentingan, seperti; menyerap aspirasi masyarakat, mendapatkan masukan dari masyarakat, serta mendapatkan ide-ide baru dari masyarakat. Adapun usulan masyarakat pada Hearing Dialog kali ini, di antaranya bantuan bibit hingga perbaikan infrastruktur jalan. Sedangkan untuk pertanian, […]

  • Pelaku Penganiayaan di Dusun Palapi Menggunakan Senjata Tajam Ditangkap Polisi

    Pelaku Penganiayaan di Dusun Palapi Menggunakan Senjata Tajam Ditangkap Polisi

    • calendar_month Jum, 29 Nov 2024
    • account_circle Ekspos Sulbar
    • visibility 155
    • 0Komentar

    Atas kejadian penganiayaan itu, korban diketahui mengalami luka tusuk didada kiri dan sudah mendapatkan perawatan medis di puskesmas Beru Beru, kemudian dirujuk ke RSUD Mamuju. “Untuk motif masih sementara di dalami dan dilakukan pemeriksaan terhadap para saksi,” Iptu Makmur. Selanjutnya terduga pelaku akan kami serahkan ke Satreskrim Polresta Mamuju untuk proses penanganan lebih lanjut. (*)

  • 24.000 Hektar Lahan Transmigrasi Siap Digarap, Sulbar Targetkan Penurunan Kemiskinan

    24.000 Hektar Lahan Transmigrasi Siap Digarap, Sulbar Targetkan Penurunan Kemiskinan

    • calendar_month Sab, 19 Jul 2025
    • account_circle Ekspos Sulbar
    • visibility 257
    • 0Komentar

    Karena itu, SDK berharap pemerintah memberi porsi lebih besar untuk transmigrasi lokal, terutama bagi warga miskin di tiap kabupaten. Apalagi Menteri Transmigrasi telah menyebut bahwa program ini bukan sekadar memindahkan penduduk, tapi juga mengubah kondisi sosial ekonomi masyarakat. “Jika penduduk-penduduk miskin yang ada di setiap kabupaten ini kita bisa pindahkan masuk di lokasi transmigrasi, saya […]

  • Habsi Beberkan Dilema Pengelolaan Dana Desa, Kejati Siap Kawal

    Habsi Beberkan Dilema Pengelolaan Dana Desa, Kejati Siap Kawal

    • calendar_month Kam, 16 Jan 2020
    • account_circle Ekspos Sulbar
    • visibility 362
    • 0Komentar

    Menanggapi hal tersebut, Kepala Kejaksaan Tinggi Sulawesi Barat Darmawel Aswar, S.H, M.H mengakui bahwa perihal dana desa banyak dikeluhkan oleh sejumlah para Kepala Desa. Problem tersebut menurutnya sudah menjadi masalah yang cukup lumrah. Namun butuh penanganan serius agar tak terus terjadi. “Dana desa banyak keluhan serta hambatan dalam mengimplementasikan dana desa. Sehingga melalui kegiatan ini […]

expand_less