“Kita juga sudah sampaikan ke Dinas kabupaten untuk ikut melaksanakan GPM. Minimal satu kali seminggu,” harapnya.
Sementara itu, harga pangan yang dijual di bawah 20 sampai 30 persen dari harga di pasaran seperti beras, cabe, bawang, minyak, dan yang lainnya.
“Beras 10 kg kita jual Rp 130 ribu, kalau di pasaran sekitar Rp 160 ribu. Tadi ini ada 2 ton beras kita siapkan dan langsung habis,” ujarnya.
Salah seorang warga di Kelurahan Rangas, Dewi Maryam menyampaikan pasar murah ini sangat membantu, mengingat pada umumnya harga pangan mengalami kenaikan.
“Apalagi yang dijual di sini lumayan beda jauh selisi harganya dari pasaran. Hari saya mau beli beras, telur, dan bahan-bahan dapur lainnya,” ucalnya.
Dia berharap kegiatan ini dilaksanakan terus, karena sangat membantu masyarakat pada umumnya. (*)