Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Opini » Waspada Konten Digital untuk Anak, Bahaya Tersembunyi di Balik Layar

Waspada Konten Digital untuk Anak, Bahaya Tersembunyi di Balik Layar

  • account_circle Ekspos Sulbar
  • calendar_month Sab, 12 Jul 2025
  • comment 0 komentar

DERASNYA arus teknologi, kehidupan anak-anak kita kini tak bisa dilepaskan dari perangkat digital. Sejak usia balita, mereka sudah akrab dengan tablet, ponsel, dan televisi. Banyak orang tua yang merasa tenang ketika anak terlihat “anteng” menatap layar, bermain gim atau menonton video. Namun, di balik kenyamanan tersebut, tersembunyi berbagai risiko yang bisa membahayakan tumbuh kembang anak, baik secara fisik, psikologis, maupun moral.

Konten Tak Pantas Berkedok Konten Anak

Salah satu bahaya terbesar adalah konten tidak pantas yang menyamar sebagai konten anak. Fenomena ini sempat menjadi sorotan global lewat kasus “Elsagate”, di mana video YouTube dengan karakter kartun terkenal seperti Elsa dari Frozen atau Spiderman ternyata mengandung adegan kekerasan, seksual, hingga tema-tema mengganggu. Yang mengejutkan, video-video ini lolos dari sistem penyaringan otomatis dan bisa muncul sebagai rekomendasi di akun anak-anak.

Konten semacam ini tak selalu eksplisit, tetapi seringkali menyelipkan pesan-pesan negatif yang tidak disadari oleh anak. Mereka bisa menyerap nilai-nilai yang salah sejak dini, tanpa orang tua mengetahuinya.

Bahaya Algoritma dan Platform Sosial

Platform seperti YouTube, TikTok, dan Instagram didesain untuk membuat pengguna terus menatap layar. Algoritma yang diprogram untuk mengejar engagement (keterlibatan) sering kali tidak mempertimbangkan usia atau keamanan pengguna. Akibatnya, anak-anak bisa dengan mudah terseret ke konten yang berisi tantangan berbahaya (seperti “Blackout Challenge” yang sempat viral dan menyebabkan kematian beberapa anak), ujaran kebencian, atau berita palsu.

Kecanduan Layar dan Dampak Psikologis

Menurut data dari American Academy of Pediatrics, anak-anak yang menghabiskan lebih dari dua jam per hari di depan layar mengalami peningkatan risiko masalah kesehatan mental seperti gangguan tidur, kecemasan, hingga depresi. Selain itu, paparan layar yang berlebihan juga mengganggu kemampuan fokus dan perkembangan kemampuan sosial mereka.

Ironisnya, justru di saat orang tua terlalu sibuk, layar dijadikan sebagai “pengasuh digital” yang tanpa disadari dapat merusak masa depan anak.

  • Penulis: Ekspos Sulbar

Rekomendasi Untuk Anda

  • Gubernur Ridwan Kamil Resmikan Klinik Khusus Lansia Inggit Garnasih

    Gubernur Ridwan Kamil Resmikan Klinik Khusus Lansia Inggit Garnasih

    • calendar_month Sab, 1 Jul 2023
    • account_circle
    • visibility 136
    • 0Komentar

    KOTA BANDUNG– Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil meresmikan Klinik Pratama Ramah Lansia Inggit Garnasih di Jalan Flores, Kota Bandung, Kamis (20/7/2023). Gubernur Ridwan Kamil mengungkapkan, pembangunan klinik merupakan cara penyelamatan Akta Nikah dan Akta Cerai Inggit Garnasih dengan Bung Karno yang hendak dijual demi kepentingan pembangunan klinik. Akta tersebut merupakan saksi dan aset sejarah yang […]

  • Jabar Rumah bagi Pabrik Sel Baterai Terbesar dan Pertama di Asia Tenggara

    Jabar Rumah bagi Pabrik Sel Baterai Terbesar dan Pertama di Asia Tenggara

    • calendar_month Rab, 3 Jul 2024
    • account_circle Ekspos Sulbar
    • visibility 116
    • 0Komentar

    KABUPATEN KARAWANG — Jabar resmi menjadi tempat berdiri pabrik sel baterai kendaraan listrik terbesar dan pertama di Asia Tenggara. Presiden Joko Widodo meresmikan pabrik milik PT Hyundai LG Indonesia (HLI) Green Power di kawasan Karawang New Industry City (KNIC), Teluk Jambe Barat, Kabupaten Karawang, Rabu (3/7/2024). Presiden Jokowi didampingi Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi […]

  • Polda Sulbar Ungkap Jaringan Narkoba, Puluhan Gram Sabu Diamankan dari Dua Tersangka

    Polda Sulbar Ungkap Jaringan Narkoba, Puluhan Gram Sabu Diamankan dari Dua Tersangka

    • calendar_month Jum, 3 Okt 2025
    • account_circle Ekspos Sulbar
    • visibility 288
    • 0Komentar

    EKSPOSSULBAR.CO.ID, MAMUJU – Direktorat Reserse Narkoba Polda Sulawesi Barat berhasil mengungkap jaringan peredaran narkoba dan mengamankan puluhan gram sabu dari dua tersangka, 29 September 2025. Pengungkapan ini bermula dari informasi masyarakat yang diterima oleh Tim Subdit 2 Ditresnarkoba Polda Sulbar mengenai seorang pria yang diduga kuat menguasai narkotika jenis sabu. Menindaklanjuti informasi tersebut, tim langsung […]

  • Tindaklanjut Arahan Kemendagri, Diskoperindag Sulbar Perkuat Koordinasi Lancarkan Distribusi Bapokting

    Tindaklanjut Arahan Kemendagri, Diskoperindag Sulbar Perkuat Koordinasi Lancarkan Distribusi Bapokting

    • calendar_month Sel, 29 Apr 2025
    • account_circle Ekspos Sulbar
    • visibility 217
    • 0Komentar

    EKSPOSSULBAR.CO.ID, MAMUJU – Menindaklanjuti arahan Kementerian Dalam Negeri dalam upaya pengendalian inflasi di daerah, Dinas Koperasi, Perindustrian, Perdagangan, dan UKM (Diskoperindag) Sulbar secara rutin melakukan pengecekan harga dan pasokan pangan di enam kabupaten. Menurut Kepala Diskoperindag Sulbar , Andi Bau Akram, dalam upaya pengendalian inflasi di Sulbar hal yang perlu diperhatikan adalah ketersediaan pasokan bahan […]

  • Bersama Ombudsman Tim Saber Pungli Sambangi Mamuju Tengah

    Bersama Ombudsman Tim Saber Pungli Sambangi Mamuju Tengah

    • calendar_month Ming, 29 Jul 2018
    • account_circle Ekspos Sulbar
    • visibility 556
    • 0Komentar

    ekspossulbar.com, TOPOYO – Satgas saber pungli Sulawesi barat yang terdiri dari Ombudsman RI Sulbar, Polda Sulbar, Inspektorat Provinsi Sulawesi Barat menyambangi kabupaten Mamuju Tengah dalam rangka sosialisasi pengawasan pungli bagi para kepala desa, Kamis (26/7) belum lama ini. Sosialisasi yang dipusatkan di pendopo bupati mamuju tengah ini, di ikuti oleh para kepala desa se-kabupaten mamuju […]

  • Perbaiki Posyandu hingga Optimalisasi Konselor, Langkah Nyata Sulbar Dongkrak Cakupan ASI untuk Tekan Stunting

    Perbaiki Posyandu hingga Optimalisasi Konselor, Langkah Nyata Sulbar Dongkrak Cakupan ASI untuk Tekan Stunting

    • calendar_month Jum, 5 Sep 2025
    • account_circle Ekspos Sulbar
    • visibility 238
    • 0Komentar

    EKSPOSSULBAR.CO.ID, MAJENE – Cakupan pemberian ASI eksklusif di Provinsi Sulawesi Barat masih tergolong rendah dan belum mencapai target nasional. Data terbaru menunjukkan capaian rata-rata Sulbar baru sebesar 38,91%, dengan Kabupaten Polewali Mandar mencatat capaian tertinggi 46,84% dan Majene terendah 30,60%. Plt Kepala Dinas Kesehatan Provinsi Sulawesi Barat, dr. Nursyamsi Rahim, menegaskan bahwa ASI eksklusif merupakan […]

expand_less