Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Headline » Indonesia Siapkan Skenario Haji 2024

Indonesia Siapkan Skenario Haji 2024

  • account_circle Ekspos Sulbar
  • calendar_month Ming, 13 Agu 2023
  • comment 0 komentar

Hal lain adalah kekacauan yang sempat terjadi dalam penjemputan jemaah haji usai melaksanakan wukuf sebagai puncak berhaji di Padang Arafah untuk melanjutkan perjalanan melontar jumrah di Muzdalifah dan Mina. Pemerintah Indonesia untuk musim haji 2023 telah menyewa 1.470 unit bus berkapasitas 47 kursi dari raksasa transportasi Saudi, Saptco, untuk membawa ratusan ribu jamaah dari penginapan mereka untuk keperluan wukuf dan melontarkan jumrah serta membawa pulang ke hotel masing-masing di Makkah.

Tetapi dalam praktiknya, jemaah Indonesia nyaris terlantar akibat bus yang semestinya membawa mereka ke Makkah terlambat tiba. Saat wukuf, banyak jemaah Indonesia yang tidak tertampung di dalam tenda, ditambah lagi minimnya fasilitas kamar mandi dan buruknya distribusi makanan sehingga membuat jemaah kelaparan dan letih.

Menag menyatakan, Pemerintah Indonesia telah melayangkan surat protes kepada Saudi atas kinerja kontraktor penyedia layanan (Mashariq). Nazaha selaku lembaga antikorupsi Pemerintah Saudi telah turun untuk menyelidiki kecerobohan yang dilakukan Mashariq, terkait penyediaan layanan kepada para jamaah haji Indonesia ketika melakukan wukuf dan melempar jumrah.

Hasilnya, Nazaha Saudi menemukan adanya sejumlah kekurangan pelayanan yang mestinya dilakukan Mashariq. Selain itu, ikut disorot mengenai jadwal penerbangan pesawat untuk membawa jemaah ke tanah suci dan fase pemulangan ke tanah air.

Direktur Jenderal Penyelenggaraan Haji dan Umrah Kemenag Hilman Latief mengatakan, semua masih dipelajari. Kemenag sedang mempertimbangkan apakah jadwal terbang landai di awal, kemudian meninggi ketika masuk jadwal padat pengiriman atau pemulangan di pertengahan, dan selanjutnya kembali melandai di akhir musim haji.

Kemenag juga akan mengevaluasi masa tinggal para jemaah di Makkah dan Madinah. Pemerintah, ucap Hilman, berharap dapat dipersingkat dan tidak lagi lama seperti tahun-tahun sebelumnya. “Tapi semua tergantung dengan regulasi yang ada di Pemerintah Saudi,” kata Hilman.

Sementara itu, Koordinator Media Center Haji Petugas Penyelenggara Ibadah Haji, Dodo Murtado dalam keterangannya seperti dikutip dari website Kemenag menjelaskan bahwa Indonesia mendapatkan kuota jemaah haji dari Pemerintah Saudi sebanyak 221.000 orang, terdiri atas 203.320 jemaah haji reguler dan 17.680 jemaah haji khusus. Indonesia juga mendapat kuota tambahan sebanyak 8.000 orang meliputi 7.360 jemaah haji reguler dan 640 jemaah haji khusus. Total, ada 210.680 kuota jemaah haji reguler dan 18.320 orang untuk haji khusus.

  • Penulis: Ekspos Sulbar

Rekomendasi Untuk Anda

  • Wagub Sulbar Tekankan Integritas ASN, Masyarakat Diminta Aktif Mengawasi

    Wagub Sulbar Tekankan Integritas ASN, Masyarakat Diminta Aktif Mengawasi

    • calendar_month Sab, 21 Jun 2025
    • account_circle Ekspos Sulbar
    • visibility 143
    • 0Komentar

    Dalam kesempatan itu, Salim juga menyampaikan pesan moral kepada jemaah masjid, mengajak untuk saling tolong menolong, terutama bagi yang memiliki kelebihan agar membantu sesama yang membutuhkan. “Kalau kita ingin daerah ini maju, mari kita mulai dari memperbaiki diri dan keluarga. Banyak orang bisa menasihati, tapi lupa memperbaiki diri sendiri,” katanya. Salim juga mengingatkan pentingnya hidup […]

  • Gegara COVID-19, Bupati Pasangkayu Pertimbangkan Penundaan Sejumlah Kegiatan Besar

    Gegara COVID-19, Bupati Pasangkayu Pertimbangkan Penundaan Sejumlah Kegiatan Besar

    • calendar_month Sen, 16 Mar 2020
    • account_circle Ekspos Sulbar
    • visibility 325
    • 0Komentar

    “ Kita akan lihat perkembangannya satu dua hari kedepan kalau memang mesti ditunda ya akan kami tunda. Kami tidak ingin ambil resiko. Ini demi keselamatan rakyat Pasangkayu” terangnya, usai pembentukan Gugus Tugas Corona, Minggu 15 Maret. Tidak hanya sejumlah kegiatan besar itu, pihaknya juga tengah mempertimbangkan meliburkan sekolah seperti yang dilakukan oleh daerah-daerah lain. “ […]

  • Peringatan Dini Cuaca Periode 4-6 Oktober 2025, BPBD Sulbar Ingatkan Warga Waspada Potensi Bencana

    Peringatan Dini Cuaca Periode 4-6 Oktober 2025, BPBD Sulbar Ingatkan Warga Waspada Potensi Bencana

    • calendar_month Sab, 4 Okt 2025
    • account_circle Ekspos Sulbar
    • visibility 276
    • 0Komentar

    Menanggapi hal ini, Plt Kalaksa BPBD Sulbar, Muhammad Yasir Fattah, mengimbau masyarakat untuk tetap meningkatkan kewaspadaan terutama bagi warga yang berada di daerah rawan banjir, longsor, maupun angin kencang. “BPBD Sulbar terus berkoordinasi dengan BMKG dan pemerintah kabupaten/kota untuk memastikan informasi ini tersampaikan kepada masyarakat. Kami mengingatkan agar warga selalu berhati-hati dalam beraktivitas di luar […]

  • Ridwan Kamil Ajak 8 Juta Anggota Pramuka se-Jabar Posting Kegiatan di Medsos

    Ridwan Kamil Ajak 8 Juta Anggota Pramuka se-Jabar Posting Kegiatan di Medsos

    • calendar_month Sel, 17 Mei 2022
    • account_circle Ekspos Sulbar
    • visibility 194
    • 0Komentar

    KOTA BANDUNG — Ketua Majelis Pembimbing Daerah (Mabida) Gerakan Pramuka Jawa Barat Ridwan Kamil mengajak seluruh anggota pramuka untuk memposting kegiatan positif kepramukaan di akun media sosial masing-masing setiap tanggal 14 secara serentak. Hal itu, kata Kang Emil –sapaan Ridwan Kamil, bertujuan agar masyarakat mengetahui dan mengapresiasi kegiatan pramuka yang penuh kebermanfaatan. ”Saya ingin viral […]

  • Diskes Sulbar Dampingi Implementasi RME

    Diskes Sulbar Dampingi Implementasi RME

    • calendar_month Ming, 19 Okt 2025
    • account_circle Ekspos Sulbar
    • visibility 179
    • 0Komentar

    SIMKES Khanza sendiri merupakan aplikasi Sistem Informasi Manajemen Kesehatan (SIMKES) yang dapat digunakan oleh Rumah Sakit, Klinik, Puskesmas, maupun Praktek Mandiri. Aplikasi ini bersifat gratis dan open source, dikembangkan oleh Yayasan SIMRS Khanza Indonesia (YASKI) untuk mendukung digitalisasi layanan kesehatan di seluruh Indonesia. Dengan penerapan RME Khanza, diharapkan RS Pratama Salutambung mampu meningkatkan efisiensi pencatatan, […]

  • Diminati Banyak Investor, Sayang!!! Pelabuhan Tanasa Bukan Kewenangan Kabupaten

    Diminati Banyak Investor, Sayang!!! Pelabuhan Tanasa Bukan Kewenangan Kabupaten

    • calendar_month Jum, 10 Jan 2020
    • account_circle Ekspos Sulbar
    • visibility 788
    • 0Komentar

    “ Seandainya kabupaten telah diberi kewenangan untuk mengelola pelabuhan itu, mungkin dari dulu sudah berfungsi maksimal. Pelabuhan itu sesungguhnya benyak diminati oleh investor, cuma kami belum bisa berbuat banyak karena bukan kami penanggung jawabnya” terangnya. Kendati begitu, Pemkab Pasangkayu juga tidak tinggal diam. Beberapa intervensi pembangunan telah dilakukan disana. Diantaranya pembenahan infrastruktur jalan menuju pelabuhan. […]

expand_less